Agar pohon buah durian cepat berbuah perlu diperhatikan hal-hal di bawah ini, silakan disimak.

  1. Pilihlah bibit yang unggul, perlu diingat bibit adalah faktor penting, analoginya begini; keturunan orang Indonesia kulitnya sawo matang, keturunan orang Belanda kulitnya putih, keturunan orang Afrika kulitnya hitam, jadi, ini menunjukkan bahwa pemilihan bibit merupakan faktor penting yang harus diperhatikan, jangan takut beli bibit dengan harga mahal kalau kualitasnya teruji.
  2. Kalau kita mengejar kecepatan, buru-buru pingin punya pohon durian yang cepat berbuah, maka sebaiknya kita beli bibit yang berasal dari Sambung Pucuk, bukan bibit yang berasal dari biji. Ini penting.
  3. Pastikan juga bibit yang anda beli tidak berpenyakit, bisa dicek pada daun dan batangnya.
  4. Sebelum tanam, siapkan bokashi, bokashi merupakan pupuk yang kaya akan unsur hara makro.

Rahasia Pohon Buah Durian Cepat Berbuah

Begini tutorial cara menanam buah durian yang benar:

  1. Siapkan bibit durian, tanah humus dan bokashi
  2. Cangkul Tanah dengan Kedalaman 30 CM
  3. Kami sarankan menanam sore hari, sekitar jam 16:00 WIB.
  4. Masukkan tanah humus pada dasar lubang, supaya merangsang keluarnya akar tunggal. (tinggi 10 cm dari dasar)
  5. Sisa 20 cm berikutnya untuk tanam bibit yang ada dalam tanah polybag
  6. Jangan lupa plastik polybagnya dilepas
  7. Arah pucuk ketika menanam menghadap ke barat
  8. Urug bibit yang ada dalam tanah polybag itu dengan tanah humus dan bokashi, perbandingan 40:60. bokashinya 40%, tanahnya 60%.
  9. Pada bagian permukaan tutup dengan tanah humus
  10. Tanah urug setara dengan tanah polybag asal, jangan melebihi batang sambung.
  11. Siram tanahnya saja, jangan siram daun, ini selama 2 minggu pertama. tujuannya untuk mempercepat tumbuhnya akar baru
  12. Secara berkala semprot daun dengan pupuk cair yang mengandung unsur hara mikro. Cara menyemprotkannya dari bawah daun, bukan di atas daun.
  13. Mudah-mudahan 3-4 tahun kemudian pohon durian anda mulai berbuah.

Klik di sini untuk membeli Bibit Durian -> www.SentraTani.com.

Selamat menanam!

Semoga Beruntung!

Artikel Terkait

Budidaya Wortel Wortel (Daucus carota L) berasal dari Asia Tengah yang kemudian tersebar ke berbagai wilayah di seluruh dunia, termasuk famili Umbelliferae. Tanaman i...
Budidaya Semangka Tanpa Biji Semangka tanpa biji atau semangka non biji memiliki sifat yang mirip dengan semangka berbiji, hanya saja verietas semangka tanpa biji telah diolah sed...
Budidaya Pala Pala (Miristica fragrans)adalah tanaman asli indonesia yang berasal dari Kepulauan Banda dan Maluku. Dari sinilah pala kemudian menyebar ke pulau lain...
Cara Menanam Dan Merawat Pepaya California Cara menanam dan merawat pepaya california harus dilakukan dengan benar dan konsisten agar mencapai tingkat produksi yang sempurna.   D...
Budidaya Jeruk Lemon Jeruk lemon adalah salah satu tanaman buah yang sangat multiguna, antara lain untuk sari buah, penyedap minuman, bumbu penyedap masakan, merawat kecan...
Cara Menghitung Jarak Tanam Cara menghitung jarak tanam pada dasarnya menggunakan rumus di bawah ini: "Jumlah Tanaman" = "Luas Lahan" dibagi "jarak tanam" atau "Luas Lah...
Budidaya Buah Tin Dalam Pot Indonesia adalah negara yang memiliki lahan subur, kekayaan hayati yang melimpah dan iklim yang mendukung berkembangnya sektor pertanian. Berbagai tan...
Budidaya Terong Terong (Solanum melongena) adalah family Solanaceae dan tergolong dalam tanaman setahun. Batangnya berair dan berbulu dan ada pula yang berduri. Tingg...