Agar bibit cabe dalam pembibitan dapat tumbuh subur dan sehat, tentunya perlu dilakukan perawatan sehingga nantinya saat ditanam pada lahan penanaman bibit tidak stres dan dapat tumbuh secara optimal.

Untuk mengetahui Perawatan Bibit Cabe Agar Subur dan Sehat, silakan simak penjelasannya berikut ini.

Benih cabe yang disemai dengan cara disebar baik itu pada baki persemaian atau sejenisnya biasanya bibit yang tumbuh memiliki jarak yang rapat atau saling berhimpitan satu sama lain. Hal ini berakibat pada pertumbuhan bibit cabe yang terganggu karena saling berebut nutrisi. Maka dari itu agar bibit cabe dalam persemaian sistem sebar dapat tumbuh subur dan sehat, harus dilakukan pemisahan bibit atau biasa disebut dengan penyapihan.

Penyapihan bibit ini dilakukan pada bibit yang benar-benar siap untuk disapih, yaitu apabila telah mencapai ukuran dan umur yang tepat.

Untuk menghindari terjadinya resiko kegagalan dalam penyapihan bibit, maka bibit yang disapih harus bibit yang benar-benar siap untuk disapih, yaitu bibit dengan usia yang tidak terlalu muda dan tidak pula terlalu tua, jika terlalu muda bibit belum kuat untuk beradaptasi dan riskan sehingga bibit mudah stres dan layu bahkan mudah mati, begitu juga sebaliknya, jika terlalu tua pertumbuhan bibit kurang kesuburannya, bibit biasanya tumbuh tinggi dan kurus, sehingga pertumbuhan selanjutnya akan terhambat dan sukar untuk berkembang lebih baik.

Pada tanaman cabe, bibit siap disapih apabila telah mencapai tinggi 7 – 8 cm, dengan umur 12-14 hari setelah semai.

Jika bibit pada penyemaian telah memenuhi syarat untuk disapih, maka harus secepatnya dilakukan penyapihan. Adapun cara penyapihannya adalah sebagai berikut:

  • Terlebih dahulu siapkan media tanam untuk menanam bibit yang akan dipindahkan/disapih, adapun komposisi bahan media tanamnya adalah tanah gembur yang subur, pupuk kandang yang telah matang/fermentasi dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1, serta sedikit kapur dolomit dan pupuk organik padat Petroganik. Campurkan semua bahan dengan mengaduknya hingga merata.
  • Sedangkan untuk wadah media tanam penyapihannya adalah menggunakan plastik kecil ukuran ½ ons. Buat lubang pada plastik tersebut dengan menggunting 2 ujung bawahnya, fungsi lubang tersebut untuk mengalirkan kelebihan sisa air siraman nantinya.
  • Sebelum bibit dipindahkan sebaiknya media semai disiram terlebih dahulu sampai lembab agar media menjadi lebih gembur dan memberikan kesempatan pada perakaran untuk menyerap air dan sudah lembab sehingga memudahkan dalam proses pencabutan dan bibit tidak kering.
  • Selain itu yang perlu diperhatikan adalah cara pemindahan dan pencabutan bibit agar tidak rusak, yaitu dengan mencabut bibit dengan cara memegang bagian pangkal batang bibit secara hati-hati dan pelan-pelan sambil mencongkel akar bibit dengan bantuan batang kayu.
  • Penanaman bibit diawali dengan cara memasukkan media tanam hingga setengah plastik, masukkan bibit dan kembali masukkan media hingga penuh. Untuk memudahkan dalam memasukkan media ke dalam plastik gunakanlah sendok makan mengingat plastik yang digunakan berukuran kecil.
  • Lakukan penyiraman setelah selesai penanaman.

Bibit yang sudah siap ditanam pada lahan penanaman adalah bibit yang telah berusia 1 bulan sejak penyemaian atau 2 minggu sejak penyapihan.

Demikian ulasan mengenai Perawatan Bibit Cabe Agar Subur dan Sehat, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih cabe berbagai jenis ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com.

Referensi: Channel Youtube Rinoto Jawa