Perbanyakan Anthurium bisa dilakukan dengan biji dan split (pemisahan). Akan tetapi pada artikel kali ini akan kami ulas mengenai perbanyakan tanaman anthurium melalui split atau pemisahan anakan.

Perbanyakan anthurium dengan cara split bisa dilakukan pada saat masih anakan akan tetapi dengan syarat telah memiliki minimal 2 daun. Pemisahan ini paling mudah dilakukan pada anthurium yang telah tumbuh rumpun lebih dari satu, yaitu dengan cara memisahkan satu rumpun dengan yang lain.

Pada tanaman dewasa (induk), teknik split dilakukan dengan memotong bonggol menjadi beberapa bagian selama masih ada ruas tunas pada bonggol dan sedikit akar sehingga akan memunculkan tunas anakan baru.

Kelebihan cara ini adalah pertumbuhan yang lebih cepat tumbuh besar dibandingkan Anthurium yang ditanam dari bijinya.

Pemisahan anakan dilakukan sambil mengganti media tanam pada pot tanaman indukan, sehingga dapat menghasilkan dua keuntungan sekaligus, yaitu sambil memanen anakan baru, juga memperbaiki media tanam induknya. Selain itu dengan mengganti dan memperbaiki media tanam, maka pertumbuhan tanaman induk akan lebih baik dan menghasilkan anakan baru lagi.

Adapun cara perbanyakan anthurium melalui pemisahan anakan dan cara menanamnya adalah sebagai berikut:

PEMISAHAN

  • Tanaman anthurium yang akan displit harus dalam keadaan sehat, bebas dari gangguan hama penyakit ataupun kurang nutrisi. Jika terserang jamur maka harus diobati dulu sampai benar-benar sembuh.
  • Gunakan pisau yang tajam dan steril untuk menghindari kebusukan pada bekas luka pemotongan.
  • Pilihlah tanaman anthurium yang sudah memiliki anakan yang membentuk rumpun, atau pot sudah penuh dengan tanaman, cabut rumpun tanaman anthurium tersebut dari potnya secara hati-hati, kemudian cuci bersih akarnya untuk memudahkan dalam pemisahan anakan.
  • Pilih anakan yang minimal sudah memiliki 2 daun, pisahkan anakan dengan memotong batang yang menghubungkan induk dan anakan. Anakan yang dipotong harus memiliki akar dan usahakan akar yang ada tidak rusak atau putus.
  • Oleskan larutan fungisida, pada bekas potongan anakan maupun tanaman induk, tujuannya agar tidak terserang jamur yang dapat mengakibatkan busuknya tanaman. Kering anginkan terlebih dahulu olesan fungisida sebelum ditanam.

MENYIAPKAN MEDIA TANAM

Sembari menunggu keringnya fungisida, terlebih dahulu siapkan media tanam dan pot baru untuk menanam anakan, adapun media tanam yang digunakan adalah arang sekam, pakis, pasir malang dan cocopeat dengan perbandingan 2:2:2:1, aduk dan campurkan semua bahan hingga merata.

PENANAMAN

  • Masukkan media tanam hingga setengah pot saja terlebih dahulu, taburkan ½ sendok teh furadan di atasnya. Furadan merupakan insektisida / nematisida sistemik, berbentuk butiran ungu, untuk mengendalikan hama penggerek batang, cacing, uret, semut pada akar tanaman.
  • Tanam anakan dan juga tanaman induk yang telah diambil anakannya pada media tanam dalam pot yang telah dipersiapkan. Tambahkan media tanam hingga penuh. Jangan padatkan media karena dapat merusak perakaran.
  • Selanjutnya lakukanlah penyiraman hingga merata.
  • Letakkan di tempat teduh yang tidak terkena sinar matahari maupun hujan secara langsung.

Demikian ulasan mengenai cara Perbanyakan Anthurium, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli tanaman anthurium berbagai jenis ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi Sentratani.com

Referensi : Channel Youtube Bang udin87