Stek merupakan salah satu cara untuk menumbuhkan bagian atau potongan dari tanaman, sehingga akan tumbuh menjadi tanaman yang baru. Macam-macam atau jenis stek tanaman untuk perkembangbiakan tanaman ada tiga jenis yaitu stek batang, stek daun dan juga stek akar.

Salah satu keuntungan dari stek adalah tanaman yang baru akan memiliki sifat yang sama dengan sifat induknya.

Terdapat berbagai jenis tanaman yang dapat dilakukan penyetekan, salah satunya adalah tanaman cabe dengan metode stek batang.

Untuk selengkapnya mari simak ulasan mengenai Cara Stek Batang Tanaman Cabe berikut ini :

Langkah pertama pilih batang tanaman cabe yang akan di stek dari tanaman induk, pilih dari tanaman yang berkualitas unggul, sehat, bebas dari serangan hama dan penyakit, produktif dan pertumbuhannya baik.

Pilih cabang yang tidak sedan tumbuh tunas muda/pupus atau cabang dorman, gunakan pucuknya saja agar nantinya langsung tumbuh tunas-tunas baru.

Batang yang akan distek usahakan bagian pucuk karena di bagian pucuk kandungan hormon sitokinin, auksin dan giberelin nya tinggi sehingga kemungkinan tumbuh akarnya juga cepat dan cepat tumbuh tunas baru nantinya.

Pemotongan cabang sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari, karena pada pagi atau sore hari cuaca tidak terik sehingga batang yang akan di stek tidak mudah layu.

Setelah cabang terpilih dipotong dari tnamn induknya, pangkas semua daun termasuk bunga dan buah jika ada.

Untuk menutrisi dan memperkuat daya tahan batang tanaman selama masa penyetekan, rendam batang yang akan di stek ke dalam larutan gula pasir. Cara membuatnya adalah, siapkan satu gelas air bersih, masukkan gula pasir sebanyak 1 sendok teh kemudian aduk hingga larut.

Sebelum batang stek direndam, runcingkan pangkal batangnya menggunakan pisau tajam. Tujuannya agar tidak memar dan memperluas penampang yang akan menjadi tempat tumbuhnya akar.

Masukkan kedalam larutan gula tersebut dan lakukan perendaman selama kurang lebih 12 jam.

Siapkan media tanam untuk batang stek dengan komposisi tanah, sekam bakar dan pasir yang dicampur hingga merata. Masukkan campuran media tersebut ke dalam polybag.

Letakkan polybag di atas wadah seperti baki/nampan atau sejenisnya yang dapat menampung air sebagai alas agar rayap dan hewan lainnya tidak dapat masuk. Alas ini juga berfungsi untuk menyimpan air agar kelembaban media tetap terjaga. Siram media hingga basah merata.

Setelah 12 jam perendaman, tanam batang stek kedalam media dalam polybag, dengan cara membut lubang tanam menggunakan kayu, kemudian masukkan batang stek dan tutup kembali hingga batang tegak dan tidak goyah. Siram kembali agar kelembaban terjaga dengan baik, dan letakkan pada tempat yang benar-benar teduh dan terhindar dari sinar matahari agar tidak layu.

Jika penyetekan dilakukan pada musim kemarau yang panas, berikan sungkup pada stekan, akan tetapi jika dilakukan pada musim penghujan penyungkupan tidak perlu dilakukan.

Setelah stek berumur kurang lebih satu bulan, stek yang berhasil biasanya sudah mulai tumbuh akar yang ditandai dengan batang yang masih hijau dan mulai tumbuh daun dan tunas baru.

Demikian ulasan mengenai Cara Stek Batang Tanaman Cabe, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih cabai maupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi : Channel Youtube Agro Toko