Dalam budidaya tanaman, serangan hama penyakit lazim terjadi, tak terkecuali pada tanaman pepaya california.  Serangan hama dan penyakit tanaman pepaya dapat mengakibatkan turunnya hasil panen atau bahkan kematian pada tanaman.

Salah satu penyakit yang sering menyerang tanaman pepaya termasuk pepaya california adalah layu bakteri.

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri erwinia papayae (Bacterium Papayae) dengan gejala daun pepaya menjadi terkulai dan gugur, meskipun pada bagian daun lainnya sehat, akan tetapi jika tidak segera ditanggulangi, penyakit ini akan menyebar hingga ke pucuk dan bagian akar. Setelah hal itu terjadi tanaman pepaya akan membusuk pada semua bagian dan akhirnya diikuti oleh matinya seluruh tanaman.

Tanah yang lembab, suhu rendah dan curah hujan yang tinggi adalah kondisi yang paling baik bagi perkembangbiakan dan penyebaran penyakit layu bakteri.

Bakteri erwinia papayae menyebar melalui percikan air hujan, dan bahkan juga dilaporkan dapat menular melalui biji. Bakteri ini dapat menyerang tanaman sehat melalui lubang alami atau luka pada tanaman.

Penyakit ini cukup berbahaya karena serangannya cepat meluas dan dapat menghabiskan tanaman dalam waktu yang singkat, bahkan dalam waktu beberapa hari saja, penyakit ini bisa menghabiskan puluhan hektar tanaman pepaya. Maka dari itu jika terdapat gejala penyakit tersebut harus segera dikendalikan, namun alangkah baiknya melakukan pencegahan sebelum tanaman terserang.

Untuk mengetahui cara Pengendalian Layu Bakteri Pada Tanaman Pepaya California, silakan simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

PENGENDALIAN MEKANIS

Pengendalian secara mekanis adalah pengendalian hama penyakit secara fisik, yakni perlakuan langsung terhadap tanaman baik menggunakan alat tertentu maupun secara manual, misalnya dengan memangkas dan mengumpulkan daun atau bagian tanaman yang terinfeksi kemudian dibakar atau dibuang jauh dari areal penanaman, tujuannya agar penyakit tidak menyebar ke tanaman yang sehat. Selain itu lakukan pula penyiangan atau pembersihan gulma di sekitar tanaman untuk mengurangi kelembaban di areal sekitar penanaman. Keberadaan gulma ini juga bisa menjadi tanaman inang bagi hama penyakit.

PENGENDALIAN KIMIAWI

Pengendalian hama penyakit secara kimiawi adalah pengendalian dengan menggunakan zat kimia. Pengendalian hama ini biasa dilakukan dengan penyemprotan zat kimia pada bagian tanaman. Karena penyakit layu bakteri ini disebabkan oleh bakteri, maka pengendaliannya dapat dilakukan dengan menyemprotkan bakterisida. Diantara bakterisida yang dapat diaplikasikan adalah NORDOX 56 WP. NORDOX 56 WP adalah Fungisida dan Bakterisida Alami dalam bentuk tepung merah yang dapat disuspensikan dalam air, dengan bahan aktif tembaga oksida 56% (setara dengan tembaga 50%). Dosisnya adalah 1,5-2 sendok makan per tangki kapasitas 16 liter atau sesuaikan saja dengan dosis yang tertera pada label kemasan. Cara aplikasinya adalah dengan menyemprotkan pada seluruh bagian tanaman baik itu tanaman yang sudah terinfeksi ataupun tanaman sehat. Adapun waktu aplikasi penyemprotannya dilakukan pada pagi atau sore hari saat tidak turun hujan.

Selain itu lakukan pula pemupukan untuk memperkuat daya tahan tanaman terhadap penyakit, terutama pupuk dengan kandungan unsur hara kalium dan kalsium secara berkala.

Demikian ulasan mengenai cara Pengendalian Layu Bakteri Pada Tanaman Pepaya California, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bakterisida, benih pepaya california ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi: Channel Youtube INFO RAGAM PERTANIAN