Salah satu OPT yang sering menyerang tanaman pisang adalah hama penggerek batang/penggerek bonggol (Cosmopolites Sordidus). Serangan hama penggerek ini jika tidak segera dilakukan penanganan dapat mengakibatkan tanaman pisang mati.

Ciri-ciri fisik tanaman pisang yang terserang hama penggerek batang ini adalah terdapat lubang-lubang di pangkal batang, dan pada serangan yang sudah parah batang tanaman terbelah/pecah semacam retakan dari pangkal batang hingga ujung tanaman. Daun tanaman juga akan menguning yang diawali dari pinggir-pinggir daun dan lama-lama akan mengering, pada bagian pucuk/pupus daun juga berubah warna dan bentuknya. Ciri yang lainnya biasanya pada pangkal batang yang menempel pada bonggol terdapat lendir berwarna putih keabu-abuan.

Hama penggerek bonggol pisang ini ada yang menyebut dengan istilah uret pisang. Larva uret pisang seperti ulat tak berkaki berwarna putih hidup di dalam bonggol dan makan dengan menggeret bonggol sampai bagian tengah batang. Karena fase larva ini tumbuh dalam bonggol dan batang, kehadirannya mengganggu metabolisme tanaman pisang sehingga penyerapan hara dan pengangkutan hasil fotosintesis terganggu.

Larva kumbang moncong menggerek dan membuat lorong-lorong pada bonggol dan batang pisang dan menjadi pupa atau kepompong di lorong-lorong yang dibuatnya. Kemudian larva akan memakan ujung akar dan jaringan pengangkut. Hal ini akan menyebabkan sebagian besar jaringan bonggol pisang mengalami kerusakan, akibatnya dapat menurunkan kemampuan tanaman untuk pengambilan air dan hara dalam tanah. Jika ini terjadi, akibatnya daun pisang akan layu, daun kuning rata, bahkan tanaman bisa kerdil (jika serangan pada saaat bibit) dan pelepahnya akan mudah patah.

Larva menggerek bonggol pisang masuk dengan cara membuat lubang pada bonggol pisang. Lubang yang dibuat oleh larva merupakan tempat untuk masuknya patogen lain seperti Fusarium, sehingga dapat menyebabkan kerusakan dan busuknya jaringan bonggol pisang. Apabila bonggol pisang dibelah, akan tampak lorong-lorong yang dibuat oleh serangga ini. Pada serangan berat, bonggol pisang dipenuhi lubang gerekan yang kemudian menghitam dan membusuk.

Kerusakan yang diakibatkan oleh hama ini menyebabkan tanaman mudah mati, lemahnya sistem perakaran, transportasi zat makanan terhambat, daun menguning dan ukuran tandan berkurang sehingga produksi menurun.

Jika pada tanaman pisang terjadi hal demikian yaitu serangan hama penggerek batang/bonggol harus segera diatasi sesegera mungkin sebelum serangan semakin parah.

Untuk mengetahui cara Pengendalian Hama Penggerek Batang Tanaman Pisang silakan simak penjelasannya berikut ini.

Karena OPT yang menggerek batang berupa serangga maka pengendalian atau cara mengatasinya adalah dengan mengaplikasikan insektisida. Adapun insektisida yang dapat digunakan untuk mengatasi hama penggerek batang ini adalah:

  1.   Virtako 300 sc

Insektisida yang berbahan aktif klorantraniliprol dan tiametoksam, insektisida ini bersifat racun kontak dan sistemik, dosisnya adalah 5 ml.

  1.   Regent 50 sc

Insektisida dan zat pengatur tumbuh dengan bahan aktif fipronil 50 g/l, insektisida sistemik racun kontak, lambung dan zat pengatur tumbuh tanaman berbentuk pekatan suspensi berwarna putih, dosisnya adalah 5 ml.

  1. Antracol 70 wp

Fungisida kontak yang bersifat protektif berbentuk tepung yang dapat disuspensikan berwarna krem, untuk mencegah jamur yang timbul pada bekas luka gerekan, dosisnya adalah 2 sendok makan.

Dosis tersebut di atas untuk dilarutkan ke dalam 5 liter air dan untuk diaplikasikan pada satu pohon yang sudah terserang. Adapun cara aplikasinya adalah dengan mencampurkan semua bahan ke dalam air dan mengaduknya hingga merata dan diaplikasikan dengan cara menyiramkannya pada tanaman yang terserang hama tersebut.

Setelah 1 bulan dari aplikasi insektisida dan fungisida ini, akan tampak hasilnya yaitu kerusakan pada tanaman akibat serangan hama penggerek batang sudah kembali sembuh dan tanaman pisang tumbuh normal kembali.

Demikian ulasan mengenai Pengendalian Hama Penggerek Batang Tanaman Pisang, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk Anda.

Untuk membeli pestisida, bibit pisang ataupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com.

Referensi: Channel Youtube Husain _ Uche