Buah belimbing merupakan buah yang banyak disukai oleh banyak kalangan, mungkin anda salah satu dari yang menyukainya. Jika demikian akan lebih menyenangkan tentunya jika memiliki pohonnya sendiri dengan menanam atau membudidayakannya.

Budidaya belimbing ini cukup mudah dilakukan, bahkan selain dapat ditanam langsung pada lahan dapat pula ditanam dalam pot sebagai tabulampot atau tanaman buah dalam pot. Dan pada kesempatan kali ini khusus akan kami ulas mengenai Cara Menanam Belimbing Dalam Pot, berikut ini penjelasan selengkapnya.

PERSIAPAN BIBIT

Terdapat dua jenis bibit tanaman belimbing, yaitu bibit hasil perbanyakan generatif (dari biji) dan bibit hasil perbanyakan vegetatif (cangkok, okulasi dan penyambungan).

Untuk budidaya tabulampot belimbing sebaiknya menggunakan bibit hasil perbanyakan vegetatif. Kelebihan bibit hasil vegetatif yaitu sifat tanamannya bisa dipastikan, karena sama dengan sifat induknya. Sehingga keberhasilannya lebih mudah diprediksi. Selain itu, bibit perbanyakan vegetatif lebih cepat berbuah. Sebagaimana telah kita ketahui bahwa bibit tanaman merupakan halĀ  yang sangat menentukan tingkat keberhasilan tabulampot.

Bibit belimbing saat ini cukup mudah untuk didapatkan baik di toko-toko bibit di sekitar anda atau bisa juga dipesan melalui toko pertanian online seperti SentraTani.com.

Di toko-toko pertanian biasanya bibit tanaman belimbing ini tersedia dalam bentuk bibit hasil perbanyakan vegetatif dalam polybag siap tanam.

PERSIAPAN POT

Hal penting yang harus diperhatikan dalam pemilihan pot adalah pastikan bahwa pot tersebut memiliki lubang di dasar pot yang berfungsi mengalirkan sisa air setelah penyiraman agar akar tidak terendam.

Pot yang baik harus memiliki kaki atau alas yang memisahkan dasar pot dengan tanah. Hal ini penting untuk aliran drainase dan memudahkan pengawasan agar akar tanaman tidak menembus tanah, jika pot yang anda miliki tidak memiliki kaki, gunakan batu bata atau yang sejenisnya untuk mengganti kaki pot.

Dalam budidaya tabulampot belimbing ini pot yang digunakan berukuran 50 cm atau lebih.

PERSIAPAN MEDIA TANAM

Syarat media tanam tabulampot belimbing yaitu harus bisa menyimpan air dan memasok nutrisi yang dibutuhkan tanaman.

Media tanam yang sering digunakan antara lain campuran tanah gembur yang subur, pupuk kandang/kompos dan sekam padi dengan perbandingan 1:1:1, tambahkan pula sedikit pasir, campurkan bahan-bahan tersebut dengan mengaduknya hingga merata.

TAHAP PENANAMAN BIBIT

Sebelum memasukkan media tanam pada pot, letakkan pecahan genteng atau batu bata pada dasar pot, satu lapis saja. Kemudian isi pot dengan media tanam yang sudah disiapkan hingga setengah tinggi pot.

Masukkan bibit ke dalam pot, buka polybag bibit tanaman, lakukan dengan hati-hati dan usahakan media tanam dalam polybag tidak pecah, jika bibit dari hasil cangkok, buka plastik penutup cangkokan, letakkan tepat di tengah-tengah pot, atur peletakan agar tanaman tegak lurus/tidak miring, timbun dengan media tanam yang sama hingga pangkal batang.

Padatkan perlahan media tanam di sekitar pangkal batang, pastikan tanaman sudah kuat tertopang, kemudian siram dengan air hingga jenuh untuk mempertahankan kelembaban.

Penyiraman berikutnya dilakukan setiap hari, hal ini karena tanaman belimbing sangat menyukai air dan juga agar kebutuhan air tercukupi dan pertumbuhannya dapat optimal. Dan pada musim kemarau penyiramannya membutuhkan 5-10 liter air per hari.

Sedangkan pemupukan pada tanaman belimbing terbagi menjadi 2 tahap yaitu pemupukan pada awal penanaman dan pemupukan menjelang berbunga.

Pemupukan pada awal penanaman diberikan 1 bulan setelah penanaman, pupuk yang diberikan adalah NPK Mutiara 25:7:7 dengan konsentrasi 10 gram per liter air. Sedangkan pemupukan menjelang berbunga diberikan pada usia 5 bulan, pupuk yang diberikan adalah NPK Mutiara 16:16:16 dengan konsentrasi 10 gram per liter air dan diberikan 3 bulan sekali.

Cara pemberian pupuk tersebut dapat dilarutkan dengan air untuk dikocorkan atau ditanam disekitar tajuk tanaman sedalam 5 cm.

Sebagai tambahan, pupuk kandang juga bagus untuk diberikan dengan dosis 5-10 kg per pohon dan diberikan setiap 6 bulan sekali.

Demikian ulasan mengenai Cara Menanam Belimbing Dalam Pot, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk Anda.

Untuk membeli bibit belimbing ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com.

Referensi: Channel Youtube Kebun Indra Tarigan