Secara garis besar pemupukan tanaman cabe terbagi menjadi 2 dua fase yaitu pemupukan dasar dan pemupukan susulan. Pupuk dasar diberikan pada saat awal pengolahan dan persiapan lahan, sedangkan pupuk susulan diberikan setelah tanaman ditanam di lahan.

Sedangkan pupuk susulan sendiri terbagi menjadi 3 fase yaitu fase vegetatif, fase generatif (pembungaan dan pembuahan) serta fase pembesaran atau pematangan buah.

Pemupukan dalam tiap-tiap fase harus dilakukan dengan tepat, baik itu tepat jenis pupuk, dosis, waktu pemupukan dan cara aplikasinya.

Pada artikel kali ini KampusTani akan mengulas mengenai pemupukan cabe fase generatif yaitu pada saat tanaman memasuki masa pembungaan dan pembuahan atau  pada tanaman cabe yang telah berusia 25 HST. Tujuan dari pemupukan pada fase ini adalah untuk mengoptimalkan pembungaan dan pembuahan tanaman cabe.

Untuk mengetahui Pemupukan Tanaman Cabe Menjelang Pembungaan meliputi jenis pupuk, dosis, cara aplikasi dan waktu aplikasinya silakan simak penjelasannya berikut ini.

JENIS DAN DOSIS PUPUK

Sebagaimana telah disebutkan di atas bahwa tujuan dari pemupukan pada fase ini adalah untuk mengoptimalkan pembungaan dan pembuahan tanaman cabe, maka dari itu pupuk yang diberikan juga harus sesuai dengan kebutuhan tanaman cabe pada fase ini, adapun jenis dan dosis pupuk yang diberikan adalah sebagai berikut:

  • 6 kg pupuk NPK 16:16:16
  • 1 kg pupuk merek dagang Cantik dengan kandungan nitrogen
  • 1 kg pupuk Ultradap dengan kandungan phosphate (P) yang tinggi yaitu 60%, dimana pupuk dengan kandungan phosphate tinggi sangat dibutuhkan untuk tanaman cabe pada fase ini.
  • 2 kg pupuk KNO3 merah
  • 1 kg pupuk boron yang fungsinya agar buah cabe nantinya tidak mudah rontok dan memiliki bentuk sempurna atau tidak bengkok.

Setelah semua pupuk siap dan ditakar sesuai dosis, campurkan dengan mengaduknya hingga merata. Atau jika tanaman cabe yang akan dipupuk hanya sedikit maka dosis pencampuran pupuk dapat dilakukan menggunakan perbandingan 6:1:1:2:1 atau menyesuaikan dengan takaran tersebut di atas.

CARA APLIKASI

Pupuk pada fase generatif atau menjelang pembungaan ini diaplikasikan dengan cara dikocor atau disiramkan agar lebih cepat dan lebih mudah untuk diserap oleh tanaman.

Karena pupuk akan diaplikasikan dengan cara dikocor, maka terlebih dahulu harus dilarutkan dengan air. Adapun takarannya adalah untuk setiap takaran 1 gelas air mineral pupuk campuran di atas untuk dilarutkan dengan 20 liter air. Jadi pelarutannya tidak dilakukan sekaligus untuk menghindari pelarutan yang berlebihan.

Untuk dosis aplikasinya adalah 200 ml per tanaman dengan interval pemberian setiap 5 hari sekali hingga terlihat buah cabe sudah mulai matang.

Demikian ulasan mengenai Pemupukan Tanaman Cabe Menjelang Pembungaan, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih cabe, pupuk ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com

Sumber : Channel Youtube mbahno eling