Sebelum memulai budidaya terong ungu, langkah awal yang perlu dipersiapkan adalah bibitnya. Pembibitan tanaman terong sangat mudah dan murah untuk dilakukan. Pembibitan tanaman terong ini dapat dilakukan dengan menggunakan buah dari penanaman sebelumnya, tentunya dari buah yang besar, bagus, sudah tua dan dari tanaman yang bagus pula. Karena bibit merupakan salah satu penunjang keberhasilan budidayanya, maka dalam melakukan pembibitan ini harus dilakukan dengan baik dan benar.

Untuk lebih jelasnya silakan simak ulasan mengenai Pembibitan Terong Ungu dari Buahnya berikut ini.

SIAPKAN BENIH/BIJI TERONG

Benih/biji terong ini dapat diperoleh dari tanaman terong sebelumnya. Untuk mendapatkan buah terong yang bagus untuk dijadikan bibit adalah sebagai berikut:

Pilihlah buah terong pada pohonnya yang berukuran besar, bagus dan sehat. Biarkan terong tersebut tetap pada pohonnya hingga benar-benar tua dan matang di pohonnya selama kurang lebih 3 bulan.

Terong ungu yang telah tua, matang dan siap untuk dijadikan bibit ditandai dengan warna kulit buah yang semula ungu jika sudah tua dan matang akan menjadi kuning kemudian hijau kecoklatan serta tangkai buah telah mengering.

Setelah buah terong menunjukkan ciri-ciri seperti tersebut diatas, saatnya untuk dipetik untuk dilakukan proses pembibitan.

Kupas kulit beserta daging buahnya, sisakan bagian dalam yang menyimpan biji. Remas-remas buah dalam ember berisi air hingga semua bijinya terpisahkan dari daging buah. Proses ini tidak sulit karena biji akan terpisahkan dengan mudah.

Bersihkan biji dari sisa-sisa daging buah, buang biji yang mengapung dan hanya gunakan biji yang tenggelam saja (bernas). Tiriskan biji kemudian jemur hingga kering, jika cuaca panas terik penjemuran cukup 15 menit hingga biji kering, dan setelah kering biji siap untuk disemaikan.

TAHAP PENYEMAIAN 

Terlebih dahulu siapkan media persemaiannya. Komposisi media persemaian yang digunakan adalah campuran tanah, kompos dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1, aduk dan campurkan hingga merata kemudian masukkan ke dalam polybag agak besar, baki persemaian atau sejenisnya. Siram media semai hingga merata.

Taburkan biji terong ungu di atas media semai secara merata dan jangan terlalu rapat, kemudian tutup menggunakan media yang sama tipis saja dan ikuti dengan penyiraman. Letakkan persemaian benih terong di bawah naungan yang tidak terkena sinar matahari secara langsung. Siram persemaian menggunakan air minimal 1 hari sekali yaitu pada sore hari, penyemprotan dilakukan dengan hati-hati atau cukup menggunakan semprotan atau cukup percikkan air saja agar tidak merusak susunan benih.

Setelah persemaian berumur sekitar 2 minggu dari penyemaian, bibit sudah tumbuh dan memiliki beberapa daun. Dan pada usia 3 minggu dapat dilakukan penyapihan bibit dengan memindahkan bibit pada polybag-polybag kecil agar pertumbuhan bibit lebih optimal.

TAHAP PENYAPIHAN BIBIT

Penyapihan bibit ini diawali dengan persiapan media tanam. Komposisi media tanam bibit yang digunakan adalah campuran tanah, kompos dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1, aduk dan campurkan hingga merata kemudian masukkan ke dalam polybag kecil dan siram secukupnya.

Cabut bibit secara hati-hati dari persemaian kemudian tanam satu bibit pada setiap polybag dan ikuti dengan penyiraman, penyiraman berikutnya dilakukan setiap hari yaitu pada pagi atau sore hari.

Setelah bibit berumur kurang lebih 1 bulan, bibit terong ungu hasil persemaian benih siap ditanam pada polybag yang lebih besar atau ditanam langsung pada lahan.

Demikian ulasan mengenai cara pembibitan terong ungu dari buahnya, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih terong berbagai jenis dan varietas ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com.

Referensi : Channel Youtube Zhi 26