Lobak atau yang dikenal dengan nama latin Rhaphanus sativus var. Hortensis merupakan tanaman jenis umbi yang biasa dimanfaatkan sebagai sayuran. Lobak memiliki beraneka ragam jenis mengingat teknologi hibrida yang semakin canggih. Tidak heran jika Anda menemui lobak dengan warna dan bentuk yang berbeda-beda. Tiga besar varietas lobak yang sering ditanam atau dibudidayakan adalah lobak putih, lobak merah, dan rades.

Lobak putih memiliki bentuk yang panjang dan bulat dengan ujungnya yang meruncing. Sesuai dengan namanya, lobak ini berwarna putih. Kemudian, untuk lobak hitam memiliki bentuk yang mirip dengan lobak putih, dimana berbentuk lonjong dan meruncing serta berwarna hitam atau abu-abu. Sedangkan lobak jenis rades memiliki bentuk bulat dan berwarna merah.

Lobak memiliki beragam manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh, mengingat banyak zat-zat yang terkandung di dalam lobak. Lobak diketahui mengandung vitamin, minyak atsiri, serat kasar, zat besi, beta karoten, niasin, mangan, kolin,kalsium, fosfor, asam folic, dan asam oksalat.

Masih banyak lagi manfaat lobak terhadap kesehatan tubuh. Sehingga Anda pun bisa menanam lobak di pekarangan rumah untuk dimanfaatkan sebagai tanaman obat.

Pemilihan Bibit Unggul Lobak

Benih lobak berkualitas saat ini sudah banyak tersedia di toko-toko pertanian. Benih/biji lobak berkualitas unggul ditandai dengan :

  • Biji terlihat utuh atau tidak cacat maupun terluka
  •  Memiliki daya berkecambah yang tinggi (sekitar 80%)
  • Mengandung kadar air sekitar 9 sampai 12%

Selain pemilihan benih berkualitas unggul, untuk mendapatkan bibit tanaman yang bagus tentunya perlu ada teknik penyemaian yang tepat, sehingga saat dipindah tanam pada lahan, bibit tidak stres dan dapat tumbuh optimal, di samping itu dengan proses penyemaian terlebih dahulu akan diperoleh keseragaman tanaman dan pertumbuhan tanaman yang kompak dan seragam.

Oleh karena itu proses penyemaian harus dilakukan dengan sebaik mungkin agar mendapatkan bibit yang baik pula, adapun Cara Semai Benih Lobak adalah sebagai berikut:

  • Siapkan wadah persemaian berupa pot, polybag atau tray semai. Buat lubang-lubang kecil di bagian bawah wadah persemaian sebagai drainase, agar air siraman tidak menggenang di dalamnya.
  • Media semai yang digunakan adalah berupa tanah dan kompos/pupuk kandang yang telah matang dengan perbandingan 1:1, campurkan semua bahan hingga merata. Masukkan media semai ke dalam wadah persemaian yang telah disiapkan, siram secukupnya hingga merata.
  • Buatlah lubang di bagian tengah dengan kedalaman 2 cm, masukkan benih lobak ke dalamnya sebanyak 2-3 biji.
  • Siram persemaian dengan hati-hati.
  • Letakkan di tempat dengan intensitas cahaya matahari yang tinggi, dan pantaulah perkembangan bibit lobak hingga berkecambah.
  • Biasanya lobak akan mulai berkecambah dalam waktu satu minggu setelah penyemaian. Setelah usia genap satu minggu.
  • Bibit lobak hasil persemaian benih sudah bisa dipindah ke lahan tanam yang sesungguhnya/permanen setelah genap berumur 1 minggu dari penyemaian.

Demikian ulasan mengenai cara semai benih lobak, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih lobak ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com

Sumber : ilmubudidaya.com