Penyerbukan atau polinasi adalah jatuhnya serbuk sari pada permukaan putik atau kepala putik. Penyerbukan merupakan bagian penting dari proses reproduksi yang akan menghasilkan buah dan juga biji.

Demikian pula yang terjadi pada tanaman labu. Setelah tanaman labu madu berusia 42 HST biasanya sudah mulai berbunga. Dalam satu tanaman labu madu terdapat dua jenis bunga yaitu bunga jantan dan bunga betina. Atau bisa dikatakan bahwa bunga labu madu merupakan jenis bunga tidak sempurna karena dalam satu bunga hanya terdapat salah satu alat kelamin saja.  Pada labu madu ini, alat jantan dan alat betina terdapat pada bunga yang terpisah.

Untuk dapat menghasilkan buah harus terjadi penyerbukan antara kedua bunga tersebut, baik itu secara alami seperti yang dilakukan oleh angin, serangga penyerbuk seperti lebah, semut, kumbang, kupu-kupu dan sebagainya, penyerbukan bisa juga dilakukan secara manual dengan bantuan manusia.

Akan tetapi penyerbukan secara alami tingkat keberhasilan penyerbukannya sedikit, sehingga sebaiknya dilakukan penyerbukan secara manual agar pembuahan lebih maksimal.

Berikut ini langkah-langkah untuk melakukan penyerbukan bunga labu madu secara manual:

  • Carilah bunga jantan, petik dan pangkas mahkotanya sehingga tersisa tangkai/benang sari saja. Bunga jantan ditandai dengan tangkai bunga yang tidak terdapat bakal buah.

  • Carilah bunga betina yang ditandai dengan adanya bakal buah pada pangkal bunganya.

  • Kemudian tempel dan gosok-gosokkan tangkai/benang sari bunga jantan pada kepala putik bunga betina hingga serbuk sari benar-benar menempel pada kepala putik bunga betina.

  • Proses penyerbukan dilakukan pada pagi hari sekitar pukul 06.00-08.00, karena pada saat itu bunga jantan dan betina mekar.

Setelah kurang lebih 3 hari dari penyerbukan, bunga akan layu dan gugur, bersamaan dengan itu calon buah akan tumbuh membesar. 

Demikian ulasan mengenai cara penyerbukan labu madu, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih labu madu ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com