Setelah anda membeli bibit sebaiknya jangan langsung ditanam pada lahan, karena bibit yang baru didatangkan memerlukan masa pemulihan atau recovery atau adaptasi terhadap lingkungan baru, apalagi untuk bibit yang didatangkan dari tempat yang cukup jauh, sehingga membutuhkan masa karantina atau masa pemulihan dan itu biasanya memerlukan waktu 2-4 minggu dan tergantung pada kondisi bibit. Apabila bibit sudah menunjukkan gejala-gejala pertumbuhan, misalnya sudah menampakkan keluarnya pupus, itu menandakan bahwa bibit sudah mulai pulih dan sehat dan bibit sudah siap ditanam pada lahan.

Cara pemupukan tanaman durian pada fase vegetatif awal atau pada saat tanaman masih berada pada polybag adalah sebagai berikut :

Bibit durian yang masih berada pada polybag sebaiknya jangan diberi pupuk tunggal, misalnya Urea, ZA, karena selain akan membuat media tanah dalam polybag akan menjadi lebih cepat masam dan pemberian pupuk tunggal yang tinggi nitrogennya akan menyebabkan jaringan bibit durian menjadi lunak sehingga bibit menjadi mudah rebah, kurang kokoh dan rentan terhadap serangan penyakit.

Pupuk yang baik untuk digunakan adalah pupuk majemuk atau pupuk NPK 16:16:16, karena selain kandungan unsur hara makronya lengkap juga terdapat beberapa kandungan unsur hara mikro didalamnya.

Adapun pengaplikasian pupuk ke polybag dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu :

  1. Ditaburkan langsung pada polybag
  2. Dilarutkan dengan air untuk dikocorkan

Akan tetapi dari kedua cara tersebut, pemberian pupuk dengan cara dikocor lebih disarankan, karena cara pertama yaitu penaburan langsung memiliki beberapa dampak negatif, misalnya

  • Pada saat memberikan pupuk secara ditabur ada beberapa butiran pupuk yang menempel pada pangkal batang bibit, hal ini dapat merusak jaringan bibit karena pupuk bersifat panas
  • Dalam penebaran pupuk secara langsung, penyebaran unsur hara tidak bisa merata masuk kedalam media tanam

Kedua hal tersebut diatas tidak terjadi jika pemberian pupuk dilakukan dengan cara melarutkannya terlebih dahulu kemudian diberikan dengan cara dikocor.

Adapun cara pengaplikasian pupuk dengan cara dikocor adalah sebagai berikut :

  • Siapkan pupuk NPK 16:16:16
  • Siapkan air bersih
  • Larutkan 1 sendok makan pupuk NPK  (sekitar 15-16 gram) pada 10 liter air dan aduk secara merata
  • Siramkan atau kocorkan larutan pupuk tersebut pada media tanam/polybag, untuk polybag sedang dosisnya adalah ¾ gayung per tanaman, untuk polybag yang lebih besar dosisnya bisa ditambah sedangkan untuk polybag yang lebih kecil dosisnya bisa dikurangi.

Pemberian pupuk NPK  secara kocor ini dilakukan 1 minggu sekali secara rutin dan juga lakukan penyiraman menggunakan air biasa secara rutin setiap hari ( pagi hari) sampai bibit siap ditanam di lahan.

Demikian penjelasan mengenai cara pemupukan tanaman durian pada fase vegetatif awal yang langsung bisa anda praktekkan, semoga artikel ini bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit durian, pupuk, maupun perlengkapan pertanian  lainnya silakan kunjungi SentraTani.com

Sumber : Channel Youtube Kebun Dumont