Dalam pembuatan bibit jati dari biji atau pembibitan, dilakukan dengan pengecambahan benih terlebih dahulu sebelum ditanam pada polybag. Pembibitan melalui pengecambahan memiliki beberapa keuntungan dibandingkan pembibitan langsung tanpa pengecambahan, di antaranya adalah pertumbuhan bibit yang serempak dan memiliki daya tumbuh yang lebih tinggi.

Untuk itu dalam pembibitan jati dari biji, proses pengecambahan benih merupakan hal penting yang perlu untuk dilakukan, adapun ulasan lengkap mengenai Cara Pembibitan Pohon Jati Dari Biji adalah sebagai berikut :

PENGECAMBAHAN BENIH

Siapkan bedengan dengan ukuran 1 x 10 meter untuk menyemai 30 kg biji jati. Media bedengan menggunakan pasir halus yang ditaburkan merata pada bedengan dengan ketebalan kurang lebih 3 cm.

Pilih biji jati yang benar-benar tua dan besar.

Keringkan biji jati tersebut selama 3 hari di bawah terik matahari.

Rendam biji tersebut selama 4 hari, kemudian angkat dan tiriskan selama 1 hari.

Sebelum melakukan penyebaran biji, sebaiknya semprotkan pestisida dan fungisida pada bedengan.

Sebarkan benih secara merata pada bedengan, kemudian untuk menutup persemaian taburkan pasir setebal 1 cm di atasnya.

Tutup rapat persemaian menggunakan plastik putih yang dibuat seperti tenda dan berikan pula penutup berupa paranet di atasnya untuk menaungi bedengan, usahakan jangan dibuka selama 2 hari pertama.

Lakukan penyiraman setiap hari yaitu setelah hari ke 3, tujuannya agar bedengan tetap dalam keadaan basah.

Benih jati akan tumbuh sekitar 3 minggu dari penyemaian.

Lakukan pula penyemprotan insektisida setiap 7 hari sekali.

Setelah benih jati tumbuh dan memiliki 4 helai daun, benih siap untuk disapih atau dipindah tanam dari persemaian ke polybag.

PENYAPIHAN

Siapkan wadah untuk media penanaman berupa polybag dengan ukuran 10 x 15, isi dengan media tanah dan sebaiknya dicampur dengan TSP/SP-36 secukupnya.

Susun polybag berjejer pada bedengan yang telah disiapkan, pada kanan kiri susunan polybag sedikit diuruk tanah, tujuannya agar polybag tidak bergeser dan tetap pada posisinya.

Buat naungan di atas bedengan menggunakan paranet 70%

Sebelum dilakukan pemindahan media harus disiram secukupnya.

Pemindahan bibit jati dilakukan pada sore hari yaitu mulai jam 3, setelah dipindah siram kembali  secukupnya.

PENYIRAMAN DAN PEMUPUKAN

Penyiraman dilakukan setiap hari dan sebaiknya dilakukan pada sore hari.

Lakukan penyemprotan setiap 1 minggu sekali menggunakan pestisida yang dicampur dengan pupuk daun yaitu gandasil D.

Pemupukan dilakukan setelah bibit jati berumur 15  hari, adapaun dosis dan cara aplikasinya adalah :

  • Larutkan 1 kg pupuk NPK Mutiara dengan air 10 liter.
  • Campur 1 liter air larutan tersebut dengan air biasa 15 liter, dosis ini untuk disiramkan pada 500 batang bibit.
  • Setelah meresap, bilas rata dengan air biasa secukupnya.
  • Pemupukan harus dilakukan pada sore hari yaitu mulai jam 4.

Bibit jati hasil penyemaian benih siap untuk ditanam pada lahan penanaman sesungguhnya yaitu setelah umur 3 bulan atau setelah mencapai ketinggian sekitar 40 cm.

Demikian ulasan mengenai Cara Pembibitan Pohon Jati Dari Biji, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih jati ataupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi : jatiemas.wordpress.com