Jambu mete atau jambu monyet (Anacardium occidentale) adalah sejenis tanaman dari suku Anacardiaceae yang berasal dari Brasil dan memiliki buah yang dapat dimakan. Yang lebih terkenal dari jambu mete adalah kacang mete, kacang mete, mede atau kacang mente, bijinya yang biasa dikeringkan dan digoreng untuk dijadikan berbagai macam penganan.

Secara botani, tumbuhan ini sama sekali bukan anggota jambu-jambuan (Myrtaceae) maupun kacang-kacangan (Fabaceae), melainkan malah lebih dekat kekerabatannya dengan jambu mete yaitu suku Anacardiaceae. (Wikipedia)

Dalam budidaya jambu mete hal pertama yang harus dilakukan adalah mempersiapkan bibit. Pembibitan jambu mete dapat dilakukan secara generatif ( menggunakan biji ) dan pembibitan secara vegetatif ( tanpa biji ) seperti cangkok, stek, grafting dan sebagainya.

Pada artikel kali ini kita tidak akan membahas keseluruhan cara pembibitan jambu mete, melainkan cara pembibitan jambu mete melalui metode stek batang.

Untuk mengetahui penjelasan lengkap mengenai cara pembibitan jambu mete melalui metode stek batang, silakan simak artikel berikut ini.

ALAT DAN BAHAN

  • Ranting atau dahan tanaman jambu mete yang sehat, terhindar dari serangan hama dan penyakit dan juga merupakan tanaman yang produktivitasnya baik.
  • Obat stek berupa Root Up. Root up merupakan hormon perangsang akar pada perbanyakan vegetatif (untuk cangkok atau stek). Root up juga mengandung fungisida untuk mencegah jamur, infeksi dan berbagai penyakit di bagian yang terluka / terkena sayatan. Root-Up berbentuk tepung bubuk putih, mengandung auksin yang merupakan zat pengatur tumbuh (ZPT).
  • Media tanam stek berupa campuran tanah, arang sekam dan kompos.
  • Wadah media tanam berupa gelas plastik bekas air mineral atau wadah sejenis lainnya.

PERSIAPAN MEDIA STEK

Campurkan media tanam berupa tanah, arang sekam dan kompos dengan perbandingan 1:1:1, aduk hingga merata.

Masukkan media tanam tersebut ke dalam wadah yang telah disiapkan, yaitu berupa gelas plastik bekas air mineral atau wadah sejenis lainnya. Wadah stek ini tidak perlu dibuat lubang di bawahnya tujuannya agar media stek di dalamnya tidak mudah kering.

LANGKAH-LANGKAH PENYETEKAN

Potong batang/ranting tanaman jambu mete yang akan distek dengan panjang kurang lebih 20 -30 cm, pangkas daunnya akan tetapi sisakan beberapa daun untuk mempercepat pertumbuhan.

Sayat kulit batang pada pangkal batangnya hingga terkelupas dengan beberapa sayatan.

Oleskan obat stek root up yang telah dicampur dengan sedikit air hingga menjadi pasta pada pangkal batang yang telah disayat, diamkan hingga mengering.

Setelah kering, tancapkan batang stek pada media yang telah disiapkan, sedikit padatkan agar batang stek erat tertanam dan tidak goyang, kemudian siram media menggunakan air cukup hingga media lembab saja.

Sungkup menggunakan plastik transparan, ikat sungkup pada gelas plastik wadah media menggunakan tali karet.

Letakkan pada tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung.

Setelah stek berumur kurang lebih 10 hari, biasanya sudah mulai tumbuh tunas, akan tetapi biasanya belum tumbuh akar.

Sungkup boleh dibuka saat akar sudah tumbuh dengan baik yaitu setelah bibit stek berumur 2-3 bulan sejak penyetekan. Karena jika dibuka sebelum akar tumbuh dengan baik bibit stek akan layu dan kering. Akar akan terlihat jika wadah penyetekan menggunakan gelas bekas air mineral atau wadah transparan.

Dan selama proses penyungkupan tidak perlu dilakukan penyiraman.

Demikian ulasan mengenai cara pembibitan jambu mete melalui metode stek batang, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit jambu mete/jambu monyet ataupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com

Sumber: Channel Youtube TANAMAN BUAH DALAM POT