Dalam pembuatan bibit mahoni dari biji atau pembibitan, dilakukan dengan pengecambahan benih terlebih dahulu sebelum ditanam pada polybag. Pembibitan melalui pengecambahan memiliki beberapa keuntungan dibandingkan pembibitan langsung tanpa pengecambahan, diantaranya adalah pertumbuhan bibit yang serempak dan memiliki daya tumbuh yang lebih tinggi.

Untuk itu dalam pembibitan mahoni dari biji, proses pengecambahan benih merupakan hal penting yang perlu untuk dilakukan, adapun ulasan lengkap mengenai Cara Menyemai Benih Mahoni adalah sebagai berikut :

PENGECAMBAHAN BENIH

Pilih biji mahoni yang benar-benar tua dan besar, atau biji juga dapat di beli di toko-toko pertanian.

Rendam biji tersebut selama 3 jam dengan air yang dicampur  dengan zat perangsang tumbuh (ZPT) yang juga bisa didapatkan di toko-toko pertanian.

Setelah 3 jam angkat dan tiriskan biji beberapa saat.

Siapkan bedengan dengan ukuran 1 x 10 meter untuk menyemai 20 kg biji mahoni. Media bedengan menggunakan pasir halus yang ditaburkan merata pada bedengan dengan ketebalan kurang lebih 3 cm.

Sebelum melakukan penyebaran biji, sebaiknya semprotkan pestisida dan fungisida pada bedengan.

Sebarkan benih secara merata pada bedengan, kemudian untuk menutup persemaian taburkan pasir setebal 1 cm di atasnya.

Tutup rapat persemaian menggunakan plastik putih yang dibuat seperti tenda dan berikan pula penutup berupa paranet 2 lapis di atasnya untuk menaungi bedengan, usahakan jangan dibuka selama 2 hari pertama.

Lakukan penyiraman setiap hari yaitu setelah hari ke 3, tujuannya agar bedengan tetap dalam keadaan basah.

Benih mahoni akan tumbuh sekitar 3 minggu dari penyemaian.

Lakukan pula penyemprotan insektisida setiap 7 hari sekali.

Setelah benih mahoni tumbuh dan memiliki 4 helai daun, benih siap untuk disapih atau dipindah tanam dari persemaian ke polybag.

PENYAPIHAN

Siapkan wadah untuk media penanaman berupa polybag dengan ukuran 10 x 15, isi dengan media tanah dan sebaiknya dicampur dengan TSP/SP-36 secukupnya.

Susun polybag berjejer pada bedengan yang telah disiapkan, pada kanan kiri susunan polybag sedikit diuruk tanah, tujuannya agar polybag tidak bergeser dan tetap pada posisinya.

Buat naungan di atas bedengan menggunakan paranet 70%

Sebelum dilakukan pemindahan media harus disiram secukupnya.

Pemindahan bibit mahoni dilakukan pada sore hari yaitu mulai jam 3, setelah dipindah siram kembali  secukupnya.

PENYIRAMAN DAN PEMUPUKAN

Penyiraman dilakukan setiap hari dan sebaiknya dilakukan pada sore hari.

Lakukan penyemprotan setiap 1 minggu sekali menggunakan pestisida yang dicampur dengan pupuk daun yaitu gandasil D.

Pemupukan dilakukan setelah bibit mahoni berumur 15  hari, adapaun dosis dan cara aplikasinya adalah :

  • Larutkan 1 kg pupuk Npk Mutiara dengan air 10 liter.
  • Campur 1 liter air larutan tersebut dengan air biasa 15 liter, dosis ini untuk disiramkan pada 500 batang bibit.
  • Setelah meresap, bilas rata dengan air biasa secukupnya.
  • Pemupukan harus dilakukan pada sore hari yaitu mulai jam 4.

Bibit mahoni hasil penyemaian benih siap untuk ditanam pada lahan penanaman sesungguhnya yaitu setelah umur 4 bulan atau setelah mencapai ketinggian sekitar 40 cm.

Demikian ulasan mengenai Cara Menyemai Benih Mahoni, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih mahoni ataupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi : mitrabibit.com