Perbanyakan/pembibitan tanaman buah pepaya selain dapat dilakukan dengan cara generatif atau dari biji dapat pula dilakukan dengan cara vegetatif yaitu cangkok.

Tanaman pepaya yang ditanam dari perbanyakan vegetatif berupa cangkok memiliki keunggulan tersendiri diantaranya adalah memiliki sifat yang sama dengan induknya, lebih cepat berbuah dan tanaman tumbuh pendek.

Untuk penjelasan selengkapnya mari simak ulasan mengenai Cara Mencangkok Pohon Pepaya Yang Benar berikut ini :

Sebelum memulai pencangkokan siapkan terlebih dahulu bahan dan alat-alat yang dibutuhkan :

  • Pisau yang tajam
  • Bawang merah
  • Moss atau tanah yang subur
  • Gelas bekas air mineral/mika
  • Plastik pembungkus dengan ukuran 0,5 kg, pilih yang agak tebal kira-kira 0,5 mm
  • Plastik berwarna gelap untuk menutup cangkokan
  • Tali pengikat

PEMILIHAN POHON INDUKAN

Langkah awal adalah pemilihan pohon pepaya yang akan dijadikan indukan untuk dicangkok, dalam pemilihan ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, diantaranya adalah :

  • Pilih pohon induk yang berkualitas unggul, produktivitas tinggi, bebas dari serangan hama dan penyakit
  • Pilih indukan yang memiliki buah panjang karena, karena permintaan pasar menyukai buah pepaya yang lonjong, atau jika tanaman tidak sedang berbuah maka lihatlah bunganya, jika bunganya berbentuk lonjong itu menandakan bahwa buah yang akan dihasilkanpun lonjong.
  • Pilih pohon indukan yang memiliki cabang, atau jika tidak memiliki cabang anda bisa memotong batang utamanya terlebih dahulu agar memiliki cabang yang nantinya dapat dicangkok. Setelah mendapatkan indukan yang memiliki cabang, pangkas sebagian dahan dan daun yang berada pada bagian bawah untuk memudahkan pencangkokan.

TAHAP PENCANGKOKAN

  • Olesi pisau dengan bawang merah secara merata, dimana bawang merah ini berfungsi untuk merangsang tumbuhnya akar.
  • Iris batang cabang yang akan dicangkok dari bawah ke atas secara menyerong hingga kedalaman sekitar 2/3 dari batang.
  • Gunting gelas plastik bekas air mineral pada bagian sisi sampingnya, potong membentuk persegi panjang, kemudian lipat dan sisipkan pada potongan batang yang telah diiris sebelumnya, tujuannya yaitu untuk memisahkan antara potongan atas dan bawah agar kambium tidak menyatu kembali dan agar mudah keluar akar.
  • Siapkan media untuk mencangkok berupa moss yang sudah direndam, moss berasal dari akar paku-pakuan atau kadaka. Jenis tumbuhan tersebut melekat di batang pohon besar di hutan. Keunggulan moss yaitu daya mengikat dan menyimpan air sangat baik, aerasi dan drainase udara baik, tidak cepat lapuk, mengandung unsur hara yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman, rongga udara banyak sehingga akar dapat tumbuh dan berkembang dengan leluasa, moss bida anda dapatkan di toko-toko pertanian, jika tidak ada bisa juga menggunakan tanah yang subur untuk menggantikan moss.
  • Peras moss kemudian masukkan kedalam plastik berukuran 0,5 kg dan padatkan, isi hingga ΒΌ bagian plastik, kemudian lipat plastik dan belah menggunakan pisau.
  • Balutkan moss tersebut pada batang yang akan dicangkok yang telah diiris sebelumnya, kemudian ikat menggunakan tali. Selanjutnya tutup menggunakan plastik gelap, ikat pada bagian atasnya saja agar mudah saat akan melakukan pemantauan pertumbuhan akar.
  • Cangkokan siap ditanam atau turun cangkok dapat dilakukan setelah usia cangkok sekitar 40 hari.

Demikian ulasan mengenai Cara Mencangkok Pohon Pepaya Yang Benar, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih pepaya ataupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com

Sumber : Channel Youtube Agro Toko