Terong atau terung (Solanum Melongena) adalah tumbuhan penghasil buah yang dijadikan sayur-sayuran.  Tanaman terong konon berasal dari Sri Lanka dan India. Terong berkerabat dekat dengan kentang dan leunca (pokak), dan agak jauh dari tomat.

Terong yang familiar di masyarakat Indonesia adalah terong berwarna ungu dan hijau, sedangkan terong putih kurang begitu familiar. Terong putih merupakan jenis tanaman hibrida yang dikembangkan untuk mendapatkan terong yang memiliki rasa yang manis, renyah dan empuk.

Terong ini dapat tumbuh subur di daerah tropis seperti Indonesia, terong putih ini masih langka di pasaran, dan mempunyai harga jual yang lebih tinggi dibandingkan dengan terong jenis lainnya. Untuk saat ini budidaya terong putih baru dilakukan di beberapa wilayah Indonesia diantaranya di Kalimantan.

Budidaya terong putih cukup mudah untuk dilakukan, bahkan selain dapat ditanam langsung di lahan, tanaman terong putih ini juga dapat ditanam pada polybag dan dapat diletakkan di pekarangan sekitar rumah anda.

Budidaya tanaman terong putih dalam polybag ini tidak sesulit yang dibayangkan, meskipun demikian ketelatenan dalam budidayanya juga diperlukan.

Untuk mengetahui Cara Menanam Terong Putih di Polybag, silakan simak penjelasannya pada artikel berikut ini.

PERSIAPAN BENIH

Sebelum memulai menanam terong putih, hal penting yang harus dilakukan adalah memilih benih berkualitas unggul, karena benih unggul memiliki daya tumbuh yang tinggi serta ketahanan yang baik terhadap serangan hama dan penyakit, sehingga keberhasilan budidayanya lebih tinggi.

Benih terong putih berkualitas unggul kini sangat mudah didapatkan di toko-toko pertanian di sekitar anda baik itu offline atau online seperti SentraTani.com.

TAHAP PENYEMAIAN

Untuk menunjang keberhasilan budidayanya selain benih yang berkualitas tentunya perlu adanya teknik penyemaian untuk mendapatkan bibit tanaman yang bagus, sehingga saat ditanam, bibit tidak stres dan dapat tumbuh optimal, di samping itu dengan proses penyemaian terlebih dahulu akan diperoleh keseragaman tanaman dan pertumbuhan tanaman yang kompak dan seragam.

Proses semai diawali dengan perendaman benih selama 5-6 jam agar proses perkecambahan lebih cepat. Buang biji yang terapung karena kualitasnya kurang baik dan hanya gunakan biji/benih yang tenggelam saja.

Siapkan media semai berupa campuran tanah yang sudah diayak dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1, aduk semua bahan hingga merata.

Masukkan media semai tersebut ke dalam wadah persemaian seperti baki persemaian, polybag, tray semai atau sejenisnya, siram media semai hingga lembab dan jangan terlalu basah.

Taburkan benih terong putih secara merata pada media semai sesuai kebutuhan, jangan terlalu padat, atau jika menggunakan tray semai cukup masukkan 1 benih per lubang. Tutup menggunakan media semai yang sama agar benih yang disemaikan terhindar dari serangan serangga seperti semut.

Siram persemaian benih terong putih secukupnya saja sampai cukup hanya sampai media lembab, jangan terlalu basah karena dapat mengakibatkan benih terong putih menjadi busuk.

Letakkan persemaian pada tempat yang terhindar dari sinar matahari langsung, dan guyuran air hujan.

Benih dalam persemaian biasanya akan tumbuh merata dalam 5 hari sejak penyemaian.

Setelah benih tumbuh letakkan di tempat yang terkena sinar matahari pagi beberapa jam saja untuk membantu proses fotosintesis, karena bibit yang baru tumbuh belum tahan terhadap paparan matahari secara penuh sepanjang hari.

Penyiraman persemaian dilakukan hanya jika media semai terlihat kering saja, karena jika berlebihan dapat mengakibatkan busuknya akar atau pangkal batang bibit yang tumbuh.

Bibit yang sudah siap dipindah tanam pada polybag adalah yang sudah berdaun 2-4 helai daun.

TAHAP PENANAMAN

Sembari menunggu bibit siap pindah tanam, siapkan wadah untuk media tanam berupa polybag, dengan syarat memiliki lubang-lubang kecil di bawahnya agar air siraman nantinya tidak menggenang di dalamnya.

Selanjutnya siapkan media tanam berupa campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1, campurkan semua bahan hingga merata, kemudian masukkan media tanam tersebut ke dalam polybag .

Tanam bibit terong putih pada polybag dengan mencabutnya terlebih dahulu dari persemaian secara hati-hati agar tidak merusak perakaran, agar lebih aman bisa dicongkel bersama dengan menyertakan media tanam pada persemaian. Tanam 1 bibit terong pada setiap polybag, kemudian siram hingga lembab.

Demikian ulasan mengenai cara menanam terong putih di polybag, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih terong putih ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com