Buah durian montong merupakan salah satu jenis durian unggul yang banyak disukai khususnya di Indonesia, hal ini dikarenakan rasanya diyakini lebih enak meskipun harganya lebih mahal daripada durian unggul lokal, sehingga hal ini sangat menguntungkan bagi para petani pembudidayanya.

Jika anda tertarik untuk membudidayakannya, berikut ini penjelasan lengkap mengenai cara menanam durian montong.

PERSIAPAN BIBIT

Dalam budidaya durian montong, pemilihan dan persiapan bibit harus dilakukan dengan benar, karena dengan menanam bibit yang tepat tanaman durian dapat tumbuh dengan optimal. Pilihlah bibit berkualitas unggul, pertumbuhannya baik dan terbebas dari serangan hama serta penyakit.

Bibit durian yang baik dan siap untuk ditanam adalah bibit yang telah memiliki batang tua biasanya sudah setinggi lebih kurang 1,5 m dan sedang berdaun tua yang telah memiliki pupus muda baru namun belum mekar, tujuannya agar setelah ditanam bibit tidak mengalami kerontokan dan memudahkan dalam perawatannya.

Maka dari itu jika bibit yang anda miliki masih kecil sebaiknya dilakukan pembesaran terlebih dahulu dalam polybag/planterbag dan jangan terburu-buru menanamnya, karena bibit yang masih kecil jika langsung ditanam di lahan pertumbuhannya akan lambat, bahkan jika dilakukan perbandingan, dari bibit yang sama yang dibesarkan di polybag dan yang ditanam di lahan pertumbuhannya akan lebih cepat bibit yang dibesarkan di polybag/planterbag.

PERSIAPAN LUBANG TANAM

Buat lubang tanam untuk penanaman bibit durian montong dengan ukuran panjang 80 cm dan lebar juga 80 cm, sedangkan kedalamannya menyesuaikan dengan tinggi polybag ataupun planterbag tempat penanamannya, sehingga saat ditanam pangkal batang bibit pada permukaan polybag sejajar dengan permukaan lahan.

Campurkan tanah galian dengan sekam mentah sebanyak 20-30% dari tanah galian, Tambahkan pula Furadan 3 GR dengan cara ditaburkan, (Furadan 3GR adalah salah satu merk dagang insektisida yang juga nematisida berbentuk butiran (granul). Furadan 3GR dapat digunakan untuk mengendalikan berbagai jenis hama pada tanaman seperti nematoda (puru akar), penggerek batang, cacing, uret, bekicot (molusca), jontrot dan lain sebagainya), tambahkan juga pupuk NPK 16:16:16 dengan menaburkan pada tanah galian secukupnya.

Sebaiknya diamkan lubang tanam selama 7-10 hari.

TAHAP PENANAMAN

Masukkan bibit beserta polybag/planterbagnya, letakkan bibit tepat di tengah lubang tanam, usahakan tegak lurus dan tidak miring.

Pada saat penempatan bibit usahakan posisi ujung bibit membelakangi sinar matahari atau tidak condong ke matahari (biasanya pada bibit durian ujungnya melengkung) agar nantinya setelah tumbuh tanaman akan mengarah ke sinar matahari sehingga tanaman dapat tegak lurus ke atas.

Buka polybagnya dengan hati-hati agar media tanam di dalamnya tidak pecah, cangkul memutar bibir lubang tanam agar area gembur di sekitar tanaman lebih luas. Kemudian masukkan tanah galian yang telah dipersiapkan sebelumnya hingga penuh.

Buat gundukan di sekitar pangkal batang agar nantinya saat musim hujan tanaman tidak terendam air.

Selanjutnya siram dengan air secukupnya, penyiraman dilakukan sedikit demi sedikit agar meresap dan merata ke bagian dalam media tanam.

Demikian ulasan mengenai cara menanam durian montong, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit durian ataupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com.

Sumber : Channel Youtube Agus Widodo