Cabe keriting sampai saat ini masih menjadi kebutuhan dasar dalam masakan nusantara, sehingga permintaan pasarnya masih cukup tinggi. Melihat dari peluang tersebut tentunya akan sangat menguntungkan bagi para petani pembudidaya.

Budidaya cabe merah keriting ini cukup mudah untuk dilakukan, namun demikian tetap membutuhkan pengetahuan khusus dan ketelitian dalam budidayanya terlebih lagi bagi petani yang masih pemula.

Untuk mengetahui Cara Menanam Cabe Merah Keriting, silakan simak penjelasannya pada artikel berikut ini.

TAHAP PERSIAPAN BIBIT

Langkah awal dalam budidaya tanaman cabe merah keriting adalah mempersiapkan bibitnya. Bibit tanaman cabe merah dapat diperoleh dengan melakukan penyemaian benih/bijinya.

Dalam melakukan penyemaian ada 2 hal yang harus disiapkan yaitu benih cabe merah keriting dan media atau tempat penyemaian.

Benih cabe merah keriting saat ini cukup mudah didapatkan di toko pertanian di sekitar anda atau di SentraTani.com.

Media semai yang digunakan berupa campuran tanah dan kompos/pupuk organik dengan perbandingan 1:1, masukkan media semai pada wadah tempat menyemai benih seperti polybag, tray semai atau penyemaian ini juga bisa dilakukan langsung pada lahan. Semaikan biji pada media yang telah disiapkan. Lakukan penyiraman secara rutin setiap hari, bibit yang sudah siap dipindah tanam adalah yang sudah berdaun 3-4 atau sudah berusia 25 hari setelah semai.

TAHAP PENGOLAHAN LAHAN

Sembari menunggu bibit dalam persemaian siap untuk ditanam, tahapan selanjutnya adalah pengolahan lahan.

Gemburkan lahan dengan cara ditraktor atau dicangkul. Buat bedengan dengan ukuran tinggi 20-30 cm, lebar 120-140 cm, jarak antar bedengan 20-30 cm sedangkan panjangnya disesuaikan dengan lahan yang digunakan.

Taburkan kapur pertanian dan juga tambahkan pupuk kandang/pupuk organik pada bedengan, campurkan pupuk organik tersebut dengan tanah bedengan, rapikan kembali permukaan bedengan.

Tutup bedengan dengan mulsa hitam perak, dengan warna perak di bagian atas. Pemasangan mulsa sebaiknya dilakukan siang hari agar mulsa mudah ditarik dan dikembangkan maksimal.

Pengolahan lahan ini dilakukan minimal satu minggu sebelum tanam.

TAHAP PENANAMAN

Sebelum bibit ditanam, terlebih dahulu buat lubang tanam pada bedengan, jarak tanam yang baik adalah 60 cm dalam barisan dan 70 cm antar barisan.

Tanam bibit dengan terlebih dahulu mencabutnya dari persemaian secara hati-hati. Masukkan bibit pada lubang tanam yang telah dibuat sebelumnya, setiap lubang diisi dengan satu bibit tanaman, kemudian tutup kembali dengan memadatkan media perlahan hingga bibit erat tertanam dan tidak mudah roboh.

Proses pindah tanam sebaiknya dilakukan pada sore hari dan dibarengi dengan penyiraman untuk mencegah tanaman menjadi layu. Dan agar pertumbuhan tanaman lebih maksimal, saat penyiraman bisa ditambahkan pupuk hayati dengan dosis 50 ml per 20 liter air.

Demikian ulasan mengenai cara menanam cabe merah keriting, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih cabe berbagai jenis ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com.

Referensi: Channel Youtube INFO RAGAM PERTANIAN