Ketersediaan benih menjadi langkah awal untuk menanam terong hijau. Benih atau biji terong hijau selain dapat dibeli di toko-toko pertanian juga dapat dibuat sendiri dari buahnya.

Buah terong yang dapat diambil bijinya untuk ditanam adalah terong yang sudah tua dengan kualitas yang baik, baik itu terong hasil dari penanaman sebelumnya atau bisa juga menggunakan terong sayur yang dibeli di pasar.

Untuk mengetahui cara menanam terong hijau dari buahnya silakan simak penjelasannya pada artikel berikut ini.

SIAPKAN BENIH/BIJI TERONG

Sebagaimana telah dijelaskan diatas,  benih/biji terong ini dapat diperoleh dari tanaman terong sebelumnya, pilihlah terong yang sudah benar-benar tua yang telah kuning atau matang di pohonnya, atau bisa juga dari buah terong sayur yang dibeli di pasar, akan tetapi pilihlah yang sudah tua meskipun kulitnya masih berwarna hijau.

Kupas kulit luarnya, sisakan bagian dalam yang menyimpan biji, remas-remas terong yang sudah dikupas sembari merendamnya dalam air agar lebih mudah untuk memisahkan biji dari daging buahnya. Setelah terpisah bersihkan biji lalu tiriskan kemudian jemur hingga kering, dan setelah kering biji/benih terong hijau siap untuk ditanam.

TAHAP PENANAMAN 

Terlebih dahulu siapkan media tanamnya, yaitu berupa cocopeat atau sabut kelapa yang telah dihaluskan. Perlu diingat bahwa cocopeat yang dapat digunakan untuk media tanam adalah cocopeat yang sudah disterilkan dari zat tanin yang terkandung didalamnya, karena zat tanin tersebut dapat menghambat pertumbuhan tanaman. Cara sederhana untuk menghilangkan zat tanin tersebut adalah dengan mencuci cocopeat. Letakkan cocopeat di atas saringan, alirkan air di atasnya, remas-remas cocopeat hingga air cuciannya jernih, kemudian keringkan dengan menjemurnya dibawah sinar matahari. Sebelum digunakan basahi terlebih dahulu cocopeat hingga lembab, jangan terlalu basah, yaitu jika dipegang tidak basah akan tetapi dingin/mengandung air. Masukkan cocopeat tersebut ke dalam polybag-polybag kecil.

Atau bisa juga menggunakan campuran tanah, kompos dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1, aduk dan campurkan hingga merata kemudian masukkan ke dalam polybag kecil, siram hingga merata.

Buat satu lubang tanam pada masing-masing polybag, masukkan 1 benih pada setiap lubang tanam tersebut kemudian tutup kembali dan ikuti dengan penyiraman. Letakkan di bawah naungan yang sedikit terkena sinar matahari.

Setelah berumur sekitar 2 minggu dari penanaman, bibit sudah tumbuh dan memiliki beberapa daun. Dan bibit terong hijau sudah dapat dipindah tanam pada polybag yang lebih besar, pot atau ditanam langsung pada lahan setelah berusia kurang lebih 25 hari.

Demikian ulasan mengenai cara menanam terong hijau dari buahnya, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih terong berbagai jenis dan varietas ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com.

Referensi : Channel Youtube Restart RF