Ketersediaan bibit merupakan langkah awal dalam budidaya tanaman, dan tak terkecuali tanaman strawberry.

Untuk mempersiapkan bibit tanaman strawberry, selain dapat dilakukan dengan menyemai bijinya dapat pula dilakukan dengan 2 cara lain yaitu melalui sulur dan pemisahan anakan.

Pembibitan tanaman strawberry menggunakan 2 cara ini akan lebih menguntungkan karena tingkat keberhasilannya tinggi dan lebih cepat jika dibandingan dengan penyemaian bijinya.

Menanam stroberi dari biji memang sangat mudah sekali dilakukan, akan tetapi membutuhkan waktu yang cukup lama, setidaknya 70-90 hari sampai tanaman benar-benar siap dipindahkan dari media semaian.

Dengan menggunakan 2 cara ini, dalam 2 sampai 4 minggu, tanaman strawberry sudah bisa tumbuh dengan baik.

Perbanyakan melalui sulur

Perbanyakan tanaman strawberry melalui sulur dilakukan ketika tanaman strawberry masih dalam masa vegetatif (masa pertumbuhan batang dan daun), biasanya dari sela pelepah daun akan tumbuh sulur, dan pada setiap ruas sulur akan tumbuh anakan strawberry. Sulur dari tanaman strawberry bisa tumbuh sampai 30 cm.

Caranya adalah dengan menanam tunas atau anakan yang tumbuh pada ruas sulur tersebut pada media tanam yang baru yaitu berupa polybag kecil atau bisa juga menggunakan cup yang telah diisi media tanam berupa tanah humus dengan tanpa memotong sulur dari tanaman induk.

Dalam beberapa hari saja, akan tumbuh akar, dan perkembangan daun pada anakan strawberry tersebut semakin cepat.

Setelah akar tumbuh pada anakan strawberry tersebut, biasanya akan tumbuh sulur baru dari pelepah daun anakan strawberry. Lakukan hal yang sama, maka dalam waktu singkat, anda sudah bisa mendapatkan 3-5 anakan strawberry.

Setelah akar dirasa sudah tumbuh cukup baik, anda bisa memotong sulur dari indukan strawberry.

Begitu seterusnya, jika anakan Strawberry dari sulur ke-2 sudah terlihat tumbuh bagus, Anda bisa memotong sulur dari anakan strawberry yang pertama.

Pemisahan anakan

Tanaman strawberry yang tumbuh subur akan memiliki banyak anakan dalam satu rumpun jika pada tanaman strawberry tersebut tidak tumbuh sulur yang memanjang.

Anakan tersebut bisa dipisahkan pada media tanam yang baru untuk dijadikan bibit baru.

Caranya adalah dengan memisahkan anakan strawberry tersebut beserta akarnya menggunakan pisau.

Setelah dipisahkan, tanam anakan tersebut pada media tanam dalam polybag yang baru.

Kedua cara perbanyakan tanaman strawberry tersebut tergolong cepat dan efektif, dan tentunya bibit yang dipindah tersebut bisa lebih cepat berbuah jika dibandingkan dengan perbanyakan atau pembibitan dengan menanam bijinya.

Demikian ulasan mengenai cara memperbanyak tanaman strawberry, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih strawberry ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi: Channel Youtube Lombok Organik