Dalam budidaya tanaman secara organik tentu tidak lepas dari penggunaan pupuk organik seperti pupuk kompos agar tanaman tumbuh dan berproduksi secara optimal.

Pupuk kompos adalah pupuk organik yang dibuat dengan proses pembusukan sisa-sisa bahan organik, baik limbah tanaman maupun hewan yang diolah dengan melakukan fermentasi terlebih dahulu.

Diantara bahan organik yang dapat digunakan untuk membuat pupuk kompos adalah kohe/kotoran hewan sapi yang dicampur dengan berbagai bahan organik lainnya dan melalui proses fermentasi.

Proses fermentasi ini penting untuk dilakukan karena kotoran yang baru keluar dari perut hewan ternak jangan langsung digunakan sebagai pupuk, karena masih dalam proses penguraian yang menimbulkan suhu yang tinggi, sehingga apabila langsung diberikan kepada tanaman sebagai pupuk, tanaman akan layu bahkan bisa mengakibatkan kematian.

Kotoran hewan ternak mengandung karbon dan nitrogen, kandungan karbon lebih tinggi dari pada nitrogen, pada kondisi kotoran masih baru merangsang pertumbuhan bakteri pengurai yang bekerja dalam proses dekomposisi yang mana jika digunakan untuk memupuk tanaman bisa mengakibatkan naiknya suhu tanah yang dapat mengakibatkan tanaman menjadi layu dan bahkan mati.

Untuk membuat pupuk kompos, apa saja bahan-bahannya dan bagaimana proses pembuatannya? Berikut ini penjelasannya.

BAHAN-BAHAN

  1. Biang fermentor dengan komposisi 250 ml EM4, 1 ons gula merah yang dihaluskan dan 4 liter air, campurkan dengan mengaduknya hingga merata dan mendiamkannya selama 6 jam agar mikroba dari em4 kembali aktif.
  2. 4 karung kotoran hewan sapi yang sudah kering dan digemburkan.
  3. 1 karung gedebog pisang cacah kecil.
  4. 3 karung serbuk gergaji yang berfungsi untuk memberikan porositas pada kompos.
  5. 50-100 liter air bersih.

CARA PEMBUATAN

Cara membuat pupuk kompos dengan bahan-bahan diatas cukup mudah yaitu dengan menghamparkan bahan-bahan tersebut menjadi beberapa lapis dan menyiramnya menggunakan biang fermentor. Tidak perlu mencampur semua bahan terlebih dahulu, cukup menghamparkannya berlapis saja karena nantinya saat pengadukan juga akan tercampur.

Untuk mempermudah pengerjaannya terlebih dahulu buatlah semacam bak menggunakan kayu/papan sebagai pembatas/dindingnya. Berikut ini ulasan lengkap mengenai tahapan-tahapan Cara Membuat Pupuk Kompos Dari Kotoran Sapi.

  1. Campurkan biang fermentor dengan air, aduk hingga tercampur merata.
  2. Hamparkan 1 bagian serbuk gergaji secara merata pada lapisan pertama, siram menggunakan air yang telah dicampur fermentor hingga basah merata.
  3. Pada lapisan kedua hamparkan 1 bagian kohe sapi secara merata diatas lapisan pertama, siram kembali menggunakan air yang telah dicampur fermentor hingga basah merata.
  4. Pada lapisan ketiga hamparkan 1 bagian cacahan gedebog pisang secara merata diatas lapisan kedua, siram kembali menggunakan air yang telah dicampur fermentor hingga basah merata.
  5. Pada lapisan ke 4 hamparkan 1 bagian kohe sapi secara merata diatas lapisan ke 3, siram kembali menggunakan air yang telah dicampur fermentor hingga basah merata.
  6. Pada lapisan ke 5 hamparkan 1 bagian serbuk gergaji secara merata diatas lapisan ke 4, siram kembali menggunakan air yang telah dicampur fermentor hingga basah merata.
  7. Pada lapisan terakhir hamparkan 2 bagian kohe sapi secara merata diatas lapisan ke 5, siram kembali menggunakan air yang telah dicampur fermentor hingga basah merata.
  8. Tutup menggunakan terpal agar terhindar dari sinar matahari dan hujan, karena jika terpapar sinar matahari mikroba dari em4 akan mati. Diamkan selama kurang lebih 3-4 minggu. Lakukan pengadukan setiap 4 hari sekali agar oksigen lebih merata dan proses fermentasi lebih cepat.
  9. Jika selama proses ada bahan yang kering, lakukan penyiraman kembali, bisa menggunakan penyiraman dengan larutan EM4 (seperti proses awal) atau cukup menyiramnya dengan air bersih/air sumur, dengan tujuan untuk menjaga kelembaban.

Pupuk kompos dari kotoran sapi ini sudah dapat digunakan minimal setelah proses fermentasi selama 21 hari. Pupuk kompos yang sudah matang atau sudah siap digunakan ciri-cirinya adalah suhunya sudah dingin, tidak berbau, sudah berubah dari wujud asalnya dan gembur. Sebelum digunakan angin-anginkan pupuk kompos tersebut terlebih dahulu.

Demikian ulasan mengenai cara membuat pupuk kompos dari kotoran sapi, semoga dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli pupuk kompos ataupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com

Sumber : Channel Youtube Husain _ Uche