Dalam budidaya sayuran, diantaranya adalah pare tentu tidak lepas dari gangguan dan serangan hama, jika serangan hama tidak segera diatasi dapat berakibat menurunnya hasil produksi bahkan menggagalkan panen.

Salah satu hama yang sering menyerang tanaman dan buah pare adalah lalat buah.  Lalat buah adalah serangga yang suka menyerang buah-buahan, berwarna kuning kecoklatan dan tubuhnya mirip dengan tawon/lebah. Lalat buah yang menyerang buah pare adalah lalat buah dewasa yang berjenis kelamin betina. Sedangkan lalat buah jantan sama sekali tidak mengganggu tanaman. Lalat buah betina dewasa ketika memasuki masa reproduksi akan menyimpan telur-telurnya di dalam buah-buahan diantaranya adalah pare. Telur-telur tersebut dalam beberapa hari akan menetas dan menjadi larva berbentuk seperti ulat-ulat kecil berwarna putih. Larva lalat buah akan bertahan hidup di dalam buah inangnya dengan memakan daging buah sampai menjadi lalat buah dewasa. Lalat buah menyerang buah pare yang masih muda maupun buah pare yang sudah tua.

Gejala serangan awal ditandai dengan buah yang menguning pada sebagian kulit buah dan jika diperhatikan terdapat titik hitam pada buah pare yang merupakan tempat lalat betina dewasa memasukkan telur, adapun gejala serangan lanjut akan mengakibatkan busuknya buah, sehingga serangan lalat buah dalam skala luas dapat mengakibatkan gagal panen. Untuk itu pengendalian hama tanaman pare seperti lalat buah harus dilakukan sedini mungkin yaitu dengan melakukan pencegahan sebelum hama tersebut menyerang.

Karena tanaman pare merupakan tanaman sayuran konsumsi, maka dalam mengendalikan hama sebaiknya dilakukan dengan tanpa menggunakan pestisida kimia dan ramah lingkungan, berikut ini penjelasan selengkapnya :

Pengendalian hama lalat buah pada tanaman pare yang akan kita bahas pada kesempatan kali ini adalah secara mekanis dengan cara membungkus buah pare dan memasang perangkap lalat buah.

PEMBUNGKUSAN BUAH

Agar buah pare tidak dihinggapi lalat buah untuk memasukkan telurnya maka langkah mekanis untuk mencegahnya adalah dengan membungkus buah pare. Pembungkusan ini sebaiknya dilakukan sejak buah masih kecil dan belum terdapat tanda-tanda serangan, sedangkan buah yang sudah terlanjur terserang harus dipetik dan dibuang.

Pembungkusan ini dilakukan  menggunakan plastik rol atau semacam plastik es akan tetapi berukuran agak besar dengan diameter sekitar 10 cm dan berukuran panjang. Potong-potong plastik kira-kira seukuran buah pare, ikat salah satu ujungnya, kemudian bungkuskan pada buah pare dan ikat rapat bagian atasnya menggunkan tali rafia, sedikit lubamgi bagian bawahnya.

Cara ini terhitung lebih ekonomis dan ramah lingkungan, karena setelah buah pare dipanen plastik pembungkusnya dapat kembali digunakan.

PEMASANGAN PERANGKAP LALAT BUAH

Untuk mengurangi populasi lalat buah dapat digunakan perangkap lalat buah berupa lem/perekat yang dirancang khusus untuk menangkap jenis serangga pengganggu tanaman. 

Mekanisme atau cara kerja lem perangkap lalat buah ini adalah memberikan aroma yang menarik perhatian lalat buah untuk mendekat pada lem tersebut, dengan jangkauan yang cukup luas, sehingga sangat efektif dalam mengendalikan kerusakan buah akibat pengaruh serangan lalat buah, baik pada saat pembesaran maupun proses matang buah. Selain lalat buah, lem lalat ini juga dapat digunakan untuk menangkap kutu, thrips dan kupu-kupu.

Cara aplikasinya adalah, dengan mengoleskan larutan lem lalat buah secara merata pada bahan seperti plastik (misalnya gelas atau botol plastik) atau seng (bukan kayu) secara merata (tanpa diencerkan), kemudian gantungkan bahan tersebut di dekat lokasi budidaya tanaman buah yang ada.

Dosis lem lalat yang digunakan sekitar 250-300 ml/ha. Sistem kerjanya yaitu serangga yang dimaksud seperti lalat buah akan tertarik mendekati dan ketika tersentuh benda yang sudah diolesi lem ini, akan lekat pada benda tersebut karena lem tersebut mengandung perekat yang sangat kuat.

Demikian ulasan mengenai pengendalian hama tanaman pare, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih pare ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com.

Referensi : Channel Youtube INFO RAGAM PERTANIAN