Dalam budidaya tanaman melon, pemupukan merupakan hal mutlak yang harus dilakukan. Tujuan dari pemupukan ini adalah agar kebutuhan unsur hara tanaman tercukupi sehingga tanaman dapat tumbuh dan berproduksi secara optimal.

Pemupukan pada tanaman melon terdapat 2 fase yaitu pupuk dasar dan pupuk susulan. Dari kedua tahap pemupukan ini memiliki ragam pupuk, dosis dan waktu aplikasi yang berbeda. Untuk lebih jelasnya mari simak ulasan pemupukan tanaman melon berikut ini.

PEMUPUKAN DASAR

Pemupukan dasar dalam budidaya tanaman melon umumnya dilakukan pada saat pengolahan lahan, dimana pupuk dasar dicampurkan dengan tanah pada bedengan.

Setelah terbentuk bedengan, berikan pupuk kandang atau pupuk kompos sebanyak 15-20 ton per hektar.

Tambahkan pula pupuk ZA, KCL dan SP 36 masing-masing 375, 374, 250 kg/hektar. Campurkan pupuk tersebut di atas bedengan dan aduk sampai merata dengan tanah bedengan.

Setelah pemberian pupuk dasar, bedengan ditutup dengan tanah secara merata kemudian rapikan permukaan bedengan tersebut.

PEMUPUKAN SUSULAN

Sedangkan pupuk susulan diberikan setelah bibit melon ditanam pada lahan, untuk menyuplai kebutuhan nutrisi selama tanaman tumbuh, berkembang dan berproduksi.

Untuk hasil yang bagus perlu pemupukan yang berimbang, oleh karena itu dosis dan waktu pemupukan susulan harus tepat diberikan.

Pupuk susulan tanaman melon diberikan dalam 6 tahap, yaitu pada usia 7, 14, 21, 28, 42 dan 50 HST.

Adapun dosis dan waktu pemupukan susulan tanaman melon selengkapnya dapat dilihat pada tabel berikut ini.

Aplikasi pemupukan susulan ini dilakukan dengan sistem kocor atau dengan melarutkan pupuk ke dalam air sesuai dosis. Kocorkan larutan pupuk di sekitar pangkal tanaman dengan dosis 1 gelas berukuran 240 ml per tanaman.

Demikian ulasan mengenai pemupukan tanaman melon, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih melon, pupuk, ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com

Sumber : Channel Youtube Agro TV Indonesia