Kangkung (Ipomoea aquatica Forsk.) adalah tanaman yang dibudidayakan sebagai sayuran.

Kangkung juga merupakan salah satu jenis sayuran yang banyak disukai, dari kalangan anak-anak sampai  dewasa bahkan orang tua menyukainya, selain waktu tanamnya singkat yaitu kurang dari satu bulan sudah dapat dipanen, cara menanamnya pun mudah sehingga andapun bisa menanamnya sendiri.

Jika anda tidak memiliki lahan yang luas untuk menanam kangkung, hal tersebut bukan menjadi kendala, anda bisa menanamnya dalam pot, yang bisa di letakkan di pekarangan sekitar rumah.

Untuk mengetahui cara menanam kangkung dalam pot, mari simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

TAHAP PERSIAPAN BENIH

Langkah awal dalam budidaya kangkung cabut adalah mempersiapkan benih berkualitas unggul, karena benih yang unggul dapat menjadi salah satu penunjang keberhasilan dalam budidayanya.

Benih kangkung cabut berkualitas unggul saat ini cukup mudah untuk didapatkan di toko-toko pertanian baik itu offline ataupun online seperti SentraTani.com

TAHAP PERSIAPAN POT DAN MEDIA TANAM

Siapkan wadah untuk media tanam berupa pot dengan syarat, pot tersebut memiliki lubang-lubang kecil di bawahnya agar air siraman tidak menggenang di dalamnya.

Selanjutnya siapkan media tanam berupa campuran tanah, arang sekam dan pupuk kompos dengan perbandingan 1:1:1, kemudian masukkan media tanam ke dalam pot tersebut.

Tambahkan juga pupuk NPK sebanyak 1 sendok makan untuk pot besar dan setengahnya untuk pot kecil.

Campurkan pupuk NPK secara merata dengan media tanam yang lain, kemudian disiram.

TAHAP PENANAMAN DAN PERAWATAN

Benih kangkung dapat langsung ditanam tanpa melalui proses penyemaian.

Taburkan benih kangkung pada pot secara merata, jangan terlalu banyak agar populasi tidak terlalu padat, tutup benih dengan lapisan arang sekam secara tipis kemudian disiram air.

Hindarkan pot dari guyuran air hujan.

Selang 2-3 hari sejak penanaman benih kangkung sudah tumbuh, agar pertumbuhannya baik jaga kebutuhan air dan pupuknya.

Penyiraman cukup  dilakukan 1 kali sehari, yaitu pada pagi atau sore hari.

Pemupukan susulan dilakukan menggunakan pupuk NPK yang diberikan setiap 5-7 hari sekali dengan sistem kocor. Caranya larutkan pupuk NPK ke dalam air dengan dosis 1 gram per liter, kemudian siramkan.

TAHAP PEMANENAN

Dalam waktu 20-25 hari kangkung yang ditanam dalam pot sudah dapat dipanen, cara panennya pun mudah, kangkung tinggal dicabut.

Demikian ulasan mengenai cara menanam kangkung dalam pot, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih kangkung ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com.

Sumber : Channel Youtube PANAH MERAH TV