Indigofera (Zollingeriana) adalah hijauan pakan ternak jenis leguminosa yang memiliki kualitas nutrisi yang tinggi, mudah dibudidayakan dan tahan terhadap kekeringan, sehingga dapat menjadi alternatif sumber pakan pada musim kemarau.

Tanaman ini memiliki nama lain dalam bahasa Jawa yang berbeda-beda di setiap daerah. Ada yang menyebutnya sebagai Tarum, Nila, Indigo dan Tom.

Dalam dunia pakan ternak, tanaman ini dikenal sebagai sumber protein yang bagus untuk ternak seperti kambing.

Dengan kandungan protein yang cukup tinggi dan palatabilitas yang baik menjadikan tanaman ini banyak diminati oleh peternak.

Meskipun demikian, tidak disarankan untuk menggunakan indigofera sebagai pakan tunggal. Tetap harus ditambah jenis pakan lain dalam pemberiannya, misalnya rumput

Indigofera umumnya dikembangkan dengan generatif melalui biji dan melalui proses persemaian terlebih dahulu sebelum ditanam pada lahan. Adapun cara menyemai benih indigofera adalah sebagai berikut :

PERSIAPAN BENIH

Untuk sistem perbanyakan secara generatif pilihlah biji dari tanaman yang sudah tua, berumur sekitar 12 bulan dan belum pernah dipanen sebelumnya, buah yang diambil selanjutnya dijemur hingga kering, kemudian diremas untuk dipisahkan dengan bijinya, biji yang telah terpisah selanjutnya dimasukkan dalam wadah lalu tuangkan air di dalamnya sampai benih tenggelam, aduk perlahan lalu sisihkan dan buang biji yang mengambang atau mengapung, karena benih yang baik adalah benih yang tenggelam, kemudian cuci benih hingga benar-benar bersih lalu tiriskan dan selanjutnya benih siap untuk disemaikan.

Atau jika anda tidak memiliki tanaman sendiri untuk diambil bijinya, biji atau benih indigofera juga dapat dibeli di toko-toko pertanian baik offline maupun online seperti SentraTani.com

PERSIAPAN MEDIA SEMAI

Proses penyemaian memerlukan tempat dan perlakuan khusus, untuk itu diperlukan tempat persemaian yang terpisah dengan areal tanam, tempat persemaian bisa dibuat permanen ataupun sementara.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah pengolahan tanah sebagai media persemaian. Gemburkan tanah dengan cara dicangkul atau dibajak, buat bedengan dengan lebar 100 cm, tinggi 30 cm dan panjangnya menyesuaikan dengan benih yang akan disemaikan.

Bedengan tempat penyemaian ini harus terjamin dari segi ketersediaan unsur hara, kelembaban dan memiliki struktur yang baik.

Untuk memperkaya kandungan unsur hara, tanah pada bedengan ditambahkan dengan pupuk organik, bisa berupa pupuk kandang atau pupuk kompos dan pasir, dengan perbandingan tanah, pasir dan pupuk kandang adalah 1:1:1.

TAHAP PENYEMAIAN

Buat garis lubang/alur memanjang pada bedengan dengan kedalaman sekitar 5 cm, kemudian taburkan benih secara merata.

Lakukan penyiraman agar media senantiasa lembab akan tetapi jangan sampai tergenang.

Beri naungan diatas persemaian dengan paranet dengan intensitas cahaya naungan sekitar 65%.

Setelah bibit berumur 7-10 hari dari penyemaian, bibit yang sudah tumbuh siap untuk dipindahkan pada polybag ukuran 0,5 kg, kemudian lakukan penyiraman secukupnya.

Setelah bibit berumur 3 minggu pindahkan pada polybag yang lebih besar, dan jika bibit sudah mencapai tinggi 40-60 cm bibit sudah siap ditanam pada lahan.

Demikian ulasan mengenai cara menyemai benih indigofera, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih indigofera ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com.

Referensi : Channel Youtube Mata Visual Media