Tanaman buah delima ( pomegranate ) adalah salah satu jenis tanaman buah perdu yang berasal dari daerah timur tengah tepatnya dari Iran, Tanaman ini termasuk dalam famili Lythraceae.  Pohon delima ini berbentuk perdu dengan ketinggian hanya sekitar 2 – 5 meter saja.

Tanaman buah delima dapat tumbuh baik pada daerah subtropik hingga tropik seperti Indonesia, dari dataran rendah sampai di bawah 1.000 m dpl. Tumbuhan ini menyukai tanah gembur yang tidak terendam air, dengan air tanah yang tidak dalam.

Buah delima memiliki rasa yang manis, buahnya dapat langsung dikonsumsi atau di jadikan pelengkap sebagai bahan rujak, juice, sari buah.

Bagi anda yang tidak memiliki cukup lahan untuk menanam delima, hal itu tidak menjadi alasan karena tanaman delima dapat ditanam pada pot dan bisa di letakkan di pekarangan sekitar rumah anda, selain untuk dijadikan tanaman penghasil buah juga dapat dijadikan tanaman hias.

Jika anda tertarik untuk menanamnya, berikut ini cara menanam buah delima dalam pot.

PEMILIHAN BIBIT

Bibit tanaman merupakan hal  yang sangat menentukan tingkat keberhasilan tabulampot. Terdapat dua jenis bibit tanaman, yaitu bibit hasil perbanyakan generatif (dari biji) dan bibit hasil perbanyakan vegetatif (cangkok, okulasi dan penyambungan).

Untuk budidaya tabulampot sebaiknya gunakan bibit hasil perbanyakan vegetatif. Kelebihan bibit hasil vegetatif yaitu sifat tanamannya bisa dipastikan, karena sama dengan sifat induknya. Sehingga keberhasilannya lebih mudah diprediksi. Selain itu, bibit perbanyakan vegetatif lebih cepat berbuah.

Pilihlah bibit yang kita tahu persis sifat-sifatnya, sehat, dan juga bebas dari hama dan penyakit tanaman. Untuk memastikannya biasanya bibit tersebut telah memiliki sertifikat dari komunitas atau lembaga terpercaya.

PEMILIHAN POT

Pemilihan pot sebagai wadah memerlukan perencanaan karena akan digunakan dalam jangka panjang, pot bisa menggunakan drum, plastik, planter bag, atau juga semen cor. Sesuaikan pot dengan ukuran bibit yang akan ditanam, semakin tinggi bibit yang akan ditanam, gunakanlah pot yang memiliki tinggi serta diameter yang lebih besar.

Sebagai contoh bibit delima yang memiliki tinggi 30-40 cm, gunakanah pot yang memiliki diameter 40-50 cm.

Hal penting yang harus diperhatikan dalam pemilihan pot adalah pastikan bahwa pot tersebut memiliki lubang di dasar pot yang berfungsi mengalirkan sisa air setelah penyiraman agar akar tidak terendam.

Selain itu pot yang baik juga harus memiliki kaki atau alas yang memisahkan dasar pot dengan tanah. Hal ini penting untuk aliran drainase dan memudahkan pengawasan agar akar tanaman tidak menembus tanah, jika pot yang anda miliki tidak memiliki kaki, gunakan batu-bata atau yang sejenisnya untuk mengganti kaki pot.

MEDIA TANAM

Syarat media tanam tabulampot yang baik yaitu harus bisa menyimpan air dan memasok nutrisi yang dibutuhkan tanaman.

Media tanam yang biasa digunakan antara lain campuran tanah, kompos/pupuk kandang dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1. Untuk menekan biaya, gunakan bahan baku yang banyak ditemui di lingkungan sekitar anda.

Pupuk kandang yang digunakan adalah pupuk kandang yang telah matang atau telah melalui proses fermentasi terlebih dahulu.

TAHAP PENANAMAN BIBIT

  • Siapkan bahan-bahan media tanam, kemudian ayak dan buang kerikil-kerikil jika ada di dalamnya. Campurkan bahan-bahan tersebut hingga merata.
  • Sebelum memasukkan media tanam pada pot, letakkan pecahan genteng atau potongan-potongan sterofoam pada dasar pot, satu lapis saja setinggi 5 cm. Bisa juga juga ditambahkan satu lapis ijuk atau sabut kelapa.
  • Kemudian isi dengan media tanam yang sudah disiapkan hingga setengah tinggi pot.
  • Untuk mengurangi penguapan, pangkas sebagian daun atau batang bibit tanaman.
  • Buka polybag bibit tanaman delima, dengan hati-hati, letakkan tepat ditengah-tengah pot, atur peletakan agar tanaman tegak lurus/tidak miring, timbun dengan media tanam yang sama hingga pangkal batang.
  • Padatkan media tanam di sekitar pangkal batang, pastikan tanaman sudah kuat tertopang, kemudian siram dengan air untuk mempertahankan kelembaban.
  • Simpan tabulampot di tempat yang agak teduh untuk beradaptasi. Siram setiap pagi atau sore hari. Setelah satu minggu, letakkan tabulampot di tempat terbuka.

Demikian ulasan mengenai cara menanam buah delima dalam pot, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit delima ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com

Sumber : Channel Youtube Taman Inspirasi