Dalam budidaya tanaman kelengkeng yang ditanam dalam pot tak jarang mengalami beberapa kendala, diantaranya adalah kerontokan bunga. Jika kerontokan hanya sedikit mungkin tidak begitu mengkhawatirkan, namun jika kerontokan yang terjadi sangat banyak maka hal ini dapat menurunkan hasil produksi buah bahkan menggagalkan panen. Untuk itu saat tanaman memasuki masa pembungaan perlu diberi perlakuan sebagai usaha untuk mencegah kerontokan tersebut.

Berikut ini hal yang perlu dilakukan pada bunga kelengkeng agar tidak rontok :

  1. PEMUPUKAN

Pemupukan disini selain bertujuan untuk mencegah kerontokan bunga dan buah juga untuk mengoptimalkan pembungaan dan pembuahan agar lebih optimal, adapun jenis dan dosis pupuk yang diberikan adalah sebagai berikut :

  • Pupuk MKP (Mono Kalium Phosphate ) salah satu pupuk yang menyediakan unsur hara P (52%) dan K (34%), bebas nitrogen dan amonium, atau sering juga disebut dengan pupuk PK. Unsur hara P dan K dibutuhkan tanaman untuk merangsang pembungaan hingga terbentuknya buah. Dosisnya adalah 3-5 g/l.
  • Pupuk KNO3 Putih (Potasium Nitrat atau disebut juga Kalium Nitrat) adalah pupuk kimia dengan kandungan Kalium (K) 45% dan Nitrogen (N) 13%. Kalium dan Nitrogen adalah nutrisi yang sangat penting bagi tanaman. Fungsi Pupuk KNO3 putih di antaranya adalah, meningkatkan ketahanan tanaman terhadap kekeringan, meningkatkan daya tahan tanaman terhadap penyakit jamur patogen ( misalnya penyakit layu ), merangsang pertumbuhan dan perkembangan akar, meningkatkan rasa asli (manis , pedas , asam dll.), unsur kaliumnya dapat mencegah kerontokan bunga dan buah. Dosisnya adalah 2-5 g/l.
  • Pupuk magnesium sulfat, pupuk ini berfungsi agar kalium dan fosfor lebih maksimal diserap oleh tanaman. Fungsi dari magnesium sulfat ini juga berfungsi untuk memperbaiki kualitas daun agar tanaman tahan terhadap suhu dan juga dapat meningkatkan resistensi tanaman terhadap kekeringan dan serangan hama dan penyakit. Dosisnya adalah 1-3 g/l.

Larutkan semua pupuk ke dalam air dengan menyesuaikan dosis dan jumlah tanaman yang akan diberi pemupukan. Siramkan ke media pada pot dengan dosis 1-2 liter per tanaman. Pupuk ini diaplikasikan sebanyak 3 kali selama proses pembungaan.

  1. PEMANGKASAN

Pemangkasan ini dilakukan pada cabang yang tidak produktif dan juga tunas-tunas air agar nutrisi yang diserap akar terfokus pada proses pembuahan, karena jika nutrisi terbagi antara pembungaan dan pertumbuhan tunas/cabang maka hal ini dapat menyebabkan rontoknya bunga. Pemangkasan juga  bertujuan untuk membentuk percabangan tanaman agar cahaya matahari dapat menembus ke seluruh bagian tanaman.

Demikian ulasan mengenai cara mengatasi bunga kelengkeng rontok, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit kelengkeng, pupuk, pestisida maupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com

Sumber : Channel Youtube INFO RAGAM PERTANIAN