Kelebihan Dan Kekurangan Pupuk Organik

Seiring dengan tingginya minat dalam pertanian secara organik tentu penggunaan pupuk organik pun meningkat. Dan dari hal tersebut tentu akan memunculkan banyak pertanyaan mengenai pupuk organik, diantaranya adalah apa kelebihan dan kekurangan dari pupuk organik tersebut.

Nah untuk menambah pengetahuan dan menjawab rasa penasaran mengenai hal tersebut, maka pada artikel kali ini akan kita ulas mengenai apa saja Kelebihan Dan Kekurangan Pupuk Organik secara lengkap, berikut ini alasannya.

Related Post

KELEBIHAN PUPUK ORGANIK

  • Bahan baku untuk membuat pupuk organik tersebut relatif tersedia di sekitar kita, misalnya kotoran hewan untuk membuat pupuk dasar atau pupuk organik padat sangat mudah sekali diperoleh, untuk membuat POC atau pupuk organik cair juga banyak sekali bahan-bahan yang bisa diperoleh dari alam seperti misalnya bonggol pisang, sabut kelapa, daun lamtoro dan sebagainya.
  • Biaya untuk membuat pupuk organik cukup murah, hal ini karena bahan yang digunakan mudah diperoleh dan banyak tersedia di alam bahkan beberapa bahan bisa diperoleh secara gratis. Selain itu proses pembuatannya mudah dan dengan peralatan yang sederhana dan dapat pula dilakukan secara mandiri. Sehingga dengan menggunakan pupuk organik ini dapat menekan biaya atau ongkos produksi pertanian dari lahan yang dikelola.
  • Kelebihan penggunaan pupuk organik yang selanjutnya adalah dari output atau hasil produksi dari pertanian tersebut. Output atau hasil produksi dari pertanian organik ini umumnya akan lebih tahan lama. Misalnya tomat yang dibudidayakan secara organik tanpa memasukkan unsur kimia seperti pupuk kimia maka tomat yang dihasilkan akan lebih tahan lama, tidak mudah busuk meskipun tidak disimpan dalam lemari es. Selain itu hasil produksi pertanian juga lebih sehat karena tidak mengandung residu kimia yang berbahaya.
  • Penggunaan pupuk organik dalam jangka panjang dapat memperbaiki dan menjaga biologi tanah dengan hidupnya mikroba serta jamur baik serta makhluk-makhluk yang seharusnya hidup di tanah yang sebelumnya rusak karena penggunaan bahan kimia. Dan setelah biologi tanah pulih maka akan lebih sehat untuk ekosistem dan juga manusia yang tinggal di sekitarnya.

KEKURANGAN PUPUK ORGANIK

  • Sulit menentukan dosis karena dari bahan organik yang berbeda juga memiliki kandungan dengan output yang berbeda pula, meskipun itu dengan takaran yang sama. Maka dari itu dalam pembuatan pupuk organik ataupun pestisida organik perlu dilakukan uji dosis sebelum diaplikasikan pada lahan tanaman yang luas.
  • Membutuhkan proses dalam pembuatannya, berbeda jika menggunakan pupuk kimia sintetis yang dengan mudah dibeli dan diaplikasikan begitu saja. Seperti misalnya jika hendak menggunakan pupuk organik padat atau juga POC, terlebih dahulu harus melalui tahapan atau proses pembuatan dan juga melewati proses fermentasi. Namun demikian meskipun membutuhkan proses dan memakan waktu tetapi penggunaan pupuk organik ini merupakan investasi jangka panjang  yang mana manfaatnya akan dirasakan nantinya.
  • Daya serap pupuk yang lambat, hal ini karena memang sifat dari pupuk organik ini adalah slow release, sehingga akan terasa lambat untuk melihat manfaatnya pada tanaman. Akan tetapi secara perlahan tidak akan jauh berbeda output yang dihasilkan antara penggunaan pupuk kimia sintetis dan pupuk organik. Sebenarnya pola penyerapan yang lambat ini masih bisa diatasi dengan cara menggunakan POC dan dispraykan atau disemprotkan pada stomata daun sehingga unsur hara yang dibutuhkan tanaman tersebut langsung sampai ke “dapur” daun untuk segera diproses.
  • Membutuhkan keahlian dalam pembuatannya, seperti misalnya dalam pembuatan pupuk organik cair salah satu bahan utamanya ada yang tidak tampak misalnya baktri dan juga jamur, sehingga prose pembuatannya membutuhkan keahlian atau pengalaman yang memadai.

Demikian ulasan mengenai kelebihan dan kekurangan pupuk organik, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk Anda.

Untuk membeli pupuk organik ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi: Channel Youtube Ensiklo