Pertumbuhan pohon durian membutuhkan waktu lama, umumnya baru akan berbuah pada usia minimal 5 tahun.

Pertumbuhan bibit durian paling rawan terjadi pada saat tanaman akan mencapai tinggi 1,5 meter – 2 meter, yakni pada tanaman berusia sekitar 1 tahun. Untuk mencapai tinggi tersebut, banyak hal bisa terjadi jika terjadi kekeliruan dalam perawatannya, misalnya serangan jamur dan penyakit lainnya.

Karena itu, untuk memacu pertumbuhannya, harus dijamin bahwa asupan nutrisi dari tanah cukup. Pada bibit 1 kaki, untuk mencapai tinggi 1,5 meter – 2 meter,  memerlukan waktu selama 2 – 3 tahun. Sedangkan, dengan menambah kaki sebanyak 2 atau lebih akan memacu pertumbuhannya karena nutrisi yang diperlukan terpenuhi tidak hanya dari 1 kaki saja.

Semakin banyak batang bawahnya berarti semakin banyak pula akarnya sehingga penyerapan unsur hara dan makanannya banyak, jadi pertumbuhannya bisa cepat dan biaya perawatannya juga bisa dipangkas.

Jadi, dengan cepatnya pertumbuhan, biaya produksi bisa dikurangi, dan panen bisa lebih cepat.

Selain itu, dengan banyaknya kaki, tanaman tersebut tidak akan mudah roboh karena ditopang dengan banyak kaki. Semakin tua usia tanaman, sambungan tersebut tidak akan terlihat karena semua batangnya menyatu menjadi 1 pohon namun akarnya menyebar lebih jauh.

Jadi kaki ganda itu, merupakan penambahan batang bawah lebih dari satu. Bagi para pekebun cukup menggunakan 3 kaki saja, namun untuk kolektor bisa lebih banyak dari itu, bahkan ada yang pasang 20 kaki.

Selain yang telah disebutkan diatas, kaki ganda juga bisa memberikan manfaat sbb:

  • Perakaran semakin kuat dan luas, sehingga bisa memberi nutrisi dan suplai yang bagus untuk batang utama.
  • Mempercepat pertumbuhan vegetatif sehingga tanaman bisa cepat besar dan saat terjadi pertumbuhan generatif, tanaman bisa berbuah lebih cepat dari kondisi alamiahnya.
  • Meningkatkan kualitas dan kuantitas buah, karena sistem perakaran yang banyak dan luas.
  • Tampilan pohon jadi unik dan lebih kokoh dan kuat, apalagi jika sudah berukuran besar.

Dalam teknik penyambungan, tidak ada perbedaan dengan penyambungan pada umumnya. Yang penting dalam penyambungan tersebut, harus mempertimbangkan tinggi area sambungan, yakni jarak antara sambungan dengan permukaan tanah sekitar 15 cm sampai 20 cm.

Hal tersebut untuk menghindari cipratan air bercampur tanah akibat hujan. Pasalnya, jika di sambungan terkena cipratan air, pada sambungan tersebut rentan terhadap serangan jamur yang berkembang di tanah, begitu juga hama dan penyakit lainnya.

Untuk penjelasan selengkapnya mengenai langkah-langkah Cara Sambung Kaki Ganda Pohon Durian  adalah sebagai berikut :

ALAT DAN BAHAN

Peralatan yang kita perlukan antara lain :

  • Pisau okulasi atau cutter yang tajam dan steril
  • Grafting tape atau plastik es atau plastik PE 02
  • Batang bawah (root stock) dari persemaian biji durian
  • Entres atau batang atas

TAHAP PENYAMBUNGAN

Siapkan bibit tanaman yang akan di beri kaki, dan batang bawahnya sesuai jumlah yang diinginkan. Perlu diperhatikan, bahwa sebelum dilakukan proses sambung kaki, tanaman harus sudah dalam keadaan segar dan subur, namun 2-3 minggu sebelumnya jangan di beri pupuk dan kurangi penyiraman agar kondisi kambium cukup tebal dan kandungan airnya rendah.

Tanam batang utama dan batang calon kaki dalam satu polybag, dengan susunan mengelilingi batang utama. Batang bawah (root stock) biasanya berasal dari biji (seedling) durian lokal yang sudah mampu beradaptasi dengan kondisi iklim dan tanah pada daerah setempat, dan kaki tambahan juga bisa dari jenis seedling yang sama, ataupun berbeda jenis asalkan masih satu keluarga yaitu durian.

Yang akan kita buat kali ini adalah sambung kaki ganda dengan 3 kaki yang terdiri dari satu batang utama dan 2 batang bawah.

Langkah pertama, pilih bibit dengan batang paling besar untuk dijadikan batang utama, batang bawah yang akan dijadikan kaki ganda disayat kanan kirinya agar membentuk lancip seperti baji, akan tetapi sayatan dibuat lebih panjang sebelah yaitu pada sisi yang akan ditempelkan pada batang utama. Irisan dibuat serata mungkin sehingga saat ditempelkan tidak terdapat rongga dan menempel dengan sempurna.

Kupas kulit pada batang utama dari bawah ke atas seperti perlakuan pada sambung sisip, potong kulit yang telah dikupas akan tetapi sisakan sedikit pada bagian atasnya untuk menyisipkan batang bawah.

Tempelkan batang bawah yang telah dipotong pada batang utama yang telah dikupas kulitnya.

Ikat sambungan menggunakan plastik PE 02 atau plastik es, ikat serapat mungkin sampai seluruh bagian sambungan tertutup dan agar saat hujan air tidak masuk.

Lakukan hal yang sama pada batang bawah yang kedua akan tetapi penempelan dilakukan diatas sambungan pertama.

Setelah sambungan melekat cukup kuat dan menyatu dengan batang utama atau setelah berumur sekitar 1 bulan lebih lakukan sambung sisip pada batang utama.

SAMBUNG SISIP

Siapkan batang atas atau entres yang dipilih dari pohon induk. Pohon induk yang akan diambil batang atasnya harus berasal dari varietas unggul, produktif, sehat serta terbebas dari serangan hama dan penyakit.

Ambil entres dari pohon induk berupa cabang yang ujungnya tidak sedang tumbuh ( tidak terdapat daun muda/cabang dorman) dan memiliki tunas-tunas kecil pada ketiak daun.

Entres yang baik adalah yang tidak terlalu tua dan juga tidak terlalu muda (setengah berkayu), potong entres pilihan kemudian pangkas semua daun dan rantingnya.

Pilih bagian batang yang lurus pada batang bawah diatas sambungan akar ganda, buat dua sayatan vertikal dan sejajar sepanjang 2-3 cm, buat sayatan horizontal di atasnya, kemudian kupas kulit diantara keratan tersebut, kemudian potong, akan akan tetapi sisakan sedikit untuk menyisipkan entres.

Entres yang sudah siap untuk disambungkan kemudian disayat kanan kirinya agar membentuk lancip seperti baji, akan tetapi sayatan dibuat lebih panjang sebelah. Irisan dibuat selurus mungkin sehingga saat ditempelkan tidak terdapat rongga dan menempel dengan sempurna.

Tempelkan entres pada sayatan, kemudian ikat sambungan menggunakan plastik PE atau grafting tape atau plastik es lilin. Pengikatan dilakukan dari bawah ke atas, lakukan dengan hati-hati saat mengikat pada mata tunas agar mata tunas tidak patah, ikat hingga seluruh entres tertutup plastik, kemudian ikat. Untuk melindungi mata tunas, saat pemangkasan daun pada entres sisakan sedikit batang pangkal daun dimana mata tunas tumbuh pada ketiak daun.

Setelah 1 bulan sejak penyambungan biasanya sambungan sudah mulai tumbuh dan pecah tunas, dan pada usia ini batang utama diatas sambungan dipotong agar pertumbuhan entres sambungan lebih cepat.

Demikian ulasan mengenai Cara Sambung Kaki Ganda Pohon Durian , semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit durian maupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi : Channel Youtube tani bibit