Salah satu masalah yang sering dihadapi oleh petani adalah terhambatnya pertumbuhan tanaman yang menyebabkan tanaman tersebut menjadi kerdil.

Ada 2 faktor yang menyebabkan tanaman menjadi kerdil, penyebab pertama adalah ketidakmampuan akar menyerap unsur hara dari dalam tanah karena akar tersebut tidak tubuh dengan baik, dan faktor penyebab kedua adalah pertumbuhan tunas yang tidak maksimal dan menyebabkan pertumbuhan tanaman menjadi sangat lambat.

Pada tanaman yang kerdil, akar dan tunasnya membutuhkan perangsang pertumbuhan khusus agar dapat tumbuh sempurna sehingga tanaman dapat tumbuh dan berproduksi secara optimal.

Untuk mengatasi tanaman kerdil karena akar dan tunas yang tidak tumbuh dengan baik, salah satunya adalah dengan mengaplikasikan ZPT atau zat pengatur tumbuh dari bawang merah.

Bawang merah dapat digunakan sebagai ZPT karena pada bawang merah mengandung Vitamin B1 (Thiamin) dan Allicin yang berguna untuk pertumbuhan tunas. Selain itu umbi bawang merah juga mengandung ZPT Auxin dan Rhizokalin yang dapat merangsang pertumbuhan akar tanaman. Untuk mengetahui cara membuat ZPT dari bawang merah silakan simak penjelasannya pada artikel KampusTani sebelumnya yaitu Cara Membuat ZPT dari Bawang Merah.

Dan untuk mengetahui bagaimana cara aplikasi atau cara penggunaan ZPT dari bawang merah beserta dosis aplikasinya silakan simak penjelasannya berikut ini.

ZPT dari bawang merah ini dapat diaplikasikan dengan cara disemprotkan ke seluruh bagian tanaman, dikocorkan ke media tanam/tanah di sekitar tanaman dan juga dapat digunakan untuk merendam bibit batang stek dan biji/benih tanaman, untuk merangsang pertumbuhan akar pada stek batang dan mempercepat perkecambahan pada benih/biji.

  1. Disemprotkan

Cara penggunaan atau cara aplikasi ZPT bawang merah yang pertama adalah dengan cara disemprotkan pada seluruh bagian tanaman. Dosisnya adalah 1:15, yaitu dengan mencampurkan 1 bagian ZPT dan 15 bagian air, misalnya untuk 100 ml larutan ZPT bawang merah dapat dicairkan dengan 1,5 liter air. Aduk dan campurkan hingga merata. Semprotkan Larutan ZPT tersebut pada tanaman yang baru tumbuh yaitu sekitar 3-4 hari setelah tanaman atau tanaman yang kerdil untuk merangsang pertumbuhan tunas dan juga akarnya.

  1. Dikocorkan atau disiramkan

ZPT dari bawang merah juga dapat diaplikasikan dengan cara dikocor atau disiramkan pada media tanam, baik itu tanaman yang ditanam dalam pot, polybag ataupun yang ditanam langsung pada tanah. Sedangkan dosisnya adalah 1:10, yaitu dengan mencampurkan 1 bagian ZPT dan 10 bagian air, misalnya untuk 100 ml larutan ZPT bawang merah dapat dicairkan dengan 1 liter air. Aduk dan campurkan hingga merata. Kocorkan pada media tanam di sekitar perakaran tanaman untuk merangsang pertumbuhan akarnya.

  1. Perendaman

ZPT bawang merah ini dapat pula digunakan untuk merangsang tumbuhnya akar pada batang tanaman yang akan distek dan juga untuk merendam benih/biji agar mempercepat perkecambahan. Caranya adalah dengan merendam bagian batang yang akan distek atau benih tanaman pada larutan ZPT bawang merah. Dosisnya adalah 1:10, misalnya untuk 100 ml larutan ZPT bawang merah dapat dicairkan dengan 1 liter air. Rendam batang stek atau benih pada larutan ZPT tersebut selama kurang lebih 2 jam.

Demikian ulasan mengenai Cara Penggunaan ZPT dari Bawang Merah, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli ZPT, pupuk, benih, bibit ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi: Channel Youtube ALAM ORGANIK