Selain dapat digunakan sebagai bumbu masakan ternyata bawang merah juga sangat bermanfaat di dunia pertanian, terutama pertanian organik. Bawang merah sangat bermanfaat dalam dunia pertanian, karena bawang merah ini mengandung hormon yang dapat digunakan untuk merangsang pertumbuhan tanaman atau disebut dengan ZPT.

Bawang merah dapat digunakan sebagai ZPT karena pada bawang merah mengandung Vitamin B1 (Thiamin) dan Allicin yang berguna untuk pertumbuhan tunas. Selain itu umbi bawang merah juga mengandung ZPT Auxin dan Rhizokalin yang dapat merangsang pertumbuhan akar tanaman.

Thiamin dan Allicin akan membentuk ikatan allithiamin yang mudah diserap oleh sel tanaman yang akan memacu pertumbuhan tunas dan daun. Sedangkan hormon Auksin akan memacu protein tertentu yang dapat mengaktifkan enzim untuk pemanjangan sel tumbuhan.

Meskipun saat ini sudah banyak ZPT dijual di pasaran, tetapi akan lebih menyenangkan jika kita dapat membuatnya sendiri, dan akan lebih menghemat pengeluaran tentunya.

Untuk mengetahui Cara Membuat ZPT dari Bawang Merah, silakan simak penjelasannya pada artikel berikut ini.

BAHAN DAN ALAT

  • 5 biji bawang merah atau sekitar 30-40 gram
  •  1 liter air
  • Blender atau alat penumbuk
  • Botol

PROSES PEMBUATAN

Haluskan 5 biji bawang merah menggunakan blender, agar lebih mudah tambahkan sedikit air. Jika tidak ada blender bisa juga menggunakan alat penumbuk.

Setelah halus saring larutan bawang merah tersebut dan masukkan ke dalam botol, kemudian tambahkan 1 liter air, aduk atau kocok dan tutup rapat.

Diamkan selama 2 hari atau 2×24 jam dan ZPT dari bawang merah siap untuk digunakan.

Sedangkan ampasnya dapat digunakan sebagai pupuk untuk tanaman karena ampas bawang merah ini masih memiliki kandungan hormon yang sangat bermanfaat untuk pertumbuhan tanaman.

CARA APLIKASI

ZPT dari bawang merah ini dapat diaplikasikan dengan cara disemprotkan ke seluruh bagian tanaman, dikocorkan ke media tanam/tanah di sekitar tanaman dan juga dapat digunakan untuk merangsang pertumbuhan akar pada stek batang.

Dosis ZPT untuk disemprotkan ke tanaman adalah 1:5, yaitu dengan mencampurkan 1 bagian ZPT dan 5 bagian air, aduk dan campurkan hingga merata. Semprotkan pada tanaman yang baru tumbuh yaitu sekitar 3-4 hari setelah tanaman tumbuh untuk merangsang pertumbuhan tunas dan juga akarnya.

Sedangkan dosis ZPT untuk dikocorkan pada media tanam adalah 1:10, yaitu dengan mencampurkan 1 bagian ZPT dan 10 bagian air, aduk dan campurkan hingga merata. Kocorkan pada media tanam tanaman (di sekitar perakaran tanaman) untuk merangsang pertumbuhan akarnya.

Selain itu ZPT bawang merah ini juga dapat digunakan untuk merangsang tumbuhnya akar pada batang tanaman yang akan distek. Caranya adalah dengan merendam bagian batang yang akan distek pada larutan ZPT bawang merah. Dosisnya adalah untuk 1 liter air bersih dicampur dengan 200 cc larutan ZPT bawang merah. Rendam batang stek pada larutan ZPT tersebut selama kurang lebih 3 atau 5 jam, kemudian ditiriskan, lalu batang stek siap ditanam.

Demikian ulasan mengenai cara membuat ZPT dari bawang merah, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli ZPT, pupuk, benih, bibit ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi: Channel Youtube ALAM ORGANIK