Pemupukan pada tanaman budidaya selain untuk menunjang pertumbuhan dan kesuburan tanaman juga berfungsi untuk mengoptimalkan pembuahan tanaman tersebut, begitu juga pada tanaman kakao.

Pohon kakao yang sudah berproduksi atau sudah pernah berbuah membutuhkan 1 kg pupuk per pohon per tahun yang dibagi dalam beberapa kali pemberian. Tujuan pemupukan pada fase ini adalah untuk membantu terbentuknya bunga dan buah agar tanaman kakao dapat berbuah lebat setiap musimnya.

Dalam pemupukan tanaman kakao yang sudah berproduksi atau berusia di atas 2 tahun harus memperhatikan beberapa hal yaitu waktu pemupukan, jenis pupuk yang diberikan, dosis dan juga cara aplikasinya agar pupuk dapat memberikan manfaat yang optimal bagi tanaman kakao sehingga dapat berbuah dengan lebat.

Untuk mengetahui Cara Pemupukan Kakao Agar Berbuah Lebat, silakan simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

WAKTU PEMUPUKAN

Pemupukan tanaman kakao dapat dilakukan sebanyak 2 kali, 3 kali atau 4 kali dalam satu tahun.

  • Jika dilakukan pemupukan sebanyak 2 kali, pemberian pupuknya yaitu pada awal musim hujan dan di akhir musim hujan, akan tetapi jika intensitas hujan dan musim kemarau tidak sama maka patokannya adalah setiap 6 bulan sekali. Atau bisa juga dilakukan pemupukan menjelang musim panen selesai sebelum buah habis dipanen, dengan harapan agar tanaman kakao tidak stres dan stagnan yang dapat menghambat pembuahan pada musim berikutnya, sebagaimana telah kita ketahui bahwa musim panen kakao yaitu 2 kali dalam 1 tahun.
  • Jika pemupukan dalam 1 tahun dilakukan sebanyak 3 kali, maka jadwal pemberiannya adalah setiap 4 bulan sekali.
  • Sedangkan jika pemupukan dilakukan sebanyak 4 kali maka jadwal pemberiannya adalah 2 kali setiap musim berbuahnya, yaitu saat fase pembesaran buah dan menjelang musim panen selesai sebelum buah habis dipanen dan begitu pula pada musim panen berikutnya, sebagaimana telah kita ketahui bahwa musim panen kakao yaitu 2 kali dalam 1 tahun. Sehingga dalam 1 tahun dilakukan 4 kali pemupukan.

JENIS PUPUK

Jenis pupuk yang diberikan pada tanaman kakao untuk pembuahan ini adalah pupuk dengan kandungan N (nitrogen), P (phospat) dan K (kalium) akan tetapi dengan kandungan P dan K yang lebih dominan, maka dari itu pupuk yang diberikan adalah pupuk NPK Phonska 15:15:15 yang ditambah dengan SP36 dan KCl untuk menambah unsur P dan K nya. Adapun perbandingan dari ketiga pupuk tersebut adalah 3:2:1, atau 3 bagian NPK, 2 bagian SP36 dan 1 bagian KCl. Sebelum diaplikasikan terlebih dahulu pupuk-pupuk tersebut dicampurkan hingga merata.

DOSIS PEMUPUKAN

Dosis pemupukan tanaman kakao per pohonnya adalah disesuaikan dengan interval pemberian pupuk tersebut dalam 1 tahun, sebagaimana disebutkan diatas bahwa dalam 1 tahun, setiap pohon kakao yang sudah berproduksi membutuhkan 1 kg pupuk. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa jika dalam 1 tahun dilakukan 2 kali pemupukan maka untuk setiap pemupukan dosisnya adalah 500 gram per tanaman, dan jika dilakukan 3 kali pemupukan maka dosis per pohonnya kurang lebih 350 gram sedangkan jika dilakukan 4 kali pemupukan maka dosisnya adalah 250-300 gram per pohonnya.

CARA APLIKASI

Pengaplikasian pupuk pada tanaman kakao ini terdapat beberapa cara yang disesuaikan dengan kondisi lahan.

Pada lahan penanaman yang mudah tergenang air atau banjir atau juga lahan di perbukitan maka cara aplikasinya adalah dengan membenamkan pupuk di sekeliling pangkal tanaman baik dengan cara membuat alur melingkar atau dengan membuat beberapa lubang sebagai tempat membenamkan pupuk.

Namun jika lahan penanaman normal pengaplikasian pupuknya cukup ditaburkan secara merata di sekeliling pangkal tanaman dan menutupnya dengan sisa-sisa daun kakao kering yang berguguran. Cara ini dinilai lebih cepat, mudah dan lebih efisien.

Sebelum pupuk diaplikasikan, terlebih dahulu bersihkan lahan di sekitar tanaman dari gulma dan daun-daun kering yang berguguran.

Demikian ulasan mengenai Cara Pemupukan Kakao Agar Berbuah Lebat, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli pupuk, benih kakao ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi: Channel Youtube LANDUH