Petai (parkia speciosa) merupakan tanaman tahunan tropika dari suku polong-polongan (Fabaceae), anak-suku petai-petaian (Mimosoideae), tumbuhan ini tersebar luas di Nusantara bagian barat.

Tanaman petai dapat tumbuh hingga ketinggian sekitar 20 meter. Daunnya majemuk dan tersusun sejajar, bunganya muncul di bagian dekat ujung ranting. Buah petai besar, memanjang dan bertipe buah polon. Dalam satu bonggol terdapat sekitar belasan buah petai berwarna hijau dan buah tersebut dilapisi oleh selaput berwarna putih.

Petai mengandung asam amino dengan unsur belerang yang cukup tinggi. Unsur belerang inilah yang kemudian membuat petai bau, akan tetapi dibalik bau yang banyak tidak disukai tersebut terkandung berbagai manfaat di dalamnya yang sangat baik untuk kesehatan diantaranya untuk mengobati penyakit diabetes, mengurangi kolesterol, untuk mengobati sakit jantung dan sebagainya. Akan tetapi pada kesempatan kali ini kita tidak akan membahas mengenai manfaat petai melainkan bagaimana Cara Menyemai Biji Petai untuk dibudidayakan, berikut ini langkah-langkahnya :

TAHAP PERSIAPAN BENIH

Langkah pertama siapkan benih berupa biji petai yang bisa anda dapatkan di pasar atau penjual sayur di sekitar anda. Pilih biji yang sudah tua biasanya ditandai dengan kulit yang sedikit keriput, kemudian kupas kulitnya, pada saat pengupasan lakukan dengan hati-hati jangan sampai biji lecet atau terluka.

Rendam biji petai yang sudah dikupas selama kurang lebih satu malam, setelah direndam selama satu malam biasanya sudah berkecambah.

TAHAP PERSIAPAN MEDIA PERSEMAIAN

Media persemaian biji petai sama dengan media persemaian benih pada umumnya yaitu berupa campuran tanah, pupuk kandang/kompos dan sekam padi dengan perbandingan 1:1:1 kemudian campurkan hingga merata. Masukkan media tersebut ke dalam polybag dan siram hingga benar-benar basah.

Tanam bibit ke dalam polybag dengan posisi kecambah/akar di bagian bawah, buat lubang tanam agar proses penanaman lebih mudah dan akar/kecambah tidak patah, usahakan biji petai masih terlihat sebagian, kemudian tutup dengan tanah humus, letakkan persemaian pada tempat teduh.

Setelah persemaian berumur 1 minggu biasanya benih sudah tumbuh dan mengeluarkan beberapa helai daun.

Letakkan bibit yang telah tumbuh dari hasil persemaian tersebut pada tempat yang terkena sinar matahari pagi agar pertumbuhan batang dan cabang lebih optimal dan  lebih kuat.

Demikian ulasan mengenai Cara Menyemai Biji Petai yang bisa anda praktekkan sendiri, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit petai atau perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi : Channel Youtube INFO RAGAM PERTANIAN