Dalam bertani bawang merah tentunya kita mengharapkan hasil yang baik dan tidak menginginkan kegagalan, karena biaya yang dikeluarkan untuk budidaya bawang merah tidaklah murah.

Diantara penyebab kegagalan budidayanya adalah serangan hama penyakit seperti pucuk daun bawang merah menguning yang disebabkan oleh serangan hama embun tepung atau peronospora destructor dan cendawan alternaria porri.

Tanaman bawang merah yang terserang penyakit ini biasanya daun bawang merah akan mulai tampak bintik-bintik abu-abu atau hijau pucat dan biasanya pada ujung daun dan terjadi pada saat  pembentukan umbi bawang merah. Jika udara lembab dan turun hujan bintik—bintik tersebut akan menjalar dan berubah warna menjadi ungu selanjutnya daun bawang akan mulai menguning pada ujung dan menjalar ke bawah sampai pangkal batang lalu berubah menjadi kering, akibatnya tanaman menjadi layu dan mati. Penyebabnya adalah cendawan peronospora destructor, cendawan ini membentuk spora sebagai alat perkembangbiakannya yang mana sporanya berwarna biru keabuan.

Bila malam hari berkabut dan menjelang paginya banyak embun yang menempel pada daun bawang maka spora akan menempel pada daun tersebut, akibatnya terjadilah infeksi penyakit embun tepung yang menyebabkan pucuk daun bawang merah menguning.

Kalau kelembaban udara cukup tinggi, intensitas infeksi dan serangan penyakit semakin parah, sehingga bisa menggagalkan setiap tanaman. Jika serangan diatas umur 40 HST, maka tanaman bawang merah masih bisa diharapkan untuk panen. Kondisi cuaca yang cerah dengan matahari yang tetap bersinar bisa sedikit mengurangi penyakit ini

Maka dari itu kita harus mengetahui cara mengatasi pucuk daun bawang merah menguning dan melakukan tindakan pencegahan sejak dini, berikut ini penjelasannya

  1.   Pembukuan yang baik

Setiap kegiatan dalam proses penanaman harus dibukukan, yaitu dengan mencatat setiap kejadian selama proses budidaya. Dengan pembukuan yang baik maka kita akan mengetahui history atau riwayat selama proses budidaya baik itu serangan hama penyakit beserta solusinya, penggunaan pupuk, pestisida dan sebagainya sehingga bisa dijadikan bank data dan sumber rujukan yang baik pada budidaya bawang merah musim berikutnya.

  1.   Melakukan penyemprotan pestisida setelah penyiraman

Sebelum melakukan penyemprotan pestisida, terlebih dahulu lakukanlah penyiraman pada daun bawang merah, tujuannya adalah agar membasahi spora penyebab pucuk kuning. Setelah penyiraman barulah melakukan penyemprotan pestisida barupa fungisida untuk mencegah penyakit ujung kuning tersebut.

  1.   Merangsang pertumbuhan tunas baru

Tunas daun baru pada tanaman bawang merah merupakan solusi terbaik apabila tanaman bawang merah tersebut terserang penyakit pucuk daun menguning. Nah untuk menumbuhkan tunas baru tersebut maka harus segera dilakukan pemupukan, dengan harapan agar pertumbuhannya lebih optimal.

Adapun pupuk yang disarankan adalah pupuk ZA daun, KNO daun atau bisa juga menggunakan pupuk NPK. Penggunaannya dapat digunakan ketiganya sekaligus atau memilih salah satunya.

Kesimpulannya adalah apabila tanaman bawang merah terserang penyakit pucuk daun menguning, lihatlah apakah dalam setiap rumpunnya terdapat banyak tunas baru, jika terdapat banyak tunas maka segeralah lakukan pemupukan dan setelah 5-7 hari tanaman bawang merah akan terlihat hijau kembali, sehingga jika tanaman terserang penyakit pucuk daun menguning namun terdapat banyak tunas baru tidak perlu khawatir berlebihan.

Dan jika pucuk daun menguning tersebut terjadi pada tanaman bawang merah di atas usia 40 HST maka hal tersebut adalah wajar, karena masa pertumbuhan daun bawang merah sudah berhenti dan tanaman terfokus pada pertumbuhan umbi bawang merah tersebut.

Demikian ulasan mengenai Cara Mengatasi Pucuk Daun Bawang Merah Menguning, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit bawang merah, fungisida, pupuk ataupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com.

Referensi: Channel Youtube Petani Rumahan