Kebun durian skala menengah dan besar perlu dikembangkan untuk mempercepat perluasan areal atau peningkatan produksi sehingga dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri maupun ekspor. Kebun-kebun tersebut tentunya harus dikelola berdasarkan prinsip-prinsip budidaya yang baik (GAP). Karena umumnya permasalahan budidaya tanaman akan muncul secara nyata dan beruntun pada pertanaman yang intensif dan monokultur. Salah satu permasalahan utama dalam budidaya durian adalah serangan penyakit disebabkan oleh Phytophthora palmivora.

Penyakit ini menyerang seluruh bagian tanaman mulai dari akar, batang, daun dan buah. Kerugian akibat serangan P. palmivora pada tanaman durian di ASEAN diperkirakan rata-rata 20-25% dengan nilai mencapai US$ 5.34 Milyar (45 triliun rupiah) Patogen ini telah dilaporkan merusakkan 30 % durian di Penang, Malaysia dan menyerang 54 % koleksi durian di Australia. Dilaporkan juga telah menyerang di Thailand, Vietnam, Philipina, dan Brunei Darussalam. Tingkat serangan yang tinggi terutama ditemukan terjadi pada kebun durian yang dikelola secara intensif, sebaliknya belum ada laporan mengenai serangan yang serius pada pertanaman subsisten seperti pekarangan dan semi hutan.

GEJALA SERANGAN

Gejala awal serangan busuk akar, tanaman terlihat layu dan terjadi penguningan pada daun muda, tanaman tampak seperti mengalami stress air, klorotik dan pertumbuhannya terganggu. Daun yang baru muncul lebih kecil dan berwarna hijau terang sampai kuning. Jaringan akar yang terserang menjadi lunak dan berubah warna menjadi coklat gelap.

Gejala serangan pada daun awalnya terlihat sebagai flek kecil pada permukaan daun durian namun dalam 3-5 hari berkembang menjadi besar. Spora berwarna putih tumbuh di pinggir bercak terutama pada sisi bawah daun.

Serangan pada batang mengakibatkan kanker dan menimbulkan bekas luka semacam blendok warna coklat kemerahan (gummosis). Jika kulit batang dikelupas akan tampak garis-garis coklat kehitaman sepanjang jaringan kortek.

Gejala pada akar berupa busuk warna hitam, terutama pada akar-akar muda. Akibat dari serangan pada akar dan batang mengakibatkan daun menguning kemudian gugur. Pada serangan yang berat dapat mengakibatkan kematian dan tanaman bisa rebah (canopy decline). (Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika, Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian)

Jamur/cendawan Phytophthora palmivora menyukai cuaca yang lembab, hangat seperti sekarang ini yang terkadang hujan dan terkadang pula panas.

Cara mengatasi kanker batang pada tanaman durian dapat dilakukan dengan 2 tindakan, yang pertama yaitu pencegahan dan yang kedua pengobatan pada tanaman yang sudah terjangkit penyakit.

PENCEGAHAN

Untuk mencegah kanker batang pada tanaman durian dapat dilakukan dengan 3 hal :

  1. Menjaga kebersihan disekitar tanaman/kebun dan mengatur drainase dengan baik
  2. Penyemprotan fungisida dan insektisida secara rutin
  3. Pengontrolan tanaman secara rutin agar jika terdapat gejala dapat segera ditangani

Penyemprotan insektisida dan fungisida, ditambah dengan ZPT dan multimicro yang dilakukan secara rutin minimal 1 minggu sekali. Untuk fungisida gunakanlah yang mengandung bahan aktif mancozeb dan benomil karena keduanya terbukti kuat untuk menekan pertumbuhan jamur Phytophthora palmivora.

Sebagaimana penelitian yang telah dilakukan oleh seorang peneliti bernama Erlan Ardiana pada tahun 2013, yaitu melakukan penelitian efektifitas berbagai bahan aktif fungisida untuk menekan jamur Phytophthora palmivora dan ternyata dari hasil penelitian tersebut fungisida dengan bahan aktif mancozeb dan benomil lah yang paling efektif.

Campurkan dan aduk hingga merata semua bahan dengan dosis disesuaikan dengan yang tertera pada label kemasan untuk disemprotkan pada tanaman durian.

PENGOBATAN

Pengobatan dilakukan pada tanaman yang sudah terserang penyakit kanker batang. Pengobatan dilakukan menggunakan bubur fungisida yang terbuat dari campuran bubuk fungisida dengan bahan aktif mankozeb dan benomil dan ditambah sedikit perekat.

Cara aplikasinya adalah kerok kulit kayu pada bagian batang tanaman yang terserang menggunakan pisau atau sejenisnya, sedalam 3-5 mm hingga bersih dan tersisa bagian yang sehat, lalu oleskan bubur fungisida tersebut secara merata.

Semua cara tersebut diulangi setiap sebulan sekali hingga batang pohon durian tampak terlihat membaik.

Demikian ulasan mengenai cara mengatasi kanker batang pada tanaman durian yang bisa anda aplikasikan pada tanaman durian anda yang terserang penyakit kanker batang. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit durian, pestisida maupun perlengkapan pertanian  lainnya silakan kunjungi SentraTani.com

Sumber : Channel Youtube Kebun Dumont dan Web. Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika, Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian