Dalam budidaya tanaman tentunya tidak lepas dari gangguan hama serta penyakit, tak terkecuali pada tanaman seledri, baik itu yang ditanam langsung pada lahan, pot ataupun poybag. Gangguan hama serta penyakit akan sangat merugikan bagi petani karena dapat berakibat pada menurunnya hasil produksi tanaman budidaya, bahkan akibat terburuknya adalah gagalnya panen.

Maka dari itu agar tanaman seledri terhindar dari gangguan hama serta penyakit alangkah baiknya untuk melakukan pencegahan sebelum terjadinya serangan hama penyakit tersebut.

Penyakit yang biasa menyerang tanaman seledri diantaranya adalah penyakit bercak daun septoria dan penyakit layu fusarium yang disebabkan oleh tingkat kelembaban media tanam yang terlalu tinggi dan penggunaan bahan-bahan pupuk organik yang belum terfermentasi dengan baik.

Untuk mengetahui Cara Mencegah Penyakit Pada Tanaman Seledri, silakan simak penjelasannya pada artikel berikut ini.

  1. Atur kelembaban media tanam

Tanaman seledri membutuhkan air akan tetapi jumlahnya tidak berlebih, maka dari itu dalam penyiraman harus memperhatikan kondisi media tanam. Lakukan penyiraman hanya jika media terlihat kering saja. Karena jika tanah terlalu lembab dalam waktu yang lama dapat mengundang tumbuhnya jamur yang dapat merugikan tanaman.

Selain itu jika tanaman seledri ditanam pada pot atau polybag, gunakanlah pot atau polybag yang memiliki lubang-lubang di bagian bawahnya untuk mengalirkan kelebihan air saat penyiraman, agar air tidak mengendap terlalu lama didalam media tanam.

  1. Pengaturan jarak tanam

Dalam budidaya tanaman seledri pengaturan jarak tanam juga perlu diperhatikan, atur penanamannya jangan terlalu rapat karena jarak tanam yang terlalu rapat akan menghambat masuknya sinar matahari ke sela-sela tanaman yang dapat berakibat kelembaban pada media tanam dan area sekitar tanaman, terlebih lagi jika penanaman dilakukan pada saat musim hujan. Karena jika kondisi media tanam dan area penanaman terlalu lembab dalam waktu yang lama, dapat mengundang tumbuhnya jamur yang dapat merugikan tanaman. Selain itu dengan mengatur jarak tanam, tanaman seledri tidak berebut unsur hara antara tanaman satu dan lainnya sehingga pertumbuhannya dapat optimal.

  1. Pemangkasan daun tua

Daun serta tangkai tanaman seledri yang sudah tua jika dibiarkan dan tidak dipangkas akan layu dan rebah dan selanjutnya akan membusuk dan mengundang tumbuhnya jamur yang merugikan tanaman. Pemangkasan daun tua juga bermanfaat untuk merangsang tumbuhnya daun muda baru.

Pemangkasan daun yang sudah tua harus dilakukan beserta tangkainya hingga pangkal tangkai, begitu juga saat pemanenan daun seledri juga harus memotongnya hingga pangkal tangkai, jangan hanya memotong daunnya saja dan menyisakan tangkainya.

Demikian ulasan mengenai Cara Mencegah Penyakit Pada Tanaman Seledri, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih seledri, pupuk, pestisida ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi: Channel Youtube INFO RAGAM PERTANIAN