Buah delima ( pomegranate ) merupakan salah satu buah unggulan yang memiliki rasa manis segar hingga agak kelat. Buah delima ini memiliki bentuk yang bulat cantik dengan warna kulit yang cukup beragam mulai dari warna hijau keunguan, putih hingga coklat kemerahan, atau ungu kehitaman. Saat muda, buah berwarna hijau sampai hijau kemerah-merahan. Setelah tua, warna buahnya tergantung jenisnya. Buah delima memiliki rasa yang manis, buahnya dapat langsung dikonsumsi atau dijadikan pelengkap sebagai bahan rujak, juice, sari buah.

 

Tanaman buah delima sering ditanam di dalam pot atau di pekarangan rumah sebagai tanaman buah karena buahnya dapat dimakan. Selain itu, pohon delima juga bisa digunakan sebagai tanaman hias bahkan sebagai tanaman obat.  Tanaman buah delima ini juga tidak kalah cantik dengan tanaman hias lainnya, pohon ini memiliki cabang yang banyak, rimbun dan berdaun kecil.

Tanaman buah delima adalah salah satu jenis tanaman buah perdu yang berasal dari daerah Timur Tengah tepatnya dari Iran, tanaman ini termasuk dalam famili Lythraceae.  

Perbanyakan tanaman delima dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu generatif atau perbanyakan dari biji dan perbanyakan secara vegetatif yaitu perbanyakan selain menggunakan biji diantaranya yaitu cangkok, grafting, okulasi, stek dan sebagainya.

Perbanyakan atau pembibitan tanaman buah yang banyak dilakukan oleh pembudidaya salah satunya adalah dengan cara cangkok.

Maka dari itu pada kesempatan kali ini akan kita ulas mengenai perbanyakan tanaman delima menggunakan metode cangkok, karena perbanyakan tanaman menggunakan metode cangkok ini memiliki keunggulan dibandingkan jika perbanyakan dilakukan menggunakan biji, diantaranya adalah :

  • Mempunyai sifat yang sama dengan induknya, sehingga jika bibit cangkok diambil dari indukan yang berkualitas unggul maka bibit hasil cangkok akan mewarisi sifat unggul tersebut
  • Akan lebih cepat berbuah jika dibandingkan dengan pembibitan melalui biji
  • Kualitas dan kuantitas buah yang dihasilkan sama dengan induknya
  • Tingkat keberhasilannya tinggi
  • Pohon tidak terlalu tinggi bahkan bisa diatur sesuai keinginan.

Sebenarnya banyak metode dan cara yang dapat digunakan untuk mencangkok, akan tetapi pada kesempatan kali ini akan kita ulas mengenai salah satu Cara Mencangkok Pohon Delima Yang Benar berikut ini :

  • Siapkan alat dan bahan yaitu pisau, plastik, tali rafia, cocopeat.
  • Pilih cabang pohon delima yang berumur sedang, tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua
  • Pilihlah dari pohon induk yang berkualitas unggul, sehat, bebas dari hama dan penyakit dan produktivitasnya tinggi.
  • Buat 2 keratan melingkar dengan jarak 2-3 cm, kemudian kupas kulit batang pohon diantara keratan tersebut.
  • Kerik bagian yang dikupas kulitnya hingga kambium atau lendirnya benar-benar bersih dan kering.
  • Langkah berikutnya adalah membungkus cangkokan, untuk metode pembungkusan cangkokan dapat dilakukan dengan 2 cara.
  • Cara pertama yaitu dengan membungkus media cangkok dan pada kesempatan kali ini kita gunakan cocopeat untuk media cangkok, caranya yaitu dengan memasukkan cocopeat secukupnya ke dalam plastik dengan ukuran plastik dan media disesuaikan dengan ukuran batang yang akan dicangkok, lalu ikat plastik kemudian plastik berisi cocopeat dibelah dan di balutkan pada keratan hingga tertutup sempurna kemudian diikat.
  • Cara kedua yaitu gunakan lembaran plastik untuk membungkus media cangkok, lingkarkan plastik pada batang cangkokan dan satukan sambungan menggunakan double tape atau bisa juga menggunakan lidi yang diruncingkan terlebih dahulu, usahakan sambungan berada di bagian bawah. Ikat bagian bawah plastik menggunakan tali rafia sekitar 2 cm dibawah keratan. Masukkan cocopeat pada plastik yang telah diikat bagian bawahnya pada batang cangkok.
  • Perlu diingat bahwa cocopeat yang dapat digunakan untuk mencangkok ataupun digunakan untuk media tanam adalah cocopeat yang sudah disterilkan dari zat tanin yang terkandung didalamnya, karena zat tanin tersebut dapat menghambat pertumbuhan tanaman. Cara sederhana untuk menghilangkan zat tanin tersebut adalah   dengan mencuci cocopeat. Letakkan cocopeat di atas saringan, alirkan air di atasnya, remas-remas cocopeat hingga air cuciannya jernih, kemudian keringkan dengan menjemurnya dibawah sinar matahari. Sebelum digunakan untuk mencangkok basahi terlebih dahulu cocopeat hingga lembab, jangan terlalu basah, yaitu jika dipegang tidak basah akan tetapi dingin/mengandung air.
  • Setelah dirasa cukup, ikat rapat bagian atas plastik hingga air hujan tidak masuk, ikat juga bagian tengahnya agar media cocopeat lebih padat. Tidak perlu dibuat lubang pada plastik, karena penggunaan cocopeat sebagai media cangkok memiliki keunggulan tersendiri, salah satunya dapat mengikat/menahan air dalam waktu yang lama sehingga tidak memerlukan penyiraman bahkan hingga cangkokan jadi dan siap tanam.
  • Jika pencangkokan dilakukan pada musim hujan, tambahkan plastik pelindung atau paling tidak cukup ikat yang lebih rapat pada  bagian atas cangkokan agar saat hujan air tidak masuk.

Demikian ulasan mengenai Cara Mencangkok Pohon Delima Yang Benar, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit delima maupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi : Channel Youtube Rumah bibit