Wortel merupakan sayuran sumber vitamin A, tanaman wortel paling cocok ditanam di dataran tinggi dengan ketinggian 1000-1200 mdpl dan tanah yang mengandung banyak humus dan gembur dengan tingkat keasaman antara pH 5,5-6,5. Benih unggul harus dipilih agar hasil panen optimal.

Berikut ini kami paparkan cara menanam wortel yang baik dan benar agar bebas dari serangan hama dan hasil panen optimal.

Tahap persiapan lahan

Tanah dibajak atau dicangkul/digemburkan dengan kedalaman sekitar 40 cm, kedalaman ini sangat penting mengingat tanaman wortel akan dipanen umbinya.

Setelah tanah dicangkul dan digemburkan, buat bedengan dengan lebar 100 cm dan panjang disesuaikan dengan bentuk lahan, ketinggiannya sekitar 30-40 cm.Saat membuat bedengan, campurkan pupuk kompos atau pupuk kandang sebagai pupuk dasar.

Buat jalur pada permukaan bedengan untuk menaburkan benih,jarak antar jalur 20 cm dengan kedalaman sekitar 5 cm

Tahap penanaman

Benih wortel bisa ditanam langsung tanpa harus disemai.

Taburkan benih diatas jalur yang sudah dibuat, kemudian tutup dengan tanah,  tanaman wortel akan tumbuh setelah 10 hari.

Tahap perawatan

Pemupukan susulan diberikan setelah tanaman berumur satu bulan, lakukan juga  pembersihan rumput dan dibuatkan jarak tanam.

Agar pertumbuhan ubinya sempurna, atur jarak tanaman sehingga jarak antara satu tanaman dengan lainnya berkisar antara  5-10 cm.

Hama yang sering dijumpai dalam budidaya wortel  adalah ulat tanah dan kutu daun

Untuk mencegah serangan ulat, jaga selalu kebersihan lahan dan bersihkan rumput secara teratur, bila serangan mengganas bisa menggunakan racun pestisida.

Kutu daun menyerang pucuk daun dengan menghisap cairan dan merusak bentuk daun menjadi keriting, untuk mengendalikan kutu daun lakukan rotasi tanaman agar siklus hidupnya  terputus.

Penyemprotan bisa menggunakan insektisida atau racun serangga.

 

Tahap pemanenan

Wortel dipanen 3 bulan sejak benih ditanam, waktu pemanenan harus benar-benar diperhatikan, apabila umur tanaman terlalu tua tekstur umbi menjadi keras dan rasanya tidak enak.

Cara panen dilakukan dengan cara dicabut, kemudian cuci atau bersihkan sisa tanah yang menempel pada umbi dengan air bersih.

Batang pada pangkal umbi bisa dipotong atau dibiarkan, tergantung keinginan pasar yang dituju.

Demikian penjelasan cara menanam wortel yang baik dan benar agar bebas dari serangan hama dan hasil panen optimal.

Untuk membeli benih wortel silakan kunjungi SentraTani.com.

Artikel Terkait

Potensi Budidaya Cabe Cabe merupakan salah satu komoditi yang cukup akrab bagi masyarakat Indonesia.  Itulah mengapa, banyak orang yang tertarik untuk melakukan budidaya ca...
Keuntungan Budidaya Jagung Manis Selama ini banyak orang yang ragu untuk melakukan budidaya jagung manis. Hal ini karena menanam jagung manis, memiliki resiko yang lebih tinggi daripa...
Budidaya Kangkung Darat Budidaya kangkung darat pada saat ini sudah mulai dikenal di masyarakat. Kangkung darat merupakan satu dari dua jenis kangkung, selain kangkung air. P...
Cara Menanam dan Merawat Bunga Kol Bunga kol membutuhkan cara dan waktu tanam yang tepat agar hasil panennya maksimal, karena itu diperlukan varietas bunga kol yang jelas hasil produksi...
Budidaya Sayur Bayam Bayam adalaha jenis sayuran yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat karena sayuran ini banyak mengadung vitamin dan mineral. Ada tiga jenis bayam yang ...
Cara Menanam Dan Merawat Pepaya California Cara menanam dan merawat pepaya california harus dilakukan dengan benar dan konsisten agar mencapai tingkat produksi yang sempurna.   D...
Cara Budidaya Terong Terong cocok jika ditanam di musim kemarau, agar produksinya optimal dibutuhkan cara dan waktu budidaya yang tepat, untuk itu diperlukan benih yang je...
Budidaya Brokoli Potensi Pasar Brokoli Memiliki harga jual yang mahal serta banyak orang membutuhkannya. Kedua alasan inilah yang menjadi dasar mengapa banyak orang...