Cara Menanam Tomat di Pekarangan Rumah

Tomat (Solanum lycopersicum syn. Lycopersicum esculentum) adalah tumbuhan dari keluarga Solanaceae, tumbuhan asli Amerika Tengah dan Selatan, dari Meksiko sampai Peru. Tomat merupakan tumbuhan siklus hidup singkat, dapat tumbuh setinggi 1 sampai 3 meter. Tomat dikenal sebagai buah yang rendah kalori dan lemak serta kaya akan vitamin dan mineral, seperti vitamin A, vitamin C, folat, dan kalium. Buah ini juga mengandung berbagai antioksidan, seperti likopen, lutein, dan zeaxanthin.

Namun meskipun merupakan tanaman yang berasal dari Amerika, tomat banyak dibudidayakan di Indonesia.

Untuk membudidayakan tomat ini ternyata cukup mudah dan tidak memerlukan persyaratan dan perawatan yang rumit, bahkan selain dapat ditanam dalam skala yang luas seperti di persawahan dapat pula ditanam dalam skala kecil untuk konsumsi pribadi di pekarangan rumah.

Untuk mengetahui Cara Menanam Tomat di Pekarangan Rumah, silakan simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

PERSIAPAN BENIH

Pilihlah benih berkualitas unggul, karena benih unggul memiliki persentase pertumbuhan yang tinggi dan ketahanan yang baik terhadap serangan hama penyakit, sehingga keberhasilan budidayanya lebih besar.

Benih tomat berkualitas unggul saat ini cukup mudah diperoleh di toko-toko pertanian sekitar anda atau bisa juga diperoleh dari SentraTani.com.

TAHAP PENYEMAIAN

Sebelum ditanam, benih tomat perlu disemai terlebih dahulu. Siapkan media semai berupa tanah gembur yang subur, masukkan media semai pada wadah tempat menyemai benih seperti baki persemaian, polybag dan sebagainya.

Semaikan benih dengan cara menaburkannya secara merata pada media persemaian, berikan jarak dan jangan terlalu rapat kemudian tutup menggunakan media yang sama tipis saja, lalu siram perlahan agar benih yang disemai tidak larut terbawa air siraman. Lakukan pula penyiraman secara rutin setiap hari.

Bibit tomat yang sudah siap dipindah tanam adalah yang sudah berusia 30 hari setelah semai.

TAHAP PERSIAPAN LAHAN

Lahan untuk menanam tomat dapat berupa raised bed ataupun bedengan. Jika penanamannya dilakukan di pekarangan rumah, penggunaan raised bed lebih disarankan karena lebih praktis.

Raised bed adalah semacam bak untuk wadah media tanam. Adapun cara membuat raised bed adalah dengan membuat semacam bak, baik itu menggunakan batu bata, genteng ataupun kayu. Sedangkan ukurannya adalah panjang 2 meter, lebar 60 cm tinggi 30 cm, atau sesuaikan saja dengan kebutuhan dan kondisi lahan.

Related Post

Tambahkan media tanam di dalamnya yaitu berupa tanah gembur yang subur dan sekam padi mentah. Aduk hingga merata kemudian rapikan kembali permukaan raised bed dan ikuti dengan penyiraman hingga merata.

TAHAP PENANAMAN

Setelah bibit dan media tanam siap, langkah selanjutnya adalah melakukan penanaman.

Buat lubang tanam dengan jarak antar satu lubang tanam dengan lainnya adalah 40 cm. Cabut perlahan bibit tomat dari persemaian, namun agar lebih aman jangan dicabut melainkan dicongkel beserta sedikit media disekitarnya.

Tanam bibit tomat dengan memasukkannya pada lubang tanam, setiap lubang diisi dengan satu bibit tanaman. Kemudian ikuti dengan penyiraman. Penyiraman berikutnya dilakukan rutin setiap hari.

Setelah 5 hari dari penanaman bibit, tanaman tomat sudah mulai tampak pertumbuhannya. Pada usia ini lakukan penggemburan tanah untuk mempercepat tumbuhnya akar, bersamaan dengan itu lakukan penimbunan pada pangkal batang hingga membentuk gundukan semacam guludan.

Pada usia ini pula tanaman tomat sudah bisa diberikan pemupukan, adapun pupuk yang digunakan adalah pupuk organik cair (POC) dengan kandungan nitrogen (N). Untuk mengetahui cara membuatnya silakan baca pada artikel kami sebelumnya.

Pupuk ini diaplikasikan dengan cara disiramkan menggunakan gembor. Adapun dosisnya adalah 1 gayung POC untuk dilarutkan ke dalam 18 liter air. Pemupukan ini dilakukan setiap 1 minggu sekali secara rutin, dan setelah tanaman tomat berbunga, pemupukan dihentikan.

Setelah usia tanaman 30 HST, sudah mulai tumbuh bakal bunga. Pada usia ini lakukan pemangkasan daun tua yang berada pada batang bagian bawah. Dan pada usia 40 HST sebagian bunga sudah mulai tampak menjadi buah. Pada usia 60 HST buah tomat sudah tumbuh semakin besar, dan pada usia ini lakukan pemangkasan daun-daun tua yang sudah mulai layu dan menguning.

Pada usia 70 HST, sebagian buah tomat sudah mulai tampak matang yang ditandai dengan warnanya berubah oranye. Tanaman tomat dapat dipanen pertama kali pada usia 80 hari sejak penanaman yaitu dengan memilih buah yang sudah tua dan matang.

Demikian ulasan mengenai cara menanam tomat, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk Anda.

Untuk membeli benih tomat/tomat ataupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi: Channel Youtube oky channel