Salah satu jenis semangka yang saat ini menjadi incaran banyak orang yaitu semangka tanpa biji. Semangka tanpa biji ini berbeda dengan jenis semangka pada umumnya, semangka tanpa biji tidak memiliki biji sehingga sangat mudah dan praktis untuk dikonsumsi.

Jika dilihat dari fisiknya semangka tanpa biji memiliki warna kulit dan corak yang lebih gelap daripada semangka berbiji. Perbedaan warna kulit biasanya sangat mencolok, sehingga mudah untuk membedakannya dengan semangka berbiji.

Proses budidaya semangka tanpa biji ini cukup mudah dan hampir sama dengan semangka berbiji, yang membedakan adalah bahwa pada semangka tanpa biji ini memerlukan bantuan manusia dalam proses penyerbukannya.

Yang perlu untuk diperhatikan adalah bahwa dalam budidaya semangka tanpa biji ini harus dibarengi dengan penanaman semangka berbiji, fungsinya adalah untuk dimanfaatkan bunganya pada proses penyerbukan, karena penyerbukan bunga pada semangka tanpa biji harus ada campur tangan petani, sebab bunga jantan pada semangka tanpa biji steril alias mandul sehingga jika terjadi perkawinan meskipun dalam satu tanaman pun tidak akan menghasilkan buah.

Prosentase penanamannya adalah dari 1 tanaman semangka berbiji dapat mewakili atau dapat diambil bunganya untuk 10 tanaman semangka tanpa biji.

Sebagaimana semangka pada umumnya, semangka tanpa biji ini selain dapat ditanam langsung di lahan yang luas, dapat pula ditanam dalam polybag.

Untuk mengetahui Cara Menanam Semangka Tanpa Biji di Polybag, silakan simak penjelasannya pada artikel berikut ini.

PERSIAPAN MEDIA TANAM

Siapkan wadah untuk media tanam berupa polybag, dengan syarat memiliki lubang-lubang kecil di bawahnya agar air siraman nantinya tidak menggenang di dalamnya. Polybag yang digunakan untuk menanam semangka tanpa biji ini adalah polybag dengan ukuran sedang yaitu 40×50 cm atau diameter 40 cm dan tingginya 50 cm.

Selanjutnya siapkan media tanam berupa campuran tanah, pupuk kandang yang sudah matang dan sekam padi dengan perbandingan 2:1:1, campurkan semua bahan hingga merata.

Tambahkan pula dolomit atau kapur pertanian yang berfungsi untuk menetralkan keasaman/pH tanah, menambah unsur kalsium dan magnesium pada tanah, sedangkan dosis dolomitnya adalah 1 kg untuk setiap 100 kg media tanam. Kemudian masukkan media tanam tersebut ke dalam polybag yang telah disiapkan, hingga ¾ bagian polybag saja dan lipat sisanya.

Tambahkan pupuk dasar berupa pupuk NPK dan SP36 dengan dosis masing-masing pupuk 1 sendok makan per polybag. Campurkan pupuk tersebut dengan media tanam bagian atas dalam polybag secara merata.

Diamkan media tanam dalam polybag selama 2 minggu sebelum dilakukan penanaman. Selama media didiamkan tetap lakukan penyiraman agar media tetap dalam keadaan lembab. Media tanam dalam polybag yang siap ditanami ditandai dengan tumbuhnya rumput-rumput kecil di permukaan media dalam polybag tersebut yang berarti media tanam sudah terbebas dari bahan-bahan beracun yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman semangka.

PERSIAPAN BENIH

Pilihlah benih berkualitas unggul, karena benih unggul memiliki daya kecambah yang tinggi dan ketahanan yang baik terhadap serangan hama penyakit, sehingga akan lebih menguntungkan tentunya.

Benih semangka tanpa biji berkualitas unggul saat ini dapat diperoleh dengan mudah di toko-toko pertanian seperti SentraTani.com.

Benih semangka tanpa biji memiliki daya kecambah yang rendah jika dibandingkan dengan semangka berbiji, maka dari itu sebelum benih ditanam terlebih dahulu harus dilakukan pre-showing yaitu berupa peretakan biji, perendaman dan pemeraman untuk mempercepat perkecambahan.

Setelah benih siap, lakukan peretakan ujung benih/biji pada benih semangka tanpa biji menggunakan gunting kuku secara hati-hati jangan sampai merusak bagian dalam biji, karena kulit biji semangka cukup keras, kemudian rendam benih/biji semangka tanpa biji selama kurang lebih 1 jam menggunakan air hangat kuku dan setelah itu tiriskan.

Selanjutnya lakukan pemeraman yaitu dengan membungkus benih yang telah direndam menggunakan kain atau kertas yang telah dibasahi, masukkan ke dalam plastik hitam dan simpan di tempat gelap selama 2 hari atau sampai benih berkecambah, dan benih siap untuk ditanam.

TAHAP PENANAMAN

Sebelum ditanami, terlebih dahulu gemburkan permukaan media tanam dalam polybag tersebut beserta pembersihan rumput-rumput atau gulma yang tumbuh selama proses pendiaman.

Buat lubang tanam tepat ditengah polybag sedalam 1-2 cm, masukkan benih semangka dan tutup dengan tanah tipis saja, dalam setiap satu polybag diisi dengan 1 benih.

Sungkup benih menggunakan cup transparan atau gelas bekas air mineral yang telah diberi lubag udara di atasnya, yang fungsinya untuk melindungi kecambah bibit agar tidak patah dan menghindarkannya dari serangan hama, kemudian siram media hingga lembab.

Penyiraman berikutnya cukup dilakukan di sekeliling cup sengkup tanpa harus membukanya.

Setelah 5 hari dari penanaman, benih semangka tanpa biji telah tumbuh akan tetapi belum 100%, dan pada usia tersebut sungkup sudah dapat dibuka.

Demikian ulasan mengenai cara menanam semangka tanpa biji di polybag, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih semangka tanpa biji ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi: Channel Youtube INFO RAGAM PERTANIAN