Konsep pertanian organik akhir-akhir ini banyak menjadi perbincangan masyarakat, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan efek negatif dari penggunaan bahan kimia dalam pertanian.

Dari berbagai produk pertanian yang proses budidayanya cukup mudah dilakukan adalah bawang merah, bahkan selain dapat ditanam di lahan persawahan yang luas dapat pula ditanam pada polybag yang dapat diletakkan di pekarangan sekitar rumah untuk memanfaatkan lahan kosong sehingga memudahkan dalam pemantauan dan perawatan.

Untuk itu pada artikel kali ini KampusTani akan mengulas mengenai Cara Menanam Bawang Merah di Polybag Secara Organik, berikut ini penjelasan selengkapnya.

PERSIAPAN MEDIA TANAM

Siapkan wadah untuk media tanam berupa polybag, dengan syarat memiliki lubang-lubang kecil di bawahnya agar air siraman nantinya tidak menggenang di dalamnya. Polybag yang digunakan untuk menanam bawang merah ini adalah polybag dengan ukuran sedang yaitu 40×50 cm atau diameter 40 cm dan tingginya 50 cm.

Selanjutnya siapkan media tanam berupa campuran tanah subur dan gembur, pupuk kandang yang sudah matang dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1, campurkan semua bahan hingga merata.

Kemudian masukkan media tanam tersebut ke dalam polybag yang telah disiapkan, hingga ¾ bagian polybag saja dan lipat sisanya.

Diamkan media tanam dalam polybag selama 1-2 minggu sebelum dilakukan penanaman. Selama media didiamkan tetap lakukan penyiraman agar media tetap dalam keadaan lembab. Media tanam dalam polybag yang siap ditanami ditandai dengan tumbuhnya rumput-rumput kecil di permukaan media dalam polybag tersebut yang berarti media tanam sudah terbebas dari bahan-bahan beracun yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman bawang merah.

PERSIAPAN BENIH

Siapkan benih/bibit bawang merah yang berkualitas unggul, karena benih bawang merah yang berkualitas unggul memiliki daya tumbuh yang tinggi dan ketahanan yang baik terhadap serangan hama dan penyakit.

Benih atau bibit bawang merah berkualitas saat ini cukup mudah untuk didapatkan di toko pertanian seperti SentraTani.com

Bibit bawang yang akan ditanam terlebih dahulu harus dipotong ¼ bagian ujung atasnya, tujuannya untuk merangsang tumbuhnya tunas.

Setelah dipotong, rendam bibit dalam air yang telah dicampurkan dengan pupuk hayati selama 15 menit, kemudian tiriskan. Simpan bibit selama 2-3 hari, setelah melalui penyimpanan 2-3 hari biasanya bibit sudah mulai tumbuh tunas serta akar dan bibit bawang merah siap untuk ditanam.

TAHAP PENANAMAN

Sebelum ditanami, terlebih dahulu gemburkan permukaan media tanam dalam polybag tersebut beserta pembersihan rumput-rumput atau gulma yang tumbuh selama proses pendiaman.

Dalam 1 media polybag dapat ditanami 2 bibit bawang merah.

Buat 2 lubang tanam pada polybag sedalam 1-2 cm, berikan jarak dan jangan terlalu rapat, tanam benih bawang merah dengan posisi tunas di atas, kemudian siram hingga lembab merata.

Taburkan abu pembakaran jerami di atas media polybag secara merata tipis saja, fungsinya untuk mencegah tumbuhnya jamur dan serangan hama terutama hama melata seperti siput. Selain itu juga berfungsi untuk merangsang pertumbuhan bawang merah.

Lakukan penyiraman secara rutin 1-2 kali sehari.

Setelah 1 minggu dari penanaman, benih bawang merah telah tumbuh. Pada usia ini tanaman bawang merah sudah dapat diberi pemupukan menggunakan pupuk organik tentunya, selain pemupukan lakukan pula penyiraman secara rutin untuk menjaga kelembaban. Lakukan pula penyiangan gulma serta pengendalian hama penyakit.

Demikian ulasan mengenai cara menanam bawang merah di polybag secara organik, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih bawang merah ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi: Channel Youtube INFO RAGAM PERTANIAN