Seledri merupakan bumbu masakan yang banyak digunakan di kalangan masyarakat hingga saat ini. Sehingga tidak heran jika permintaan pasar akan kebutuhan seledri ini cukup tinggi.

Seledri juga dapat dengan mudah dijumpai, baik itu di pasar atau warung sayur terdekat, akan tetapi akan lebih menyenangkan tentunya jika kita dapat menanamnya sendiri, sehingga kebutuhan seledri keluarga dapat dicukupi melalui penanaman sendiri.

Dengan menanamnya sendiri kita juga dapat menentukan pola penanaman secara organik sehingga seledri yang ditanam lebih sehat dan aman untuk dikonsumsi.

Budidaya seledri juga cukup mudah untuk dilakukan dan tidak memerlukan lahan yang luas untuk menanamnya, seperti di pekarangan di sekitar rumah juga dapat dilakukan untuk memanfaatkan lahan kosong yang tidak terpakai. Bahkan untuk anda yang tidak memiliki pekarangan cukup, seperti di pemukiman padat atau di perkotaan bukan menjadi alasan untuk tidak menanamnya karena tanaman seledri dapat pula ditanam pada pot.

Untuk mengetahui bagaimana cara menanam seledri di pot, silakan simak penjelasannya pada artikel berikut ini.

PERSIAPAN BENIH

Langkah awal yang harus dilakukan adalah memilih benih berkualitas unggul, karena benih unggul merupakan salah satu penunjang keberhasilan dalam budidayanya, dimana benih unggul ini memiliki daya kecambah yang tinggi dan juga ketahanan yang baik terhadap hama penyakit.

Benih seledri berkualitas unggul kini sangat mudah didapatkan di toko-toko pertanian di sekitar anda baik itu offline atau online seperti SentraTani.com.

TAHAP PENYEMAIAN

Proses penyemaian diawali dengan menyiapkan media semai berupa campuran tanah yang sudah diayak, sekam padi dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1, aduk semua bahan hingga merata.

Masukkan media semai tersebut ke dalam wadah persemaian seperti baki persemaian, tray semai atau sejenisnya kemudian siram media semai hingga lembab akan tetapi jangan terlalu basah.

Taburkan benih seledri secara merata pada media semai sesuai kebutuhan, jangan terlalu padat, atau jika menggunakan tray semai cukup masukkan 1 benih per lubang. Tutup menggunakan media semai yang sama tipis saja agar benih yang disemaikan terhindar dari serangan serangga seperti semut.

Siram persemaian benih seledri secukupnya saja sampai cukup hanya sampai media lembab, jangan terlalu basah.

Letakkan persemaian pada tempat yang terhindar dari sinar matahari langsung, dan guyuran air hujan.

Benih dalam persemaian biasanya akan tumbuh dalamĀ  7 hari sejak penyemaian.

Lakukan penyiraman persemaian hanya jika media semai terlihat kering saja, karena jika berlebihan dapat mengakibatkan busuknya akar atau pangkal batang bibit yang tumbuh.

Bibit seledri yang sudah siap dipindah tanam pada pot adalah yang sudah berusia 25-28 hari setelah semai.

Penyemaian benih seledri ini berfungsi untuk mendapatkan bibit tanaman yang bagus, sehingga saat ditanam, bibit tidak stres dan dapat tumbuh optimal, di samping itu dengan proses penyemaian terlebih dahulu akan diperoleh keseragaman tanaman dan pertumbuhan tanaman yang kompak dan seragam.

TAHAP PENANAMAN

Sembari menunggu bibit siap pindah tanam, siapkan wadah untuk media tanam berupa pot, dengan syarat memiliki lubang-lubang kecil di bawahnya agar air siraman nantinya tidak menggenang di dalamnya.

Selanjutnya siapkan media tanam berupa campuran tanah, arang sekam dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1, campurkan semua bahan hingga merata, kemudian masukkan media tanam tersebut ke dalam pot, kemudian siram hingga merata.

Sebelum ditanami terlebih dahulu diamkan media tanam dalam pot minimal selama 3 hari.

Tanam bibit seledri pada pot dengan menanam 1 bibit seledri pada setiap pot, kemudian siram hingga lembab.

Setelah penanaman, letakkan tanaman di tempat teduh terlebih dahulu, setelah terdapat tanda-tanda pertumbuhan barulah dapat diletakkan di tempat terbuka.

Setelah ditanam tanaman seledri memerlukan perawatan agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Lakukan penyiraman secara rutin yaitu pada pagi hari atau sore hari. Bersihkan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman seledri karena gulma tersebut ikut merebut unsur hara dari media tanam. Pemupukan tanaman seledri ini dilakukan menggunakan pupuk organik seperti kandang.

Demikian ulasan mengenai cara menanam seledri di pot, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih seledri ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com