Tanaman paprika (Capsicum annuum L.) termasuk dari suku terong-terongan (Solanaceae) yang berasal dari Amerika Selatan, kemudian menyebar dan banyak dibudidayakan secara luas di hampir semua daerah tropis dan subtropis. Paprika merupakan sejenis buah yang memiliki bentuk seperti perpaduan tomat dan cabai dengan rasa manis dan sedikit pedas dan biasa digunakan sebagai campuran salad.

Buah ini memiliki warna yang bermacam-macam, seperti hijau, kuning dan merah. Paprika bisa berbeda warna bukan karena berbeda jenisnya, melainkan tingkat kematangannya yang berbeda. Paprika berwarna hijau dipetik sebelum benar-benar matang, jika ditunggu lebih matang, akan berubah warna menjadi kuning, lalu oranye, lalu saat benar-benar sudah matang paprika akan berwarna merah.

Tanaman paprika dapat ditanam di polybag sehingga akan memudahkan dalam perawatan serta pemantauannya karena dengan ditanam dalam polybag, dapat diletakkan di pekarangan dekat rumah anda.

Jika anda tertarik untuk menanam paprika, silakan simak penjelasan lengkapnya mengenai Cara Menanam Paprika di Polybag pada artikel berikut ini.

PERSIAPAN BENIH DAN PENYEMAIAN

Benih paprika berkualitas unggul saat ini dapat diperoleh dengan mudah di toko-toko pertanian seperti SentraTani.com, atau anda juga bisa mendapatkan biji paprika dari buah paprika yang sudah matang yaitu kuning atau merah, jangan paprika hijau karena sulit tumbuh (masih muda), keluarkan dan pisahkan biji dari daging buah.

Sebelum disemai terlebih dahulu rendam benih/biji paprika selama 2-4 jam menggunakan air hangat kuku.

Siapkan media semai berupa tanah gembur dan cocopeat atau arang sekam dengan perbandingan 1:1, campurkan dengan diaduk hingga merata.

Masukkan media semai tersebut ke dalam wadah persemaian seperti baki, pot tray, polybag dan sebagainya. Taburkan merata benih paprika pada media semai akan tetapi jangan terlalu rapat. Tutup secara tipis saja persemaian benih menggunakan media yang sama yang halus. Siram persemaian hingga basah merata. Tutup menggunakan plastik gelap, dan plastik penutup dibuka jika sudah tumbuh tunas. Lakukan perawatan persemaian benih dengan cara menyiramnya setiap hari, penyiraman ini sebaiknya dilakukan dengan menggunakan sprayer.

Bibit paprika hasil persemaian sudah dapat dipindah tanam pada polybag setelah berumur sekitar 3 minggu dari penyemaian.

PERSIAPAN MEDIA TANAM

Sembari menunggu bibit siap pindah tanam, siapkan wadah untuk media tanam berupa polybag, dengan syarat memiliki lubang-lubang kecil di bawahnya agar air siraman nantinya tidak menggenang di dalamnya.

Selanjutnya siapkan media tanam berupa campuran tanah, pupuk kandang dan sekam padi dengan perbandingan 2:1:1, campurkan semua bahan hingga merata tambahkan sedikit dolomit atau kapur pertanian untuk menetralkan keasaman tanah, kemudian masukkan media tanam tersebut ke dalam polybag.

Diamkan media tanam dalam polybag selama 1-2 minggu sebelum dilakukan penanaman.

TAHAP PENANAMAN

Tanam bibit paprika pada polybag dengan mencabutnya terlebih dahulu dari persemaian secara hati-hati agar tidak merusak perakaran, agar lebih aman bisa dicongkel bersama dengan menyertakan media tanam pada persemaian. Buat lubang tanam pada media di polybag, tanam 1 bibit paprika pada setiap polybag, pastikan bibit tertanam erat agar tidak mudah roboh, kemudian siram hingga lembab.

Pada masa awal tanam hindarkan tanaman dari sinar matahari secara langsung dengan memberikan peneduh sementara selama 3 hari hingga tanaman kembali pulih, menggunakan pelepah pisang yang dibentuk huruf V terbalik yang ditancapkan pada polybag untuk menaungi tanaman.

Demikian ulasan mengenai cara menanam paprika di polybag, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih paprika ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi: Channel Youtube INFO RAGAM PERTANIAN