Durian bawor adalah buah durian yang berasal dari Banyumas, tepatnya Kecamatan Kemranjen Desa Alasmalang. Durian Bawor Banyumas ini merupakan jenis durian super unggul yang sudah mulai banyak dikenal meskipun belum bisa ditemui di semua daerah.

Buah durian bawor memiliki ukuran yang cukup besar dengan berat rata-rata yang dijual di pasaran berkisar antara 3 – 7 kilogram per buah, bahkan jika perawatan dilakukan secara maksimal, bobot buahnya bisa mencapai sekitar 15 kilogram per butir.

Durian bawor ini memiliki kulit buah yang relatif tipis, tekstur daging buah yang lembut dengan warna kuning sehingga terlihat menarik.

Jika anda tertarik untuk membudidayakannya, silakan simak penjelasan mengenai Cara Menanam Durian Bawor Agar Cepat Berbuah berikut ini.

PERSIAPAN BIBIT

Sebelum memulai membudidayakan durian bawor ini langkah awal yang harus dipersiapkan adalah bibit durian tersebut. Dan untuk menunjang keberhasilan budidayanya, pilihlah bibit berkualitas unggul, sehat, pertumbuhannya baik dan terbebas dari serangan hama serta penyakit.

Dalam budidaya tanaman durian bawor sebaiknya pilihlah bibit hasil perbanyakan vegetatif seperti cangkok, okulasi, sambung pucuk/grafting dan sebagainya, karena perbanyakan secara generatif atau dari biji memiliki beberapa kekurangan seperti pohon tumbuh tinggi, waktu berbuah yang lama dan tidak jarang sifat tanaman menyimpang dari induknya.

Maka dari itu agar tanaman durian bawor yang ditanam lebih cepat berbuah, gunakanlah bibit tanaman dari hasil perbanyakan vegetatif seperti cangkok, sambung pucuk/grafting, okulasi dan sebagainya.

Bibit tanaman durian saat ini sangat mudah di dapatkan di toko-toko bibit tanaman di sekitar anda, atau di toko pertanian online seperti SentraTani.com.

Di toko-toko pertanian, bibit durian hasil perbanyakan secara vegetatif biasanya ditanam dalam polybag-polybag kecil siap tanam.

PERSIAPAN LUBANG TANAM

Buat lubang tanam untuk penanaman bibit durian bawor dengan ukuran panjang 40 cm, lebar 40 cm dan kedalamannya 40 cm. Pisahkan tanah galian bagian atas (top soil) dengan tanah galian bagian dalam. Istirahatkan lubang tanam selama 3-7 hari dalam keadaan terbuka dan biarkan terkena sinar matahari secara langsung.

Campurkan tanah galian bagian dalam dengan pupuk kandang yang telah matang/melalui proses fermentasi atau bisa juga menggunakan pupuk kompos dengan perbandingan 2:1, kemudian aduk hingga merata.

TAHAP PENANAMAN

Masukkan media tanam hingga setengah lubang, kemudian masukkan bibit beserta polybagnya, letakkan bibit tepat di tengah lubang tanam, usahakan tegak lurus dan tidak miring.

Buka polybagnya dengan hati-hati agar media tanam di dalamnya tidak pecah. Timbun menggunakan tanah galian sisanya hingga penuh atau sejajar dengan permukaan tanah pada polybag, padatkan perlahan hingga bibit erat tertanam dan tidak goyah.

Buat gundukan di sekitar pangkal batang agar nantinya saat musim hujan tanaman tidak terendam air.

Selanjutnya siram dengan air secukupnya, penyiraman dilakukan sedikit demi sedikit agar meresap dan merata ke bagian dalam media tanam.

Untuk penyiraman berikutnya lakukan sebanyak 1-2 kali sehari atau menyesuaikan dengan kondisi lahan dan tanaman.

Bersihkan lahan sekitar tanaman dari gulma atau rumput liar dimana gulma ini ikut merebut dalam penyerapan unsur hara dari dalam tanah dan juga gulma juga dapat menjadi tanaman inang atau sarang dari beberapa hama.

Demikian ulasan mengenai cara menanam durian bawor agar cepat berbuah, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit tanaman durian bawor ataupun berbagai jenis durian lainnya serta perlengkapan pertanian, silakan kunjungi SentraTani.com.

Referensi: Channel Youtube Nusriandi Pertanian Organik