Pemupukan pada tanaman jambu kristal terbagi ke dalam 2 fase dengan menyesuaikan fase pertumbuhan tanaman tersebut yaitu fase vegetatif (pertumbuhan tanaman, meliputi batang, daun dan akar) dan fase generatif (pembungaan dan pembuahan).

Tujuan dari pemupukan tidak lain adalah agar kebutuhan unsur hara tanaman terpenuhi sehingga dapat tumbuh dan berproduksi/berbuah secara optimal.

Untuk mencapai tujuan tersebut dalam pemupukan jambu kristal diperlukan adanya ketepatan dalam pemberiannya, baik itu tepat waktu, tepat komposisi unsur hara, tepat dosis dan dengan cara aplikasi yang tepat pula.

Namun pada kesempatan kali ini hanya akan kami ulas mengenai Cara Memupuk Jambu Kristal Saat Berbunga Dan Berbuah atau pada fase generatif, khusus untuk tanaman jambu kristal yang ditanam dalam pot meliputi jenis pupuk, dosis, waktu dan cara aplikasinya.

Tanaman jambu kristal yang sedang berbunga memiliki kebutuhan unsur hara yang berbeda dengan yang sudah berbuah sehingga pupuk yang diaplikasikan pun berbeda.

Pada saat tanaman jambu kristal sedang berbunga pupuk yang dibutuhkan tanaman tersebut adalah pupuk TSP dan pupuk KCL dan hindari pupuk dengan kandungan N (nitrogen) baik itu pupuk tunggal seperti pupuk Urea ataupun pupuk majemuk seperti pupuk NPK karena pupuk dengan kandungan N ini dapat mengakibatkan kerontokan bunga. Sebagaimana telah kita ketahui bahwa pupuk N ini berfungsi untuk pertumbuhan daun dan batang tanaman.

Sedangkan pupuk TSP berfungsi untuk pembungaan dan pupuk KCL berfungsi untuk memperkuat jaringan agar bunga tidak mudah rontok dan juga berfungsi untuk mengubah karbohidrat menjadi gula sehingga buah yang dihasilkan nantinya akan lebih manis.

Adapun dosisnya untuk pupuk TSP dan KCL adalah 2:1, seperti contoh untuk tanaman jambu kristal dalam pot dengan batang seukuran jempol kaki adalah 1 sendok makan pupuk TSP dan ½  sendok makan KCL, cara aplikasinya yaitu dengan menaburkannya disekitar perakaran tanaman dengan interval pemberian 1 bulan sekali.

Dan jika bunga sudah membentuk buah, pupuk dengan kandungan N justru dibutuhkan untuk membantu pembesaran buah namun dengan kebutuhan yang tidak berlebih, sehingga pupuk yang aman untuk diaplikasikan adalah pupuk NPK dengan dosis 1 sendok makan dan pupuk KCL dengan dosis ½ sendok makan untuk menambah kemanisan buah, dengan interval pemberian 1 bulan sekali hingga buahnya besar.

Lantas bagaimana jika kondisi tanaman berbunga dan berbuah dalam waktu yang sama, mengingat tanaman jambu kristal merupakan tanaman yang dapat berbuah hampir sepanjang tahun yang mana hal ini dapat memungkinkan pembungaan dan pembuahan dalam waktu yang sama? Caranya adalah dengan melihat populasi antara bunga dan buah, yaitu dengan mengutamakan populasi yang lebih banyak dalam satu tanaman. Misalnya dalam satu tanaman lebih banyak bunga maka pemupukan yang dilakukan sebagaimana tanaman yang sedang berbunga dan begitu pula sebaliknya.

Demikian ulasan mengenai Cara Memupuk Jambu Kristal Saat Berbunga dan Berbuah, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli pupuk, bibit jambu kristal ataupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com.

Referensi: Channel Youtube Priyono pekebun buah