Tanaman jambu kristal yang berbuah lebat dan dengan buah yang besar-besar merupakan harapan dari para petani pembudidayanya. Namun untuk mendapatkan tanaman jambu kristal yang demikian tentu saja memerlukan perawatan dan perlakuan yang tepat dan secara optimal untuk menunjang keberhasilannya, terlebih untuk tanaman jambu kristal yang ditanam dalam pot atau tabulampot.

Lantas bagaimana cara merawat jambu kristal yang ditanam dalam pot agar berbuah lebat dan apa saja langkah-langkah yang perlu dilakukan? berikut ini penjelasan selengkapnya.

  1. Pemangkasan

Pemangkasan bertujuan untuk pengaturan tajuk, mendapatkan cabang buah baru yang lebih baik sekaligus merangsang pembentukan bunga. Dalam hal ini terdapat 3 jenis pemangkasan dengan masing-masing tujuan dan fungsi yang berbeda.

  • Pemangkasan bentuk bertujuan untuk mengontrol pertumbuhan cabang tanaman agar tidak terlalu tinggi, sekaligus membentuk tajuk yang proporsional.
  • Pemangkasan pemeliharaan bertujuan untuk membuang seluruh tunas air yang tidak produktif. Selain itu, cabang-cabang yang terserang hama panyakit, kering dan mati juga harus segera dipangkas agar tidak mengganggu pertumbuhan dan perkembangan tanaman.
  • Pemangkasan produksi bertujuan untuk membuang cabang-cabang tanaman jambu kristal yang terlalu rapat, rimbun dan tidak produktif. Dengan begitu, pemangkasan juga bisa merangsang pembungaan dan pembuahan. Selain itu pemangkasan untuk merangsang pembungaan dan pembuahan adalah pemangkasan pucuk. Pemangkasan ini berfungsi untuk untuk menghambat pertumbuhan daun sehingga dapat merangsang pembungaan pertumbuhan buah. Dari pemangkasan ini akan terlihat munculnya bunga dan buah pada batang/ranting yang pucuknya sudah dilakukan pemangkasan.
  1. Pemupukan

Pemupukan untuk pembuahan tanaman jambu kristal dilakukan dengan interval 1 bulan sekali menggunakan pupuk dengan kandungan kalium dan fosfor yang tinggi. Pupuk yang bisa digunakan yaitu pupuk KCL yang merupakan pupuk kalium tunggal dan dikombinasikan dengan pupuk NPK 12-12-17.

Cara aplikasi pemupukan ini dilakukan dengan cara dikocor sehingga sebelum pupuk tersebut diaplikasikan perlu dilarutkan dengan air terlebih dahulu. Keunggulan dari sistem kocor ini adalah pupuk yang diaplikasikan dapat lebih cepat diserap oleh tanaman.

Adapun dosisnya adalah 2,5 sendok makan pupuk KCL dan 2,5 sendok makan NPK per liter air.  Cara aplikasinya adalah dengan membuat lubang disekitar perakaran tanaman lalu mengocorkan pupuk pada lubang tersebut, kemudian tutup kembali.

  1. Sortir buah

Sortir buah ini dilakukan dengan memangkas buah yang kualitasnya buruk dan menyisakan buah yang bagus agar nantinya dapat menghasilkan buah yang besar dan berkualitas. Penyortiran ini juga dilakukan dengan memangkas buah yang tumbuh bergandengan dalam satu tangkai yang sama dan sisakan buah yang bagus.  Dengan kata lain sortir buah adalah kegiatan mengurangi jumlah buah per malai, dengan membuang buah yang dianggap tidak baik untuk dipelihara. Tujuannya adalah untuk meningkatkan produksi, produktivitas dan kualitas. Jadi buah yang terlalu banyak dalam satu cabang itu sebenarnya tidak bagus, sebaiknya dalam satu cabang hanya terdapat 1-2 buah. Pelihara maksimal 2 buah per cabang pada cabang tunas (berasal dari cabang primer) dan 1 buah pada cabang ranting atau tersier.

Demikian ulasan mengenai cara merawat jambu kristal agar berbuah lebat, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit jambu kristal, pupuk ataupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com.

Referensi: Channel Youtube INFO RAGAM PERTANIAN