Pupuk organik cair atau POC adalah pupuk yang tersedia dalam bentuk cair, POC dibuat secara alami melalui proses fermentasi sehingga menghasilkan larutan dari hasil pembusukan dari sisa tanaman, maupun kotoran hewan. Pupuk organik cair ini terdiri dari mikroorganisme yang berperan penting dalam membantu pertumbuhan tanaman.

Pupuk organik cair ini dapat dibuat dari berbagai macam bahan organik sesuai kebutuhan atau sesuai kandungan unsur hara yang diinginkan. Sebagaimana pada judul artikel ini yaitu membuat POC NPK plus yang berarti POC tersebut memiliki kandungan unsur N (nitrogen), P (fosfor), K (kalium) plus unsur hara makro, mikro dan juga ZPT.

Untuk membuat POC super lengkap itu, apa saja bahan yang dibutuhkan dan bagaimana cara membuatnya? Silakan simak penjelasan selengkapnya mengenai Cara Membuat POC NPK Plus berikut ini.

BAHAN DAN ALAT

  • 1,5 kg daun lamtoro, daun lamtoro sebagai sumber nitrogen (N), karena kandungan N pada daun lamtoro cukup tinggi. Jika tidak ada daun lamtoro dapat diganti dengan daun gamal, daun kaliandra, daun kacang-kacangan atau apa saja yang mengandung unsur N yang tinggi.
  • 1,5 kg bonggol pisang, bonggol pisang ini sebagai sumber fosfor (P), karena kandungan P pada bonggol pisang cukup tinggi. Selain itu juga sebagai sumber mikroorganisme pengurai yang bermanfaat untuk tanaman, dalam bonggol pisang ini paling tidak terdapat 7 macam mikroorganisme.
  • Sabut kelapa dari 1,5 butir kelapa yang telah dibersihkan dari zat taninnya dengan cara dibiarkan terkena hujan dan matahari selama beberapa hari, atau direndam semalaman lalu buang airnya. Sabut kelapa ini memiliki kandungan kalium (K) yang cukup tinggi.
  • 3 lembar daun lidah buaya, daun lidah buaya memiliki kandungan unsur hara makro berupa kalium, kalsium dan magnesium. Sedangkan unsur hara mikro yang terkandung didalamnya adalah unsur ferrum/besi, mangan, cuprum/tembaga, zincum/seng. Selain itu lidah buaya juga memiliki kandungan zat perangsang tumbuh (ZPT) berupa hormon auksin dan giberelin.
  • 5 ons gula merah, gula pasir atau molase, sebagai sumber energi/makanan bagi bakteri/mikroorganisme.
  • 10 liter air cucian beras.
  • Ember kapasitas 20 liter.

TAHAP PEMBUATAN

Tahap pertama cairkan gula merah dengan cara menghaluskan/mencacahnya hingga halus agar nantinya dapat mudah larut kemudian masukkan ke dalam air cucian beras, aduk hingga benar-benar larut.

Cacah hingga halus semua bahan yaitu daun lamtoro, bonggol pisang, sabut kelapa dan daun lidah buaya. Agar sabut kelapa mudah untuk dicacah terlebih dahulu kupas kulit luarnya yang keras, sedangkan untuk bonggol pisang setelah dicacah sebaiknya ditumbuk agar mudah larut nantinya.

Masukkan cacahan dari semua bahan ke dalam ember kapasitas 20 liter yang telah disiapkan.

Masukkan larutan air cucian beras yang telah dicampur gula merah ke dalam ember berisi cacahan bahan dasar tersebut, aduk hingga merata.

Tutup ember rapat rapat, diamkan selama 2 minggu atau sekitar 14-15 hari, akan tetapi penutup harus dibuka sebentar saja setiap harinya untuk mengeluarkan gas hasil dari proses fermentasi kemudian tutup kembali.

Setelah 2 minggu penutup sudah dapat dibuka dan POC dari batang pisang sudah jadi dan siap untuk digunakan yang ditandai dengan aroma menyerupai tape.

CARA APLIKASI KE TANAMAN

Cara aplikasi pupuk organik cair atau POC NPK plus ini dilakukan dengan cara mengocorkannya di sekitar pangkal batang dan perakaran tanaman.

Adapun dosisnya adalah 1 liter POC untuk dilarutkan ke dalam 10 liter air atau dengan perbandingan 1:10, sedangkan dosis aplikasinya adalah 100 ml per tanaman atau melihat usia dan ukuran tanaman, dengan interval pemberiannya adalah setiap 1 minggu sekali.

Demikian ulasan mengenai Cara Membuat POC NPK Plus, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli pupuk organik, ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi: Channel Youtube ALAM ORGANIK