Pengendalian hama penyakit tanaman menggunakan pestisida sintetis yang dinilai praktis oleh para petani, ternyata membawa dampak negatif yang cukup besar bagi manusia dan lingkungan, sehingga para petani terdorong untuk memanfaatkan pestisida nabati sebagai alternatif pengganti pestisida sintetis.

Pestisida nabati merupakan ramuan obat-obatan untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman yang dibuat dari bahan-bahan alami. Bahan yang dapat digunakan untuk membuat pestisida nabati diantaranya diambil dari tumbuh-tumbuhan, seperti  daun pepaya.

Daun pepaya mengandung bahan aktif papain, sehingga efektif untuk mengendalikan ulat dan hama penghisap. Pestisida alami dari daun pepaya memiliki beberapa manfaat, antara lain dapat digunakan untuk mencegah hama seperti aphid, rayap, hama kecil, dan ulat bulu serta berbagai jenis serangga.

Bila dibandingkan dengan pestisida kimia, pestisida nabati mempunyai beberapa kelebihan, diantaranya adalah lebih ramah terhadap alam, residu pestisida nabati tidak bertahan lama pada tanaman, sehingga tanaman yang disemprot lebih aman untuk dikonsumsi, dari sisi ekonomi penggunaan pestisida nabati memberikan nilai tambah pada produk yang dihasilkan, dimana produk pangan non-pestisida harganya lebih baik dibanding produk konvensional, pembuatan pestisida nabati bisa dilakukan sendiri, sehingga menghemat pengeluaran biaya produksi. 

Untuk mengetahui Cara Membuat Pestisida Nabati dari Daun Pepaya, silakan simak penjelasannya pada artikel berikut ini.

BAHAN DAN ALAT

  • 4 lembar daun pepaya, pilihlah yang benar-benar sudah tua, ditandai dengan warna daun yang hijau tua.
  • 1 liter air bersih.
  • Sabun cair atau deterjen bubuk, fungsinya yaitu untuk merontokkan lapisan lilin/lemak pada hama sehingga fungsi pestisida nabati lebih optimal pada jasad sasaran. Karena dari beberapa jenis hama memiliki lapisan lilin/lemak pada tubuhnya sehingga kebal terhadap air.
  • Blender atau alat penumbuk.
  • Ember atau baskom.
  • Saringan.

PROSES PEMBUATAN

Potong-potong 4 lembar daun pepaya kemudian blender atau bisa juga dihaluskan menggunakan alat penumbuk. Setelah halus masukkan ke dalam wadah semacam baskom atau ember dan tambahkan 1 liter air dan aduk hingga merata, diamkan selama 1 malam sebelum digunakan.

Setelah didiamkan semalaman, saring terlebih dahulu larutan daun pepaya tersebut agar saat digunakan ampasnya tidak menyumbat sprayer.

Cara aplikasinya adalah dengan melarutkan pestisida nabati dari daun pepaya dengan air bersih, adapun dosisnya adalah 1:1, atau jika menggunakan 1 liter pestisida nabati daun pepaya maka air yang digunakan juga 1 liter. Tambahkan 1 sendok teh sabun cair atau deterjen, aduk hingga merata.

Masukkan ke dalam sprayer dan semprotkan ke seluruh bagian tanaman. Penyemprotan sebaiknya dilakukan dibawah jam 9 pagi sebelum matahari naik.

Karena hasil penyemprotan pestisida nabati tidak secepat pestisida kimia sintetis, maka perlu waktu dan frekuensi penyemprotan yang lebih sering untuk membuatnya efektif, untuk perawatan, penyemprotan dilakukan seminggu sekali namun kalau sudah terserang hama bisa dilakukan penyemprotan 2-3 hari sekali.

Perlu diperhatikan bahwa pestisida nabati tidak bisa disimpan dalam jangka waktu lama. Setelah dibuat harus segera diaplikasikan sehingga kita harus membuatnya setiap kali akan melakukan penyemprotan.

Demikian ulasan mengenai Cara Membuat Pestisida Nabati dari Daun Pepaya, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli pestisida, ataupun perlengkapan pertanian lainnya,silakan kunjungi SentraTani.com.

Referensi: Channel Youtube Dian Yudyatman