Pestisida alami merupakan ramuan obat-obatan untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman yang dibuat dari bahan-bahan alami. Bahan yang dapat digunakan untuk membuat pestisida alami diantaranya diambil dari tumbuhan-tumbuhan, seperti  daun sirih.

Daun sirih (Piper betle L.) termasuk dalam famili piperaceae (sirih-sirihan) yang mengandung minyak atsiri dan senyawa alkaloid. Senyawa-senyawa seperti sianida, saponin, tanin, flafonoid, steroid, alkaloid dan minyak atsiri diduga dapat berfungsi sebagai insektisida. Selain itu kandungan zat fenol dan kavokol yang ada di daun sirih dapat mengendalikan hama penghisap seperti tungau.

Bila dibandingkan dengan pestisida kimia, pestisida alami mempunyai beberapa kelebihan, diantaranya adalah lebih ramah terhadap alam, residu pestisida alami tidak bertahan lama pada tanaman, sehingga tanaman yang disemprot lebih aman untuk dikonsumsi, dari sisi ekonomi penggunaan pestisida alami memberikan nilai tambah pada produk yang dihasilkan, dimana produk pangan non-pestisida harganya lebih baik dibanding produk konvensional, pembuatan pestisida alami bisa dilakukan sendiri, sehingga menghemat pengeluaran biaya produksi. Selain itu penggunaan pestisida alami yang diintegrasikan dengan konsep pengendalian hama terpadu tidak akan menyebabkan resistensi pada hama.

Untuk mengetahui Cara Membuat Pestisida Alami dari Daun Sirih, silakan simak penjelasannya pada artikel berikut ini.

BAHAN DAN ALAT

  • 25 lembar daun sirih
  • 1 liter air
  • Blender atau alat penumbuk
  • Ember
  • Saringan

PROSES PEMBUATAN

Potong-potong 25 lembar daun sirih kemudian blender atau bisa juga dihaluskan menggunakan alat penumbuk. Setelah halus masukkan ke dalam wadah semacam ember dan tambahkan 1 liter air dan aduk hingga merata. Tutup menggunakan kain dan diamkan selama 1 hari 1 malam sebelum digunakan.

Setelah didiamkan, saring terlebih dahulu larutan daun sirih tersebut agar saat digunakan tidak menyumbat sprayer.

Cara aplikasinya adalah dengan melarutkan pestisida alami dari daun sirih dengan air bersih, adapun dosisnya adalah 1:1, atau jika menggunakan 1 liter pestisida alami daun sirih maka air yang digunakan juga 1 liter.

Masukkan ke dalam sprayer dan semprotkan ke seluruh bagian tanaman  dengan interval lebih sering yaitu 2 kali dalam 1 minggu pada pagi atau sore hari. Karena hasil penyemprotan pestisida alami tidak secepat pestisida kimia sintetis, maka perlu waktu dan frekuensi penyemprotan yang lebih sering untuk membuatnya efektif. 

Perlu diperhatikan bahwa pestisida alami tidak bisa disimpan dalam jangka waktu lama. Setelah dibuat harus segera diaplikasikan sehingga kita harus membuatnya setiap kali akan melakukan penyemprotan.

Demikian ulasan mengenai Cara Membuat Pestisida Alami dari Daun Sirih, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli pestisida, ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com.

Referensi: Channel Youtube Zhi 26